Beranda Hukrim 16 Tersangka Pengedar Narkoba di Ringkus Polres Karimun

16 Tersangka Pengedar Narkoba di Ringkus Polres Karimun

125
0
Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan, SIK didampingi Kasat Narkoba Iptu Elwin Keristanto
Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan, SIK didampingi Kasat Narkoba Iptu Elwin Keristanto

Karimun, GK.com Kepolisian Resor (Polres) Karimun melalui Satuan Reserse Narkoba (Satres) Narkoba Polres Karimun berhasil mengamankan sebanyak 1.166.73 gram sabu-sabu dan 16 orang tersangka tindak pidana Narkotika di wilayah Hukum Polres Karimun.

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan, SIK didampingi Kasat Narkoba Iptu Elwin Keristanto mengatakan, penangkapan 16 orang tersangka tersebut dilakukan dalam kurun waktu 1 Juni hingga 12 Juli 2021 dengan 11 kasus.

“Para tersangka diamankan di lokasi yang berbeda-beda, di wilayah Kecamatan Karimun ada 6 kasus dengan 7 orang tersangka, Kecamatan Tebing ada 2 kasus dengan 4 orang tersangka, Kecamatan Meral Barat 1 kasus dengan 2 tersangka, Kecamatan Kundur 1 kasus dengan 2 tersangka, Kecamatan Kundur Utara1 kasus dengan 1 tersangka,” jelas Adenan, Kamis (15/07/21) di Mako Polres Karimun.

Kemudian, Adenan juga menyebutkan, Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan antara lain sabu-sabu sebanyak 1.166.73 gram terdiri dari 11 paket dengan berat keseluruhan 1.166.73 gram, alat isap sabu 4 buah, dan Hp berbagai merek sebanyak 15 unit.

“Jumlah keseluruhan barang bukti Narkoba yang diamankan ini bisa meyelamatkan 4.666 jiwa manusia. Pengungkapan kasus ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang dengan cepat ditindaklanjut, baik informasi secara langsung maupun informasi melalui media sosial,” sebut Kapolres Karimun.

“Para tersanga mengaku barang haram tersebut berasal dari Malaysia, dengan modus operandinya bertemu di laut perbatasan. Atas perbuatannya, para tersangka akan dikenakan dalam Pasal 441 Ayat 2 atau 112 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun, atau denda minimal Rp 1 miliar, maksimal Rp 10miliar”. tutupnya. (IWD).