Beranda Serba-Serbi Galeri Foto Program Perusahaan Tangguh Menjadi Strategi Pemkab Karimun Dalam Mempertahankan Perekonomian

Program Perusahaan Tangguh Menjadi Strategi Pemkab Karimun Dalam Mempertahankan Perekonomian

290
0

Karimun, GK.com – Pandemi Covid-19 di Kabupaten Karimun tampaknya bukan menjadi masalah besar bagi Perusahaan-Perusahaan yang hingga kini masih mengkibarkan benderanya untuk tetap eksis mempertahankan perekonomian daerah.

Penandatangan kesepakatan bersama tentang penyerapan tenaga kerja lokal antara Pemkab Karimun dengan Perusahaan. (Ist)

Dibawah pimpinan Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun, Ir. Ruffindy Alamsjah, M.App.Sc mengatakan bahwa, Perusahaan-Perusahaan di Kabupaten Karimun hingga kini berhasil mempertahankan para pekerjanya untuk tidak di PHK. Hal itu dikarenakan para Perusahaan-Perusahaan tersebut patuh pada Surat Edaran (SE) dan ketegasan dari Bupati Karimun untuk segera menerapkan Protokol Kesehatan sejak Covid-19 mulai memasuki Indonesia dengan wajib mempertahankan setiap karyawan agar tetap dapat bekerja.

Disnaker Kabupaten Karimun monitoring ke Perusahaan yang mempekerjakan TKA

“Untuk mengatasi permasalahan pandemi Covid-19 ini, tidak hanya masalah Pemerintah saja, melainkan juga perlu dukungan dari pihak Swasta dan Stakeholder terkait,” ucap Ruffindy Alamsjah kepada Media ini di Ruang Kerjanya, Jum’at (11/9) 08.30 Wib.

Dikatakan Ruffindy, agar dapat terus mempertahankan kondisi dan keadaan yang stabil, Pemerintah Kabupaten Karimun bersama Perusahaan setempat juga menjalankan program penilaian bagi Perusahaan Tangguh. Dimana terhadap pelaksanaannya tetap mengutamakan Prokes di Perusahaan-Perusahaan untuk menindaklanjuti kegiatan perencanaan Kawasan Industri Tangguh Covid-19 dengan menggandeng Dinas Kesehatan.

Disnaker Karimun saat monitoring ke Swalayan-Swalayan, mendata Tenaga Kerja Lokal

“Melalui program ini, kita akan menilai Perusahaan-Perusahaan untuk mencari yang terbaik dan layak mendapatkan award berupa penghargaan,” ujar Ruffindy.

Adapun yang menjadi penilaiannya, Ruffindy menuturkan bahwa selain penerapan Protokol Kesehatan, disini juga dinilai bagaimana strategi Perusahaan agar tetap eksis di masa pandemi, dengan tidak adanya menimbulkan kasus Covid-19 di lingkungan Perusahaan.

Calon pelamar saat mengantri pembuatan Kartu Kuning dimasa Pandemi Covid-19

“Hal itulah yang menjadi focus penilaian dari Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun,” tegasnya.

“Semoga Pandemi ini segera berlalu, sehingga aktivitas bisa berjalan normal kembali. Dan para investor juga mau berdatangan ke Karimun. Tentunya ini semua juga untuk anak daerah yang menjadi prioritas kita yang akan bekerja”. pungkas Ruffindy. (FL).