Tanjungpinang, GK.com – Kepada gerbangkepri.com, mewakili Kepala Dispora Kota Tanjungpinang, Prayoga Dwi Putra selaku Plt. Kabid Pembudayaan Olahraga menuturkan, khusus untuk memeriahkan HUT RI ke- 80, Dispora Kota Tanjungpinang mengadakan kegiatan gerak jalan dengan beberapa kategori, dengan total hadiah sebesar Rp. 240 juta rupiah.
“Sebenarnya kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang memang kita adakan setiap tahunnya, hanya saja sebagai pembeda, untuk tahun 2025 ini, di buka kembali lomba gerak jalan 45 Km, setelah 6 tahun ditiadakan. Serta kami juga menambahkan waktu 30 menit untuk beribadah Sholat Subuh atau istirahat bagi peserta gerak jalan 45 Km,” ungkap Prayoga.
“Tahun ini kami melaksanakan berapa agenda kegiatan yaitu berupa Pekan Olahraga Pelajar Kota Tanjungpinang (POPKOT) yang berakhir pada awal Agustus. Lalu ada lomba gerak jalan 8 Km dan 17 Km dengan 4 kategori yaitu TNI/polri, OPD, Umum dan Pelajar. Untuk 45 Km hanya ada 3 kategori saja, yaitu TNI/polri, OPD, dan Umum. Kedepan, bulan September nanti kami akan mengadakan kegiatan KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) yang bekerja sama dengan Kemenpora,” paparnya, Selasa (26/08/2025) pada Pukuk 11.00 WIB di Kantor Koni Tanjungpinang.
“Tidak ada tema khusus yang kami persiapkan, kami hanya mengikuti tema dari pusat yaitu, ‘Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju’, yang menekankan pentingnya persatuan, kedaulatan Bangsa, kesejahteraan rakyat, dan kemajuan Indonesia secara keseluruhan,” ujar Prayoga.
“Ada pun dampak positif dengan diadakannya kegiatan ini, kita berharap dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Tanjungpinang agar semakin maju lagi. Sebagai bahan evaluasi, kedepan terkait PAD (Pendapatan Asli Daerah), kami juga sudah bekerja sama dengan BPS Kota Tanjungpinang dan KOMINFO Tanjungpinang untuk mengukur tingkat perputaran ekonomi yang terjadi pada saat kegiatan ini berlangsung. Sementara, terkait penilaian penjurian, kami bekerjasama dengan pihak KORMI dan PPI (Purna Paskibraka Indonesia) dengan sistem penilaiannya secara garis besar berdasarkan kekompakan, kerapian dalam berbaris, kecepatan dan ketepatan waktu, serta pakaian yang digunakan peserta. Dan pihak juri juga menilai bukan siapa yang sampai duluan dan dia menang, tetapi lebih mengutamakan ketepatan waktu jarak tempuh sesuai dengan ketetapan masing-masing kategori,” terang Prayoga.
“Dari pihak keamanan juga kami berkolaborasi bersama intansi terkait seperti, Polisi, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP agar kegiatan ini berjalan aman dan kondusif. Dan untuk tim medis, kita sudah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang dengan mempersiapkan sekitar kurang lebih 20 personil dengan 6 mobil ambunlan. Juga berkolaborasi dengan pihak BAZNAZ,” jelasnya..
“Walaupun cuaca kurang bersahabat, angin kencang dan hujan, kegiatan ini tetap harus berjalan. Harapan kami dari Pemerintah, semoga ekonomi masyarakat Kota Tanjungpinang bisa maju kedapannya. Dan kami menghimbau, mari lah sama-sama kita menyukseskan acara ini dengan damai dan baik, karena ini termasuk salah satu pesta rakyat yang dapat membawa nama baik kota kita tanpa harus ada perselisihan atau pertengkaran. Saling menghormati satu sama lain. Karena sesuai dengan tema ‘Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju’,” katanya.
Ditambahkan Wawan selaku bagian fungsional, berdasarkan survey dan evaluasi dari kegiatan gerak jalan sebelumnya, saat ini yang lebih kita fokuskan adalah terkait keamanan di lapangan, terutama pada jalan-jalan yang rawan terjadi kemacetan dan sempit.
“Ini bukan hal yang gampang bagi kami dalam mengawasi masyarakat yang ramai, dan ada ribuan peserta. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk kegiatan ini agar tetap berjalan dengan lancar dan baik. Bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dilapangan, kami akan serahkan ke bagian keamanan, yaitu dari pihak Polisi, TNI, Dishub, dan Satpol PP”. tutupnya. (DS)

