Karimun, GK.com – Komisi I DPRD Karimun menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama Aliansi Budak Balai Bersatu dan mitra kerja pada Senin (14/3/2022). RDP ini merupakan tindak lanjut dari seminar Bedah Sejarah Karimun Bertuah beberapa waktu lalu.
Berlangsung di Ruang Banmus DPRD Karimun, RDP saat itu dipimpin Ketua Komisi I Sulfanov Putra, serta turut dihadiri dari perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik), Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Abu Samah, serta sejumlah Ormas yang tergabung dalam Aliansi Boedak Balai Bersatu.
Perwakilan Aliansi Boedak Balai Bersatu, Diyan Midek menyampaikan maksud dan tujuan mereka di dalam RDP dengan Komisi I, antara lain meminta agar sejarah Karimun ini bisa dimasukkan dalam arsip perpustakaan Karimun sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami juga meminta agar diajukan beberapa situs di Kabupaten Karimun yang bisa dijadikan cagar budaya, seperti Masjid Al Mubarak di Meral dan Masjid Abdul Gani di Pulau Buru,” ucap Diyan.
Sementara itu, Disdik Karimun juga diminta untuk memasukkan sejarah Karimun sebagai muatan lokal di sekolah-sekolah. “Yang terpenting sekali, agar Pemerintah Kabupaten Karimun baik Eksekutif maupun Legislatif dapat membuat tim kajian secara konfrensip untuk menetapkan hari jadi Kabupaten Karimun, sehingga tidak perlu lagi ada pro dan kontra dari pihak lain setelah ditetapkan sejarah tersebut,” ucap Diyan.
Ketua LAM Abu Samah mengatakan, pihaknya tidak pernah menolak apa yang telah dibuat oleh anak-anak Karimun. “Ide dan pemikiran yang telah mereka lakukan perlu diberikan apresiasi, agar kedepannya mereka dapat memajukan Karimun ini,” ujar Abu Samah.
Setelah mendengarkan berbagai pendapat dalam RDP, dihasilkan 5 kesimpulan sebagai berikut :
- Segera dilaksanakannya Musda LAM Kabupaten Karimun.
- Dilakukan analisis tentang sejarah Karimun.
- Disdik Karimun dapat menganggarkan untuk kegiatan yang dimaksud.
- Ditetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hari Jadi Kabupaten Karimun.
- Sebagai rekomendasi kepada Komisi 1 DPRD Karimun.
“Selanjutnya kita serahkan kepada LAM Karimun untuk segera membentuk tim kajian analisis tentang sejarah Karimun dan melaksanakan seminar tentang sejarah Hari Jadi Karimun”. harap Sulfanov Putra. (Red/Ist).
Editor : Milla

