Batam, GK.com – Hari Air Sedunia yang diperingati setiap tanggal 22 Maret, bertujuan untuk menyadarkan masyarakat di seluruh dunia akan pentingnya sumber air yang tersembunyi di dalam tanah.
Tak bisa kita pungkiri, air memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia, sehingga hal ini perlu dijaga agar air senantiasa tersedia dengan kuantitas dan kualitas yang memadai.
Air juga merupakan Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat penting bagi seluruh makhluk hidup, karena setiap harinya, semua makhluk hidup tentu membutuhkan air bersih, terutama manusia.
Tubuh manusia membutuhkan 80% air setiap harinya. Dengan adanya pemahaman serta perhatian khusus yang kurang dari masyarakat tentang pentingnya keberadaan air bersih adalah salah satu alasan di balik World Water Day.
Sumber air baku di Batam sangat terbatas, mengingat sumber airnya ditampung dalam waduk-waduk buatan dengan mengandalkan curah hujan. Hal ini tentunya membuat keterbatasan air di Batam menjadi salah satu perhatian yang cukup serius.
Berkaitan dengan hal ini, SPAM Batam akan terus berupaya dalam memaksimalkan ketersediaan dan pendistribusian air bersih kepada Pelangga, karena itu dirasa perlu sebagai langkah penghematan air.
Beberapa hal kecil sehari-hari yang perlu di perhatikan dalam menghemat air tentunya berawal dari kebiasaan dan kecenderungan Pelanggan pada penggunaan air di beberapa aktivitas rumah tangga diantarannya sebagai berikut :
1. Menggunakan ember/wadah untuk mencuci hanya membutuhkan air kurang lebih 10 liter saja. Sedangkan, mencuci di bawah keran terbuka selama 5 menit, sudah menghabiskan 50 liter air. Menggunakan ember saat mencuci pakaian, mencuci mobil, memandikan binatang peliharaan, menyiram tanaman, dibandingkan dengan menggunakan selang ;
2. Matikan keran air saat sedang menggosok gigi, ini juga dapat menghemat pemakaian 40 liter air ;
3. Mandi dengan menggunakan shower atau air pancuran dan sedang memakai sabun, matikan air shower.
Langkah-langkah kecil dan sederhana diatas, dapat menjadi tips untuk menghemat air dalam aktivitas sehari-hari. (Red/Ist).
Editor : Ron

