Beranda Kepulauan Riau Karimun Wakil Ketua II DPRD Karimun Bantah Adanya Tudingan Pemukulan Terhadap ABK Maupun...

Wakil Ketua II DPRD Karimun Bantah Adanya Tudingan Pemukulan Terhadap ABK Maupun Kapten Tugboat PT KMS

60
0

Karimun, GK.com – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Karimun, Rasno, SE., M.Si membantah keras munculnya beberapa tudingan yang diterimanya, mengenai diduga adanya aksi pemukulan yang dilakukan oleh para Nelayan selaku korban tabrak lari terhadap ABK maupun Kapten Tugboat Vaquita Dolphin yang dinaungi oleh PT Karimun Marine Shipyard (KMS).

Untuk diketahui, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Selasa (9/6) sekitar pukul 11.00 Wib di Ruang Rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Karimun, telah dilaporan insiden penabrakan Kapal Nelayan diperairan Pulau Tambelas oleh Tugboat Vaquita Dolphin yang dinaungi oleh PT KMS, dengan dugaan adanya unsur kesengajaan dan kelalaian oleh Nakhoda Tugboat, namun pihak Perusahan tidak hadir untuk dimintai penjelasannya.

Wakil Ketua II DPRD Karimun, Rasno yang saat itu turut ikut menjadi salah satu korban tabrak lari bersama 9 Nelayan membeberkan kronologi dari peristiwa yang hampir merenggut nyawanya bersama para Nelayan, padahal lokasi memancing tersebut adalah wilayah tangkap Nelayan, dan bukan alur dari wilayah pelayaran.

“Hal ini adalah kesalahan informasi, karena pada saat terjadinya insiden maupun ketika para Nelayan diatas Tugboat untuk meminta kerugiannya, mereka yang telah menjatuhkan karakter saya itu tidak berada ditempat kejadian secara langsung, hanya mendengar dari sumber lain,” ucap Rasno kepada Media ini di salah satu Rumah Makan miliknya, Jumat (12/06) sekitar pukul 15.00 Wib.

“Pada saat itu, kita meminta bantuan kepada speed Ambulan dari Baznas Karimun untuk mengejar Tugboat tersebut. Posisi saya saat itu berada di speed Ambulan karena masih trauma, dan saya hanya mendengar para Nelayan bersama ABK dan Kapten Tugboat sedang adu mulut untuk meminta pertanggungjawaban terkait insiden tersebut, tidak ada saya mendengar maupun melihat aksi pemukulan,” tegasnya.

Dikatakan Rasno, dirinya akan meminta klarifkasi kepada pihak yang bersangkutan untuk menyelesaikan permasalahan itu, demi menghindari terjadinya insiden yang tidak diinginkan.

“Saya sebagai wakil rakyat, berharap agar permasalahan ini segera terselesaikan dengan baik, dan tidak lagi memperkeruh keaadaan, kita gunakanlah hak jawab kita untuk mengklarifikasi bahwa tidak ada sama sekali saya melakukan aksi pemukulan,” ujarnya.

“Dengan adanya pengalaman kejadian ini, kita berharap bagaimana caranya bersama-sama, untuk mengucurkan sedikit anggaran dari APBD untuk alat safety keamanan bagi para Nelayan yang mencari ikan dilaut”. tutup Rasno. (KR).

Editor : Febri