Beranda Kepulauan Riau Karimun Letak Geografis Strategis, Narkoba Incar Karimun

Letak Geografis Strategis, Narkoba Incar Karimun

191
0

Karimun, GK.com – Kabupaten Karimun dengan letak geografisnya yang strategis, memang memudahkan banyak hal, termasuk juga kerawanan terhadap penyeludupan Narkoba.

Kepada Media ini, Kepala BNNK Karimun, Eryan Noviandi, S.S.H. mengatakan, untuk menumpas barang haram tersebut, tentunya dibutuhkan kerjasama antara BNNK Karimun, Lembaga terkait dan Dinas yang terlibat langsung dalam upaya pencegahan penyalahagunaan Narkoba di Karimun.

“Sangat dibutuhkan Sinergitas dengan instansi-instansi terkait, terutama dalam melakukan komunikasi dan koordinasi yang baik serta adanya peran dari Media, sehingga bisa membuat Karimun bebas Narkoba,” ujarnya, Kamis (22/10) di Ruang Kerjanya.

Dijelaskan Eryan Novandi, selama ini BNNK Karimun telah melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba, dan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam melakukan sosialisasi melalui Papan Reklame yang ada di Karimun.

“Selain kepada masyarakat, kita juga melakukan sosialisasi kepada Sekolah-Sekolah yang ada di Karimun, mulai dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas,” terangnya.

Untuk masyarakat yang sudah terlanjur menggunakan Narkoba, Eryan mengajak agar melakukan Rehabilitas di Klinik Pratama BNNK Karimun untuk mendapatkan pengobatan, yang mana program ini merupakan program besar dari BNNK Karimun.

“Itu gratis tanpa ada tindakan pidana dan datanya kami rahasiakan,” tegasnya

Dikesempatan itu, Eryan menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Karimun agar dapat menghindar dari penyalahgunaan Narkoba, terutama bagi para remaja, karena menurutnya remaja merupakan aset Negara yang berharga.

“Penyalahgunaan itu adalah korban dari kejahatan narkotika, sebaiknya diobati dan disadarkan, peran masyarakat dalam proses pemulihan juga sangat diperlukan. Maka dari itu, marilah sama-sama menjadikan Kabupaten Karimun ini sehat dan bebas dari penyalahgunaan Narkoba”. tutupnya. (RC).

Editor : Febri