Tanjungpinang, GK.com – Kantin tutup selama 6 bulan, guna menghindari isu-isu negatif, Kariadi selaku Kepala SMAN 2 Tanjungpinang menerangkan jika Kantin tersebut sedang mengalami perbaikan atau renovasi.
“Kami memang berencana untuk memperbaiki Kantin Sekolah yang kotor, namun karena keterbatasan waktu dan tukang yang hanya bekerja 2 orang, makanya perbaikan tersebut menjadi molor. Sebenarnya kami tidak memiliki niat untuk menutup kantin secara permanen atau mengambil keuntungan dari situasi ini,” ujar Kariadi kepada awak Media ini saat di konfirmasi melalui telepon seluler sekitar pukul 14.00 WIB.
Terkait uang sewa Kantin, Kariadi menegaskan, jika uang tersebut tidak masuk ke pihak Sekolah, melainkan disetor ke Kas Daerah (KASDA) setiap tahunnya.
“Uang sewa sekitar Rp 8 juta per tahun, dan sekarang uang sewa tersebut naik mengikuti arahan Pergub. Kami menampung uang sewa tersebut sampai mereka melunasi, lalu uangnya langsung di transfer ke KASDA,” jelas Kariadi, Jumat (29/08/2025).
“Perbaikan Kantin dilakukan pada bulan April sampai Juli, dan direncanakan akan di buka kembali pada bulan Agustus. Sementara, untuk biaya perbaikan menggunakan dana tahun lalu. Dan saat ini status Kantin kita sudah siap di renovasi dan akan dibuka dalam waktu dekat ini. Kita tinggal menunggu dari pihak Kantin untuk mulai berjualan kembali,” terangnya.
Lalu terkait masalah sampah, Kariadi menyampaikan bahwa ada perjanjian antara Sekolah dan pedagang Kantin tentang kebersihan.
“Kami tidak bisa memantau kebersihan Kantin sepenuhnya, karena itu juga tergantung pada kepedulian pedagang itu sendiri,” ungkap Kariadi.
Saat di singgung tentang bantuan dari Pemerintah Pusat terkait program Makanan Bergizi Gratis (MBG), pihaknya mengatakan jika Sekolah yang ia pimpin belum mendapatkan bantuan tersebut.
“Banyak pihak yang telah mendatangi Sekolah kami untuk menanyakan terkait berapa jumlah siswa yang ada, namun hingga kini, bantuan program MBG tersebut belum ada kami terima. Sampai saat ini, kami hanya menunggu saja, karena belum ada deal dari pihak MBG”. tutup Kariadi. (KF)

