Anambas, GK.com – Masyarakat di Desa Matak, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) mengeluh terkait Kepala Desa (Kades) nya yang tak pernah transparan mengenai pembangunan di Desanya.
Salah satu masyarakat Desa Matak yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, sudah sejak tahun 2013 hingga saat ini tak ada perkembangan yang terjadi di Desanya.
“Kades tak pernah transparan dengan kita. Ketika ada Rapat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang memberikan pendapat selalu diabaikan. Jadi antara BPD dan Kades tidak terjalin hubungan yang baik,” ujarnya kepada awak Media ini, Senin (15/06) melalui telepon.
Ia juga meminta kepada pihak Inspektorat Anambas untuk melakukan pengecekan di Desa Matak.
“Kita sebagai masyarakat resah, kemarin pernah ada Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah, namun yang tersalurkan ke kami berupa sembako, bukan uang tunai, kami berharap pihak Inspektorat bisa mengecek Desa kami ini,” harapnya.
Sementara itu, Auditor Pertama Inspektorat KKA, Sugianto Lumban Gaol menjelaskan bahwa jika masyarakat ada laporan mengenai peyelewengan Dana Desa bisa datang ke Kantor Inspektorat ataupun menyurati Inspektorat.
“Kita bergerak ada jadwalnya, kita pun sudah pernah ke Desa Matak, tetapi kami akan lihat lagi rekapitulasinya dan data laporannya, untuk di Tahun 2020 Desa Matak kita belum turun. Namun sebelum turun akan kita lihat dulu tingkat resikonya, jika lokasi tersebut ada laporan dari warga ataupun sudah lama tidak kami kunjungi, maka itu yang akan diprioritaskan terlebih dulu,” ucap Sugianto.
“Jika ada sesuatu yang mengganjal, maka kami akan langsung turun”. tutupnya. (FR).
Editor : Dina

