Tanjungpinang, GK.com – Sempat tersandung hingga mendapatkan undangan dari Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Dirut BUMD Kota Tanjungpinang, Fahmi menjelaskan bahwa dirinya tidak mau terlalu memikirkan permasalahan yang menghampiri dia. Karena menurutnya, Ia hanya ingin memajukan dan mengembangkan perekonomian di Kota Tanjungpinang.
“Saya sedih dan sangat menyayangkan, saat ini banyak oknum yang membuat hal-hal yang terkesan negatif, seharusnya kalau ada yang ingin memajukan daerah itu ya di support,” jelasnya kepada Awak media ini melalui via Telepon.
Disela-sela pembicaraan, Fahmi juga menjelaskan terkait beberapa program yang akan dilaksanakannya pada tahun 2021 mendatang.
“Kami akan revitalisasi pasar-pasar yang ada di Tanjungpinang, contohnya pasar baru. Kami mau membuat supaya pasar baru terlihat rapi, bersih, dan indah. Karena jika pasar itu rapi dan bersih, maka pengunjung yang datang juga tentunya akan merasa nyaman dan ekonomi akan bergerak,” katanya, Senin (19/10).
Sementara itu, dikesempatan yang berbeda, Kasi Inteligen Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Bambang mengatakan bahwa undangan yang dilayangkan kepada Dirut BUMD Tanjungpinang itu merupakan upaya full data full bucket.
“Kami mengundang Dirut BUMD Tanjungpinang, karena saat ini dalam proses pendalaman full data full bucket mengenai dugaan grativikasi penerimaan karyawan BUMD Tanjungpinang, apakah disitu ada peristiwa pidananya atau tidak kita masih belum tahu”. ujar Bambang, Selasa (20/10) sore. (FR).
Editor : Febri

