Anambas, GK.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarempa beri peringatan dini gelombang tinggi dalam 2 hari kedepan.
Kepala BMKG Tarempa, Sirajul menjelaskan, gelombang tinggi terjadi dikarenakan adanya sirkulasi udara di Kepulauan Mentawai.
“Terdapat sirkulasi udara di Samudra Hindia Barat, Kepulauan Mentawai. Maka dari itu, pola angin wilayah Indonesia bagian utara bergerak dari Tenggara menuju Barat Daya, dan kecepatan angin tersebut berkisar sekitar 5 hingga 35 Knot,” jelas Sirajul, Selasa (13/07/2021).
“Untuk wilayah Indonesia bagian selatan, angin bergerak dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 5 sampai 25 knot, dan kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Karimata, Laut Natuna, serta Perairan Anambas,” lanjutnya.
Sirajul juga menuturkan, peluang gelombang tinggi di Perairan Anambas bisa mencapai setinggi kurang lebih 4 meter. Untuk itu, Dirinya berpesan kepada nelayan agar waspada terhadap gelombang tinggi ini.
“Harap diperhatikan terkait resiko tinggi pelayaran, untuk nelayan kecepatan angin bisa mencapai lebih dari 15 knot, dan tinggi gelombang diatas 1,25 Meter.” tutupnya. (EN).
Editor : Dina

