Jumat, Juni 21, 2024
spot_img

Cara Jitu Kemenag Tanjungpinang  Antisipasi Travel Bodong

Tanjungpinang, GK.com – Kementrian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang mengantisipasi nama Travel untuk pergi Haji dan Umroh bodong, dengan cara mengecek kelengkapan berkas.

Diterangkan Kasi Haji H. Mohd Zikriyansyah, “Untuk travel yang bermasalah di Tanjungpinang sejauh ini belum pernah ada. Tapi ada kejadian tempo hari salah satu pelamar calon jemaah yang mau pergi umroh, KTP dari Lampung, travelnya dari Lamongan, dan beliau tinggal di Tanjungpinang. Untuk hal seperti ini kami tidak langsung memberikan surat rekomendasi, kami juga menunda keberangkatan nya selama 3 bulan. Hal tersebut kami lakukan guna mencegah penyalahgunaan yang katanya umroh, tau-taunya stay di sana untuk bekerja,” ungkapnya di Ruang Kerja sekitar pukul 13.00 Wib.

“Strategi mengantisipasi terjadinya penipuan, biasanya kami juga terjun langsung ke travelnya untuk melakukan pengawasan per 3 bulan, sebanyak tiga atau empat kali. Dan setiap nama travel yang asing menurut kami, biasa nya kami akan meminta calon jemaah tersebut untuk melampirkan izin pendirian dan Situ dari travel tersebut,” jelas Zikri.

“Apabila ada calon jem’ah yang mau berangkat ke tanah suci, kami memberikan rekomendasi travel resmi yang ada di Tanjungpinang itu ada 8 dan tidak termasuk anak cabangnya,” kata Zikri, Senin (03/04/2023).

“Beberapa waktu lalu, ada kegiatan sosialisasi masalah paspor umroh dari Imigrasi, dari informasi yang kami dapat, hasil dari sosialisasi tersebut adalah tidak perlu rekomendasi surat dari Kemenag, sebenarnya kalau saya pribadi tidak setuju, karena tidak semua travel mau memberikan data para jem’ah setiap bulannya. Tetapi karena sudah keputusan dari imigrasi, maka kami bisa apa, namun jika ada terjadinya penipuan atau overstay, jangan sampai disalahkan Kementrian Agamanya kedepannya,” ujar Zikri.

“Harapan saya khususnya kepada masyarakat, jangan tergiur dengan travel murah, namun kenyamanan tidak terjamin. Dan untuk setiap travel, marilah saling menjaga nama baik, karena apabila salah satu nama travel sudah buruk, maka semua  reputasi travel tersebut tentu akan jadi buruk”. pesannya.

Sebagai informasi, di tahun 2023, Kota Tanjungpinang membuka kuota sebanyak 250 jema’ah Reguler, 15 Lansia, dan 23 jem’ah Cadangan. Dan untuk di bulan Ramadhan harga umroh tertinggi saat ini mencapai sekitar Rp. 36.000.000,-. (NDY).

Editor : Milla

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img