Batam, GK.com – Ratusan Mahasiswa se- Kota Batam yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Batam menggelar Demo di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam sekitar Pukul 14.30 Wib, guna menyuarakan Aspirasi Rakyat.
Untuk diketahui pada hari ini, tanggal 11 April 2022, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se- Indonesia melakukan aksi di seluruh pelosok yang ada di Negeri ini untuk menolak terkait penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, menolak Amandemen UU 45, kesetabilan harga bahan pokok, menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), serta menuntut untuk mengkaji ulang Undang – Undang (UU) Ibu Kota Negara (IKN).

Tak lupa dalam aksi tersebut, Aliansi Mahasiswa Kota Batam juga meminta para Anggota Dewan Kota Batam untuk menghampiri mereka disisi Jalan, seraya menyuarakan Orasi dan menyayikan lagu kebangsaan, serta menyuarakan Yel – yel penyemangat.
“Untuk Pemilu di tunda itu berupa isu. Karena penundaan Pemilu sama saja merubah UU, dan yang berhak merubah UU ialah Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) serta DPR,” tegas Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Kamaludin di depan Jalan masuk pintu DPRD Batam saat menjumpai adek-adek mahasiswa.
“Yang Pertama : Pemilu sudah di tetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 14 Februari 2024 mendatang, Kedua : Presiden tidak akan 3 priode, jika tidak ada Amandemen, Ketiga : terkait kelangkaan BBM dan Sembako di Kota Batam bisa dipastikan cukup. Dan nanti kami akan mengundang pihak-pihak terkait untuk membahas tindak lanjutnya”. ungkap Kamaludin kepada rekan-rekan Media. (IWD).
Editor : Milla

