Karimun, GK.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karimun terus mengintensifkan upaya edukasi dan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat sepanjang tahun 2026. Hal tersebut disampaikan langsung Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Dhia Cynthia Siregar, S.Tr.K., S.I.K saat memaparkan rencana dan evaluasi kegiatan lalu lintas di Wilayah Kabupaten Karimun.
Kepada gerbangkepri.com, AKP Dhia Cynthia Siregar, S.Tr.K., S.I.K menjelaskan, sosialisasi keselamatan berlalu lintas telah dilakukan secara masif, khususnya menyasar kepada pelajar di sekolah-sekolah. Kegiatan ini dilakukan melalui program edukasi langsung, termasuk menjadi pembina upacara setiap hari Senin untuk memberikan pemahaman pentingnya tertib berlalu lintas, seperti penggunaan helm dan kepatuhan terhadap aturan jalan raya.
BACA JUGA: 👇👇👇
“Edukasi sudah rutin kami lakukan ke sekolah-sekolah. Anak-anak memang masih dalam usia muda, sehingga perlu terus diingatkan. Ini menjadi tugas kami sebagai polisi untuk selalu hadir dan memberikan pemahaman sejak dini,” ujarnya di Ruang Kerjanya, Selasa (6/01/2026) Pukul 10.05 WIB.
Selain menyasar kepada pelajar, Satlantas Polres Karimun juga aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat umum melalui berbagai kegiatan kampanye keselamatan lalu lintas (Kamsel). Upaya ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya disiplin berlalu lintas demi keselamatan bersama.
Kasat Lantas juga menyoroti persoalan parkir kendaraan yang masih kerap ditemukan di bahu jalan yang berpotensi menimbulkan kemacetan, khususnya di sejumlah titik seperti kawasan Meral. Pihaknya mengaku telah dan akan terus melakukan penertiban, serta imbauan kepada pengendara agar memarkirkan kendaraan di tempat yang telah ditentukan.
“Parkir di bahu jalan, apalagi dalam waktu lama, jelas mengganggu arus lalu lintas. Kami terus melakukan penertiban, dan ke depan akan lebih intens turun ke masyarakat untuk mengingatkan hal ini,” tegasnya.
Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, Satlantas Polres Karimun juga telah melakukan berbagai persiapan, mengingat potensi peningkatan arus lalu lintas, terutama di kawasan pelabuhan. Uji coba pengaturan lalu lintas di sekitar pelabuhan telah dilakukan, meski diakui masih perlu evaluasi agar pelaksanaannya lebih efektif.
“Kami menyadari, saat Ramadan dan Lebaran, mobilitas masyarakat meningkat, terutama di pelabuhan. Ke depan, pengamanan dan pengaturan lalu lintas akan terus kami perbaiki, agar arus kendaraan tetap lancar dan aman”. tutupnya. (DS)

