Beranda Pendidikan Presiden RI Putuskan UN Ditiadakan, Disdik Karimun Masih Menunggu Surat Edaran Dari...

Presiden RI Putuskan UN Ditiadakan, Disdik Karimun Masih Menunggu Surat Edaran Dari LPMP Provinsi

110
0

Karimun, GK.com – Beredar pemberitaan terkait Presiden RI, Joko Widodo yang memutuskan akan meniadakan Ujian Nasional (UN) Tahun 2020 untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) yang kian mengancam Negara Indonesia. Menyikapi hal itu, saat ini Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun masih menunggu arahan dan surat edaran dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kepri.

Kepala Disdik Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim saat dihubungi Media ini melalui via Telepon, Selasa (24/03) sekitar pukul 13.30 Wib mengatakan, jika sudah jelas dan ada dasar hukumnya untuk meniadakan UN tahun ini, maka pihaknya siap untuk mengikuti perintah tersebut.

“Pelaksanaan UN tingkat SMP dimulai pada tanggal 20 April, sedangkan tingkat SMA pada tanggal 30 April, namun yang tingkat SMA merupakan kebijakan Pemerintah Provinsi untuk membuat surat edarannya,” ujar Bakri.

Sementara itu, apabila nantinya UN ditiadakan, bukan berarti para Pelajar dapat bersantai dan tidak belajar, bahkan pergi liburan disaat keadaan yang sedang tidak kondusif ini.

Pemerintah Provinsi Kepri sudah menggelar razia bagi para Pelajar yang ketahuan keluar rumah pada saat jam belajar, pada surat edaran sebelumnya, para Siswa diperintahkan untuk belajar di rumah, bukan diliburkan.

“Di Kabupaten Karimun juga sudah menggelar razia bagi para Pelajar jika keluar rumah pada saat jam belajar, namun hingga saat ini, belum ada laporan masuk terkait Siswa yang ditangkap oleh pihak Satpol PP, maupun Kepolisian,” ujarnya.

“Jika terdapat ada siswa yang keluar rumah dan ditangkap pada saat jam belajar, Siswa itu akan kita kembalikan ke rumahnya, sementara untuk orang tuanya akan dipanggil untuk diberikan himbauan agar tetap di rumah selama bencana wabah Covid-19, hingga nantinya dinyatakan aman”. tutup Bakri. (KR).

Editor : Febri