Selasa, Mei 12, 2026
BerandaKepulauan RiauSosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini, Upaya Tekan Angka Stunting Dan Perceraian

Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini, Upaya Tekan Angka Stunting Dan Perceraian

Tanjungpinang, GK.com – Berbagai upaya terus dilakukan untuk menekan angka pernikahan dini, perceraian, dan kasus stunting di Kota Tanjungpinang. Salah satunya melalui sosialisasi yang diberikan kepada pelajar SMP maupun SMA dalam mengenai pemahaman pernikahan sehat dan sesuai aturan.

Penghulu Ahli Muda Kantor Urusan Agama Kecamatan Tanjungpinang Barat, Tarmizi, S. Ag, M.Pd.I mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pencatatan Sipil, serta instansi terkait lainnya.

“Kami sudah bekerja sama agar anak-anak memahami pentingnya kesiapan mental, agama, dan ekonomi sebelum menikah. Program ini juga sejalan dengan upaya menekan angka stunting, perceraian, dan pernikahan dini,” jelasnya.

Ia menegaskan, pernikahan di bawah umur tidak bisa dilakukan sembarangan karena bertentangan dengan hukum. Prosedurnya harus jelas dan melalui pengawasan Pemerintah, termasuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Kalau anak di bawah umur mau menikah, tidak bisa langsung dieksekusi. Harus ada prosedur dan izin yang sesuai aturan, agar tidak bertabrakan dengan hukum,” tambahnya.

Menurutnya Tarmizi, tingginya angka perceraian umumnya dipicu tiga faktor utama, yaitu Ekonomi, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dan Perselingkuhan. Fenomena baru seperti kecanduan Judi Online juga disebut sebagai penyebab runtuhnya rumah tangga.

“Banyak kasus rumah tangga hancur karena ekonomi habis untuk Judi Online, kebutuhan anak dan keluarga jadi terabaikan,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya persiapan matang sebelum menikah.

“Persiapkan mental, agama, dan ekonomi. Kalau tiga hal ini kuat, rumah tangga lebih terjaga. Zaman sekarang, suami-istri dua-duanya bekerja saja masih terasa berat, apalagi kalau tidak punya penghasilan tetap,” katanya.

Ia juga menekankan peran orang tua dalam mendidik dan mengarahkan anak-anak agar lebih baik.

“Biar kita hidup sederhana, yang penting anak-anak bisa lebih maju dari kita. Itu prinsip orang tua,” tuturnya.

Kami juga berharap kepada Pemerintah agar memberlakukan lagi razia malam, agar anak- anak yang dibawah umur tidak terkontaminasi sama dunia malam, dan terhindar dari perbuatan yang tidak perlu mereka lakukan”. harap Tarmizi di Ruang Kerjanya, Senin (9/9/2025), Pukul 13.00 WIB. (DS)

Berita Terkait

Berita Populer