Batam, GK.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam terus menunjukkan perannya sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan. Tidak hanya fokus pada kegiatan donor darah, PMI juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, seperti pelayanan ambulans, bantuan kebencanaan, dan dukungan sosial bagi masyarakat terdampak musibah.
Kepala Markas PMI Kota Batam, Jamil menjelaskan bahwa pihaknya siap turun langsung ke lapangan setiap kali terjadi bencana atau kejadian darurat lainnya.
“Selain donor darah, program utama kami juga pelayanan kemanusiaan. Termasuk pelayanan ambulans, penanganan bencana, dan bantuan sosial jika terjadi kebakaran atau musibah lainnya, kami turun membantu, bahkan membackup Dinas Sosial untuk pengelolaan dapur umum,” terang Jamil.
Terkait ketersediaan stok darah, Jamil memastikan bahwa kondisi darah di PMI Batam dalam keadaan aman. Bahkan, Batam kerap membantu pasokan darah hingga ke Kabupaten dan Kota lainnya di Kepri, termasuk ke instansi seperti TNI.
“Alhamdulillah, stok darah di Batam cukup aman dibandingkan daerah lain. Hampir setiap minggu kami bekerja sama dengan berbagai mitra, mulai dari paguyuban, organisasi marga Tionghoa seperti PSNTI dan Marga Akan, hingga instansi seperti Bank Indonesia yang rutin menggelar donor darah,” jelasnya.
“Antusiasme masyarakat Batam terhadap kegiatan donor darah pun sangat tinggi. Setiap hari selalu ada pendonor yang datang secara sukarela ke kantor PMI tanpa harus menunggu kegiatan khusus. Jadi, kalau ada kebutuhan darah, masyarakat bisa langsung datang ke sini,” ujar Jamil.
Meski demikian, PMI Batam tetap menghadapi tantangan, terutama dalam kegiatan kebencanaan.
“Selama ini, PMI masih sangat bergantung pada bantuan dan partisipasi masyarakat dalam penyediaan dapur umum serta kebutuhan logistik lainnya. Untuk kebencanaan, kami masih mengandalkan kerja sama dan bantuan masyarakat. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018, PMI memang diperbolehkan menggalang dana melalui program Bulan Dana PMI, dan tahun ini kami mulai menggalang dana sejak Oktober hingga Desember. Kegiatan ini juga didukung dengan surat edaran dari Wali Kota Batam dan rekomendasi dari Dinas Sosial,” paparnya kepada gerbangkepri.com di ruang lobi bawah Kantor PMI, Selasa (4/11/2025), Pukul 14.00 WIB.
Dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan, PMI Batam juga menjalin kolaborasi erat dengan Pemerintah, TNI, Polri, dan pihak swasta.
“Kami sangat terbantu dengan dukungan dari Pemerintah dan Aparat. Dalam kegiatan donor darah, TNI dan Polri selalu ikut serta. Pemerintah Daerah juga berperan aktif dengan menerbitkan surat edaran untuk mendukung kegiatan Bulan Dana,” ungkap Jamil.
Selain donor darah, tahun ini PMI Batam juga mempersiapkan diri menghadapi potensi bencana seperti banjir. PMI menyiapkan armada ambulans dan peralatan tanggap darurat yang siap digunakan kapan pun dibutuhkan.
“Kami tetap siaga jika terjadi bencana, terutama banjir. Ambulans dan perlengkapan tanggap darurat kami siap digunakan kapan pun diperlukan,” tambahnya.
Sebagai penutup, Jamil menyampaikan harapannya kepada generasi muda agar terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama melalui kegiatan kemanusiaan.
“Kami berharap para pemuda bisa terlibat aktif melalui Palang Merah Remaja (PMR) yang ada di sekolah-sekolah. Dari situ mereka bisa belajar tentang nilai kemanusiaan, solidaritas, dan empati. Inilah bekal penting untuk membangun generasi yang peduli terhadap sesama”. harapnya. (DS)

