Tanjungpinang, GK.com — Banjir rob kembali merendam kawasan Jalan Pasar Baru, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, dan telah berlangsung selama empat hari berturut-turut sejak Minggu (04/01/2026) hingga saat ini. Kondisi ini tentunya mengganggu aktivitas warga, pedagang, hingga pembeli yang beraktivitas di kawasan tersebut. Mirisnya, sampai saat ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang belum peka terhadap peristiwa yang menimpa warga dan daerahnya.
Salah seorang warga Jalan Pasar Baru, Supriadi mengungkapkan, banjir rob yang terjadi ini tentunya membuat mobilitas masyarakat terganggu. Selain merendam badan jalan, air pasang juga mulai masuk ke rumah warga.
“Banjir rob ini sudah empat hari tidak kunjung surut. Air pasang naik hampir setiap hari, sehingga aktivitas warga sangat terganggu. Jalan tergenang, kendaraan sulit melintas, bahkan air sudah masuk ke rumah warga. Kami berharap Pemerintah Daerah segera turun tangan dan memberikan solusi jangka panjang, bukan hanya datang berkunjung ketempat kami disaat butuh suara Pilkada saja,” ujar Supriadi Pukul 13.56 WIB.
Dampak banjir rob juga dirasakan para pedagang di sepanjang Jalan Pasar Baru. Salah satu pedagang menyebutkan, kondisi tersebut membuat jumlah pembeli menurun drastis, dan berpotensi merusak barang dagangan mereka.
“Kondisi banjir rob ini sangat berdampak pada usaha kami. Pembeli jadi sepi karena akses sulit dan banyak orang enggan melintas. Barang dagangan juga terancam rusak karena air naik sampai ke depan toko. Sudah empat hari kami merugi,” ungkap salah satu pedagang, Andi.
Sementara itu, Diah, salah seorang pembeli mengaku tetap terpaksa melintas dan berbelanja meski kondisi jalan tergenang dan licin. Ia berharap penanganan banjir ini segera dilakukan, agar aktivitas masyarakat kembali normal.
“Sebagai pembeli, kami juga merasa tidak nyaman. Jalan tergenang air cukup dalam dan licin, jadi berisiko kalau membawa kendaraan, dan berjalan kaki. Pemerintah jangan tutup mata, karena kebutuhan, kami berharap kondisi ini segera ditangani Pemerintah,” ungkap Diah Pukul 13.58 WIB.
Hingga berita ini diturunkan, banjir rob masih menggenangi Jalan Pasar Baru dan warga berharap adanya langkah konkret dari Pemerintah Daerah untuk mengatasi persoalan tersebut secara berkelanjutan. (KF)

