Bintan, GK.com – Bertempat dilapangan SPNF SKB Bintan, Plt Kepala Sekolah Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Bintan Roy Suparman, S.Kom menjelaskan tujuan diadakannya beberapa perlombaan oleh SPNF SKB Bintan adalah untuk memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus untuk menumbuhkan kebersamaan.
“Acara ini tidak direncanakan, ini terjadi spontan atas keinginan dari seluruh warga belajar yang ada di SKB Bintan. Karena melihat antusias dan semangat dari warga belajar, makanya kami menyetujui acara ini. Dan juga kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh SKB Bintan. Lalu, mereka membentuk panitia acara, kemudian mempersiapkan beberapa hal guna melancarkan acara ini, seperti menyiapkan anggaran konsumsi untuk acara, perlengkapan perlombaan, bahkan hadiah bagi pemenang lomba. Semuanya disiapkan oleh warga belajar yang memang sebagian besar sudah berstatus sebagai seorang pekerja,” papar Roy.
“Mereka patungan berdasarkan kesepakatan bersama. Perencanaan ini sejak dua minggu yang lalu. Awalnya target peserta berjumlah sekitar 50 orang, namun yang hadir hari ini kurang lebih sekitar 30 orang. Hal ini kita maklumi, karena memang sebagian besar warga yang belajar merupakan pekerja. Dan sebagai informasi, total warga belajar yang ada di SPNF SKB Bintan saat ini berjumlah kurang lebih 130 orang,” tambahnya.
“Terima kasih saya ucapkan kepada panitia dan semua yang terlibat pada acara hari ini. Mudah-mudahan apa yang kita siapkan berjalan lancar. Semoga kedepan kita bisa buat acara yang lebih seru dan lebih kreatif lagi. Serta semoga SKB Bintan tidak hanya dianggap Sekolah Non Formal biasa, namun lulusan dari Spnf SKB Bintan juga mampu ikut bersaing dengan sekolah-sekolah Formal untuk meraih cita-cita dan impian dimasa mendatang,” tutur Roy, Sabtu (23/8/2025)
Sementara, Rizky selaku tim panitia penyelenggara menuturkan, setelah dapat persetujuan dari Kepala Sekolah, awalnya kami rapat membentuk tim panitia, lalu menentukan acara, mempersiapkan anggaran, menentukan tempat dan waktu, serta menulis nama-nama peserta yang akan mengikuti lomba. Sejauh ini tim kami sangat kompak, dan juga teman-teman dari warga belajar lainnya juga sangat luar biasa, mereka turut membantu dalam mempersiapkan acara ini.
“Persiapan kita sebenarnya sudah lama, namun untuk yang lebih optimal itu dalam 5 hari sebelum acara ini berlangsung, bahkan sempat kita mengerjakan sampai malam untuk mempersiapkannya. Adapun jenis lomba diputuskan melalui musyawarah dengan mendengar usulan warga belajar dan panitia, serta inspirasi dari beberapa media serta ditentukan juga berdasarkan jumlah peserta yang juga menjadi salah satu pertimbangan utama kita. Intinya, dari persiapan sampai dengan acara ini berlangsung semangat gotong-royong, dan anstusias semuanya benar-benar terasa. Kami berkumpul, bekerja sama, hingga akhirnya acara ini sukses,” ungkap Roy.
Lalu, Nana selaku Ketua Panitia penyelenggara menambahkan, adapun perlombaan yang kami adakan yaitu, lomba memasukan paku kedalam botol, lomba bawa kelereng pakai sendok, lomba makan kerupuk, lomba estafet air, dan lomba goyang balon.
“Untuk para pemenang telah kita siapkan beberapa hadiah. Hadiah ini hanya untuk seru-seruan saja, biar tambah semangat. Adapun hadiah yang telah kita siapkan berupa perlengkapan rumah tangga seperti wajan, kuali, piring dan lain-lain. Anggaran dalam mempersiapkan acara ini juga dari hasil patungan yang telah kami sepakati bersama sesama warga belajar,” ujarnya.
“Selain untuk seru-seruan, sekaligus agar kita bisa ngumpul dan saling kenal satu sama lainnya. Karena jujur, sebagian besar kan warga belajar merupakan pekerja, jadi kadang kita enggak saling kenal satu sama lainnya. Dengan kata lain, acara ini tidak hanya sebagai bentuk menyambut hari kemerdekaan saja, namun juga sebagai ajang mempererat silaturrahmi serta menjaga kekompakan antara guru dan warga belajar,” katanya.
“Dengan adanya kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya milik satu golongan, tetapi milik seluruh rakyat Indonesia, baik itu dari Sekolah Formal maupun Non Formal, kita memiliki hak yang sama untuk bergembira, berekspresi, dan lainnya. Pesan saya buat seluruh teman-teman disini, mari terus jaga kekompakan, lakukan hal-hal positif, dan junjung tinggi rasa kebersamaan”. pungkasnya.
Kegiatan tersebut di mulai dari pukul 09.00 WIB s/d pukul 14.30 WIB, dan panitia berasal dari warga belajar SKB Bintan. (Siska)

