Sabtu, April 18, 2026
BerandaKepulauan RiauBatamPara Orang Tua Siswa MAN 2 Batam Mendesak Pihak Sekolah Dan Dinas...

Para Orang Tua Siswa MAN 2 Batam Mendesak Pihak Sekolah Dan Dinas Terkait Segera Usut Tuntas Kasus MBG

Batam, GK.com — Terkait ratusan siswa/siswi yang diduga keracunan setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) hingga mengakibatkan sejumlah murid mengalami diare, muntah, serta nyeri perut para Wali Murid dan Orang Tua siswa/siswi yang menimba ilmu di Sekolah tersebut mendesak pihak Sekolah maupun Dinas Pendidikan Kepri dapat mengusut tuntas permasalahan ini.

“Kita berharap pihak Sekolah dan Dinas dapat mengusut tuntas permasalahan ini dengan penyedia konsumsi, tolong segera di evaluasi, agar insiden serupa tidak kembali terjadi,” tegas R (inisial), salah satu Orang Tua Siswa di Sekolah MAN 2.

Baca juga: 👇

“Kami titip anak kami di Sekolah ini untuk belajar, bukan pulang-pulang dalam keadaan lemah. Kami berharap kualitas makanan benar-benar diawasi,” ujar R di Halaman Sekolah, Sabtu (22/11/2025) Pukul 11.00 WIB.

Senada dengan R, H (inisial nama) Wali Murid siswa lainnya menilai, “program MBG inikan tujuan awalnya sangat bagus diciptakan oleh Bapak Presiden, yaitu untuk membantu agar anak-anak Indonesia yang masih bersekolah mendapatkan gizi yang baik. Tolonglah jangan di cederai dengan mencari keuntungan pribadi, untuk memperkaya diri sendiri. Carilah penyedia konsumsi yang benar-benar layak dan diakui, sesuai dengan mutunya. Bukan karena faktor kedekatan. Jangan sampai gara-gara kelalaian kecil membuat ratusan siswa menderita, bagaimana sih pengawasan yang kalian lakukan selama ini?,” katanya, Sabtu (22/11/2025) Pukul 11.16 WIB.

“Kami hanya ingin jaminan bahwa makanan yang diberikan, dan di konsumsi dengan anak-anak kami aman,” tegas H.

Baca juga: 👇


Lalu, S (inisial nama) salah satu Orang Tua siswa mengaku terpukul berkaitan dengan permasalahan ini.

“Pulang Sekolah anak saya mengalami muntah-muntah dan sakit perut setelah mengkonsumsi hidangan MBG, ini kan parah. Situasi ini membuat kami sangat gelisah, apalagi setelah mengetahui banyak siswa mengalami kondisi serupa. Kami meminta pihak Sekolah, Penyedia makanan, dan seluruh Instansi terkait melakukan evaluasi total, mulai dari bahan baku, proses memasak, hingga penyajian harus diawasi ketat. Program yang bertujuan menyehatkan jangan sampai justru membahayakan. Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas,” tuturnya kepada awak media gerbangkepri.com, Sabtu (22/11/2025), Pukul 11.20 WIB.

Terpisah, R (inisial nama) salah satu siswa di Sekolah MAN 2 Batam, kepada gerbangkepri.com menjelaskan, gejala mula dirasakannya setelah mereka menyantap menu dendeng sapi pada Selasa (11/11/2025) siang. Banyak temannya mulai merasakan sakit di malam hari, lebih dari 200 orang.
“Setelah makan siang, malamnya banyak yang mulai merasakan sakit perut. Lalu sejumlah teman-teman sekelasnya tidak masuk Sekolah keesokan harinya,” ungkap R di Halaman Sekolah MAN 2 Batam, Sabtu (22/11/2025), Pukul 09.30 WIB.

P (inisial nama) salah satu siswa di Sekolah tersebut menambahkan, MBG (Makan Bergizi Gratis) biasanya tiba sekitar pukul 12.00WIB s/d 13.00 WIB.

“Menu yang diberikan biasanya berupa ayam atau telur tidak pernah menimbulkan keluhan. Namun, kali ini banyak kawan-kawan saya yang mengalami sakit setelah menyantap hidangan daging sapi tersebut”. ungkap P.

Hingga berita ini ditayangkan lagi, Dinas terkait seperti Dinas Pendidikan Kepri, Dinas Kesehatan Kepri belum bisa di mintai penjelasannya. (DS)

Berita Terkait

Berita Populer