Anambas, GK.com – Pandemi Covid-19 tak hanya membuat penurunan pada sektor Pariwisata, namun juga menyebabkan penurunan pada sektor produksi budidaya ikan di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (DPPP) Anambas, Effi Sjuhairi menjelaskan, terjadinya penurunan dikarenakan bibit ikan yang selama ini dipesan berasal dari luar Daerah.
“Bibit kita datang dari Lampung, Situbondo, sehingga ketika pandemi Covid-19 kita sulit mendapatkan bibit ikan tersebut, makanya mulai terjadi penurunan,” jelas Effi kepada Awak Media ini, Senin (7/6) di Ruang Kerjanya.
Dirinya menyebutkan, sebelum terjadinya pandemi Covid-19, biasanya Anambas berhasil mengekspor ikan sebanyak 250 Ton per tahun dari hasil budidaya ikan.
“Sebelum ada Covid-19 ini, Alhamdulillah dalam mengekspor ikan tidak terjadi masalah. Sebab, kita masih mudah untuk mendapatkan bibit ikan itu, ada masyarakat yang beli sendiri, hingga dibantu dari Perusahaan,” terangnya.
“Alhamdulillah untuk pesanan ikan kita ada terus, jika produksi nya banyak, mereka siap menampung, namun yang jadi kendala adalah kita Daerah konservasi, tetapi masih harus mendatangkan bibit dari luar,” tambahnya.
Terakhir, Effi berharap agar Anambas memiliki Balai Benih Ikan sendiri, sehingga tidak perlu lagi mengimpor bibit ikan dari luar.
“Harapan kami supaya Pemerintah Provinsi bisa membantu untuk membangun Balai Benih Ikan di Anambas, agar kami bisa mengoptimalkan budidaya ikan disini”. harapnya. (EN).
Editor : Dina

