Kamis, Januari 15, 2026
BerandaKepulauan RiauBatamMusibah MBG di MAN 2 Diharapkan Segera Tuntas

Musibah MBG di MAN 2 Diharapkan Segera Tuntas

Batam, GK.com – Kasus MBG masih menjadi sorotan tajam publik, terutama bagi para Orang Tua Wali Murid yang anak-anak nya masih menimba ilmu di bangku Sekolah. Alih-alih berharap anak-anak mendapat makanan bergizi atas program mulia Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto yang ingin anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan cerdas sebagai penerus bangsa, kini malah membawa petaka di sejumlah Sekolah yang ada di Kepri.

BACA JUGA: 👇👇👇

Ernawati, M.Pd, Kepala Sekolah MAN 2 Batam saat ditanyai perkembangan atas musibah yang menimpa ratusan siswa/siswi nya bahkan hingga kini belum juga mendapatkan kabar pasti dari penyebab musibah itu.

“Pihak Sekolah telah berkoordinasi dengan Puskesmas Tanjung Buntung, dan dari pihak Puskesmas juga sudah menurunkan 7 orang untuk menskrining siswa yang terdampak keracunan tersebut untuk mencari tahu penyebab dari pastinya kejadian itu,” ungkap Ernawati.

BACA JUGA: 👇👇👇

“Saat ini, penyelidikan juga lagi dilakukan oleh Polisi, BIN, dan Puskesmas Tanjung Buntung. Yang jelas yang mengetahui detailnya adalah tim dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dan petugas Puskesmas Tanjung Buntung, karena mereka yang melakukan skrining terhadap siswa yang sakit,” tutur Ernawati di Ruang Kerjanya, Rabu (26/11/2025).
Lebih lanjut, beliau menjelaskan, Puskesmas Tanjung Buntung telah mengambil sebanyak 227 sampel dari siswa yang terdampak keracuna.

“Tim dari Puskesmas yang terdiri dari 7 orang telah mengumpulkan data terkait pola makan siswa, waktu makan, keluhan sakit, dan jenis makanan yang dikonsumsi. Namun hingga saat ini, hasil pemeriksaan dari Kepala Puskesmas belum kami terima,” terang Ernawati.

“Sampel makanan juga masih diperiksa di BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan hasilnya belum keluar”. tegas Ernawati.

“Dari pihak SPPG telah menyampaikan permintaan maafnya atas kejadian ini, dan menyatakan siap mengganti biaya pengobatan siswa yang berobat ke Rumah Sakit atau Klinik,” ujarnya Pukul 10.30 WIB.

“Puskesmas Tanjung Buntung juga telah meminta data dari pihak Sekolah untuk diserahkan ke Dinas Kesehatan. Puskesmas telah melakukan skrining terhadap siswa yang sakit, dan meminta kami mengisi data untuk keperluan Dinas Kesehatan. Namun, hingga saat ini, belum ada kunjungan langsung dari Dinas Kesehatan Kota maupun Provinsi terkait masalah ini,” tegas Ernawati kepada awak media gerbangkepri.com.

BACA JUGA: 👇👇👇

Kamis (27/11/2025) sekitar Pukul 09.22 WIB, awak Media ini mendatangi Kantor BPOM RI di Batam untuk memintai keterangan dari hasil pemeriksaan MGB MAN 2 Batam, namun Kepala BPOM RI di Batam lagi sedang keluar kota.
Lalu, Kepala Pukesmas Tanjung Buntung, saat dihubungi oleh awak Media ini mengatakan kalau dirinya sedang mengikuti Rapat bersama Dinas Kesehatan hingga sore.

“Walaikumsalam pak. Maaf pak, saya lagi ada rapat di Dinas Kesehatan pak. Bisa saya hubungi nanti pak🙏. Kemungkinan di Dinas sampai sore pak. Saya hubunngi nanti ya pak🙏”. balas Kepala Puskesmas Tanjung Buntung, Kamis (27/11/2025) sekitar Pukul 10.33 WIB.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Andi Agung, S.E., M.M di konfirmasi oleh Redaksi gerbangkepri.com pada Selasa (25/11/2025), hingga berita ini ditayangkan belum merespon pertanyaan yang di kirim oleh Redaksi ini melalui via WhatsApp, didatangi Kantornya beberapa kali, namun tidak pernah ada di Kantor.

Kepada awak Media ini, Kepsek MAN 2 Batam menuturkan, pihaknya berharap agar hasil pemeriksaan dari musibah yang menimpa ratusan siswa/siswi nya segera keluar, sehingga tahu penyebab pasti dari kejadian ini, dan publik juga tidak terus menerka-nerka dengan berbagai asumsi pemikiran negatif. (DS/KF/QQ)


Berita Terkait

Berita Populer