Kamis, April 16, 2026
BerandaKepulauan RiauLinggaJoged Dangkong Jerambang Hibur Penutupan Semarak HUT Lingga Malam Ini

Joged Dangkong Jerambang Hibur Penutupan Semarak HUT Lingga Malam Ini

Lingga, GK.com – Hari jadi ke- 16 Kabupaten Lingga dan Semarak Lingga Terbilang di meriahkan dengan seni Joged Dangkong Jerambang, yang diisi oleh Roby sebagai pemeran tokoh Mak Jerambang dalam menghibur masyarakat Daik Lingga.

Memasuki hari puncak acara, sejak digelarnya pada 19 hingga 25 November 2019,malam ini menjadi malam puncak pelaksanaan kegiatan yang telah menarik perhatian bagi masyarakat dengan Joged Dangkong Jerambang yang terkenal akan serapah atau jampi, guna menarik semangat pengunjung.

“Iya malam ini Insya Allah kami akan tampil di Halaman Kantor Bupati Lingga, saya harap masyarakat dapat hadir memeriahkan acara malam penutupan Semarak Lingga Terbilang ini,” ucap Roby pemeran Mak Jerambang pada Joged Dangkong, Senin (25/11).

Joged Dangkong yang terbilang unik ini, tidak hanya karena serapah-serapah yang dilontarkan, tapi kelucuan dan tingkah laku Mak Jerambang pada jogednya yang membuat pengunjung terhibur, apalagi ia kerap berpakaian layaknya seorang wanita.

​​​​​​”Memakai baju perempuan hanya mencari karakter sosok Mak Jerambang, bukanlah sengaja untuk merubah kodrat,”terang Roby.

Dalam ceritanya, Roby menjelaskan bahwa, Dangkong Jerambang yang berada di bawah Sanggar Seni Langgam Selatan (Slase) ini telah berdiri sejak Tahun 2011 silam. Sebelum dibentuk, mereka sempat berkeliling Pulau yang dulunya terkenal dengan Joged Dangkong seperti Senayang, Bakong, Pulau Mas, serta Tinjul, untuk mendapatkan sumber tentang Joged Dangkong orang-orang dulu.

“Kemudian dari cerita mereka yang pernah menjadi Joged Dangkong ini, kami kemaslah sesuai dengan apa yang dibuat orang dulu, dan ditambah dengan lawak-lawak supaya orang tidak bosan,” ujarnya.

Menurutnya, tidak ada tujuan lain dalam mengembangkan Joged Dangkong tersebut, selain untuk melestarikan kesenian lokal, kemudian memperkenalkan kepada khalayak ramai tentang hiburan orang-orang dahulu.

“Sekalipun namanya joged, tapi ada aturan yang perlu dijaga”. pungkasnya.(Man).

Editor : Febri

Berita Terkait

Berita Populer