Sabtu, Juli 13, 2024
spot_img

Aliansi Pemuda Melayu Batalkan Aksi Demo Besar-Besaran di Batam

Batam, GK.com – Demo besar-besaran yang direncanakan akan dilaksanakan pada Senin (11/09/2023) tidak jadi.

Hal ini terjadi setelah pertemuan antara Koordintor Umum Aliansi Pemuda Melayu Dian Arniandi, Kepala BP Batam Rudi dan Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto di Mapolresta Barelang, Minggu (10/09/2023) malam.

Dian selaku Kordum Aliansi Pemuda Melayu mengatakan kunjungan mereka ke Mapolresta juga berkaitan dengan penangguhan penahanan 8 orang warga Rempang yang sebelumnya di tangkap oleh Polisi.

Baca juga :👇👇👇



“Kami datang kesini untuk menangani penangguhan penahanan 8 saudara kami yang ditahan. Selain itu, kami juga membahas pembatalan aksi besok,” katanya.

Ia menegaskan, hal tersebut bukan karena adanya tekanan, melainkan karena khawatir akan terjadi chaos dalam unjuk rasa tersebut. Pasalnya, banyak pihak yang akan terlibat dalam aksi tersebut, seperti LSM dan kelompok lain.

“Karena ada pertimbangan, besok kan banyak pihak terlibat seperti LSM dan kelompok lain. Jadi kami tidak mau ada bentrokan di lapangan yang bisa menimbulkan hal yang tidak diharapkan. Kami Aliansi Pemuda Melayu ingin menciptakan situasi kondusif,” terangnya.

Ditambahkannya, pergerakan mereka tidak pernah di intervensi oleh siapapun. Dalam kesempatan tersebut, mereka juga meminta maaf kepada Aparat TNI/Polri atas beberapa kejadian perlawanan warga yang berakhir anarkis.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat kaum puak melayu di Kepri dan Luar Kepri yang telah hadir seperti Jambi, Riau, Jakarta, Karimun untuk aksi besok. Namun aksi besok tidak jadi karena pertimbangan tadi. Demi Allah tidak ada tekanan sama sekali Aliansi Pemuda Melayu sepakat tidak adakan aksi besok”. tuturnya.(RP).

Editor : Milla

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img