Rabu, Juni 24, 2026
Beranda blog Halaman 512

Suasana Berkelas, Harga Bersahabat, Kedai Kopi Qozy Hadir di Tanjungpinang

Tanjungpinang, GK.com – Kedai Kopi Qozy yang berlokasi di Batu 8 atas sekitaran Perumahan Ceruk Permata, resmi dibuka untuk umum.

Saat ditemui awak Media ini, Owner Kedai Kopi Qozy, Yanti menjelaskan, Kedai Kopi Qozy ini menampilkan design dan konsep ala cafe.

“Harga minuman maupun makanan disini sangat bersahabat, dimulai dari harga Rp.15.000,- masyarakat sudah bisa menikmati makanan dan minuman yang ada disini. Yang kita utamakan disini adalah memberikan kenyamanan kepada pengunjung, dan target market kita dari semua kalangan, baik itu kelas menengah ke bawah maupun kelas menengah ke atas,” ujar Yanti, Sabtu (06/11/2021) sekitar pukul 08.30 Wib di Kedai Kooi Qozy.

Kemudian, Yanti juga menuturkan untuk harga sewa stand di Kedai Kopi Qozy tersebut terbilang tidak memberatkan pelaku usaha UMKM, meski ketersediaan stan jualan yang masih terbatas, namun Owner Qozy berharap kedepan akan lebih maju lagi demi menunjang perekonomian dari sektor Kuliner.

“Kami merangkul para pelaku usaha UMKM dengan menyediakan stan untuk mereka yang berjualan. Untuk harga sewanya pun bisa dibincangkan, ya sama-sama sharing lah gimana yang terbaik. Sebenarnya butuh waktu bagi kami untuk mempertimbangkan buka kafe ini disaat kondisi pandemi, tapi kalau tidak sekarang, kapan lagi mau bangkit,” tutur Yanti.

“Apalagi Tanjungpinang ini terkenal dengan wisata kulinernya, mudah-mudahan dengan dibukanya kembali wisata Mancanegara yang direncanakan oleh Pemerintah, pelan-pelan ekonomi kita khususnya para pelaku usaha bisa segera pulih kembali. Saya mohon doa dan dukungan dari teman- teman agar Qozy bisa menjadi salah satu tempat kuliner yang maju, supaya kami juga bisa membantu memberikan wadah pagi pelaku usaha UMKM dan ikut andil dalam mengurangi angka pengangguran yang ada di Kota Tanjungpinang”. harapnya. (AZ).

Editor : Dina

SDS 005 Cahaya Karimun Dapat Penyuluhan Aksi Keamanan Pangan

Karimun, GK.Com – Untuk menanamkan budaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Lingkungan Sekolah, Sekolah Dasar Swasta (SDS) 005 Cahaya Karimun mendapatkan penyuluhan aksi keamanan pangan dari Puskesmas Meral.

Kepala SDS 005 Cahaya, Chairunnisyah S.Ip menjelaskan kegiatan ini di bawah binaan BPOM Batam, dengan tujuan memperkenalkan siswa bagaimana menerapkan perilaku sesuai BHPS di lingkungan Sekolah.

“BHPS yang perlu diperhatikan di lingkungan Sekolah adalah pola makan, jajanan siswa, dan memberikan pemahaman kepada para siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan Sekolah agar bersih dan sehat,” kata Chairunnisyah, Sabtu (06/11/2021) sekitar pukul 09.00 Wib di Halaman Sekolah.

Lebih lanjut Chairunnisyah menerangkan, kegiatan ini akan terus berkelanjutan, sehingga para siswa SDS Cahaya dapat menjadikan perilaku ini sebagai budaya yang nantinya akan diterapkan di lingkungan Sekolah maupun masyarakat.

“Dengan berprilaku BHPS diharapan kedepannya anak kita ini bisa menjadi pemimpin yang bersih dan sehat,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Staf Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Meral, Romauli Delfiana Tambunan menjelaskan bahwa, PHBS adalah langkah awal untuk membiasakan siswa berperilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui edukasi seperti ini, kita dapat memberikan wawasan kepada para siswa dalam berperilaku hidup sehat di lingkungan. Salah satunya dengan menerapkan hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan Sekolah”. tukasnya. (RP).

Editor : Dina

Ansar Berharap Sinergi BLK Dan Dunia Industri Lebih Terbangun Sejalan

Kepri, GK.com – Hadirnya Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Dengan Industri Daerah (FKLPID) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad berharap sinergi antara Balai Latihan Kerja (BLK) dengan dunia industri lebih terbangun sejalan.

Hal itu disampaikan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat menghadiri pengukuhan serta menyerahkan Surat Keputusan (SK) FKLPID Kepri di Hotel Aston Batam, Jumat (05/11/2021).

Saat itu, FKLPID Kepri dikukuhkan langsung oleh Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementrian Tenaga Kerja dan Trasmigrasi RI, Budi Hartawan.

Turut hadir juga pada kesempatan tersebut, Direktur Bina Kelembagaan Pelatihan Vokasi Agung Nur Rohmad, Ketua FKLPI Pusat Yufus Ardianto, Kadisnaker Provinsi Kepri Manggara Simarmata dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutanya, Ansar menuturkan, melalui sinergitas keduanya, maka lulusan BLK yang telah dibekali berbagai pelatihan nantinya diharapkan dapat lebih mudah terserap oleh dunia industri yang ada, karena mereka mendapatkan pelatihan sesuai dengan kebutuhan yang diharapkan dunia industri.

“Besarnya investasi di Kepri sangat berkorelasi dengan kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kompetensi. Dengan kata lain, dibutuhkan tenaga kerja yang memiliki kualitas serta skill yang diperlukan, terlebih Provinsi Kepri menjadi daerah tujuan investasi, karena tiga wilayah kita ditetapkan sebagai kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) yakni Batam, Bintan dan Karimun (BBK). Ditambah juga dengan penetapan beberapa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang tersebar di beberapa tempat,” tutur Ansar.

“Kepri akan sangat membutuhkan tenaga kerja berkualitas untuk bisa mengisinya. Maka dari itu, saya berharap FKLPID nanti terus berkolaborasi bersama BLK guna melahirkan tenaga yang terampil dan kompeten yang dibutuhkan dunia industri,” tambahnya.

Lalu, Ansar juga menyampaikan dari data yang ada per bulan Februari 2021, tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kepri mencapai 10,12%. Dimana angka ini lebih tinggi jika dibandingkan TPT Nasional yang ada dikisaran 6,26%. Ke depan, FKLPID dengan tugas dan fungsinya harus mampu membantu menyiapkan tenaga kerja terlatih sekaligus menempatkan mereka ke industri yang membutuhkan.

“Dengan demikian, ini bagian dari upaya kita mengurangi tingkat pengangguran yang ada. Sehingga perlahan, pengguran di Kepri bisa terus menurun,” tandasnya.

Sementara itu, Dirjen Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemenaker RI, Budi Hartawan menjelaskan salah satu tujuan dari didirikannnya forum ini memang untuk menjembatani antara dunia industri dengan BLK itu sendiri.

“FKPLID bisa membantu penyerapan lulusan BLK untuk ditempatkan dan diarahkan ke industri Perushaaan yang membutuhkan atau dengan kata lain menjadi media penghubung. Keberadaan FKPLID juga akan membantu mempromosikan keberadaan BLK itu sendiri, mencarikan kebutuhan informasi tenaga kerja yang dibutuhkan, hingga memfasilitasi pelatihan tenaga kerja”. ucap Budi Hartawan. (*).

Editor : Dina

Sekolah MIS Darul Jannah Karimun Wajibkan Pembelajaran Tahfiz Al-Quran

Kepala Sekolah MIS Darul Jannah Karimun, Abdul Aziz S.Ag

Karimun, GK.com – Pembelajaran Tahfiz Al-Quran merupakan pembelajaran wajib yang ada di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Darul Jannah Karimun.

Kepada awak Media ini, Kepala Sekolah MIS Darul Jannah Karimun, Abdul Aziz S.Ag menjelaskan, pembelajaran Tahfiz Al-Quran ini dilaksanakan sejak peserta didik duduk di bangku Kelas 1 hingga Kelas 6. Pembelajaran Tahfiz Al-Quran ini memiliki peran penting dalam keagamaan setiap siswa.

“Kami menjadwalkan pembelajaran ini sebanyak 3 kali dalam 1 minggu, yaitu hari Senin, Rabu, dan Kamis,” jelas Abdul Aziz di Ruangannya, Sabtu (06/11/2021) sekitar pukul 09.30 Wib.

Lebih lanjut Abdul Aziz menuturkan, bahwasanya pembelajaran Tahfiz Al-Quran ini termasuk dalam kategori ekstrakulikuler di luar jam pelajran produktif.

“Untuk pembelajaran Tahfiz Al-Quran ini bukan hanya guru saja yang berperan, tetapi keluarga sangatlah berperan penting untuk para siswa/siswi agar bisa dipelajari lagi di rumah”. tukasnya. (trt).

Editor : Dina

Riyadi : Kami Siap 24 Jam Melakukan Penyelamatan Kepada Masyarakat

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Slamet Riyadi (Ist)

Tanjungpinang, GK.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang merupakan Unit Pelaksana Teknis di bidang Pencarian dan Pertolongan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Badan SAR Nasional (Basarnas).

Dijelaskan Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Slamet Riyadi, sesuai amanat Undang-Undang, tugas dan fungsi Basarnas adalah sebagai penanganan musibah baik di pelayaran, penerbangan, dan juga bencana atau musibah lainnya dalam upaya pencarian dan pertolongan saat terjadinya musibah.

“Kami selalu siap 24 jam melakukan penyelamatan ataupun pencarian kepada masyarakat yang terkena musibah. silahkan hubungi kami di kontak person 115, kontak ini berlaku di seluruh wilayah,” kata Riyadi, sapaan akrab Kepala SAR Tanjungpinag yang baru saja dilantik.

Dirinya juga menuturkan, untuk persiapan menghadapi Badai La Nina, pihaknya sudah mempersiapkan segalanya, mulai dari personil yang sudah berpengalaman hingga peralatan yang memadai.

“Tidak hanya saat badai La Nina saja, kita sebagai institusi Pemerintah harus selalu siap untuk melakukan penyelamatan serta pertolongan saat terjadinya musibah, dan tentu saat dilapangan pun kami tidak bisa bergerak sendiri tanpa bantuan dari pihak institusi lainnya seperti TNI/POLRI, Pemerintah dan juga masyarakat,” tutur Riyadi sekitar pukul 15.30 Wib saat dijumpai di Ruang Kepala Seksi Operasional, Jumat (05/11/2021).

Saat itu, Riyadi juga turut mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati pada bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi kapan saja, terutama kepada masyarakat yang berada di sekitar pantai, apabila ada badai dan gelombang tinggi tetaplah patuhi himbauan yang berlaku.

“Kami berencana kedepannya akan menjalankan program penyuluhan dan pembekalan ilmu SAR kepada masyarakat, terutama kepada teman-teman Media yang ikut serta dilapangan dalam peliputan saat bencana terjadi. Tujuannya agar teman-teman bisa safety, minimal terhadap dirinya sendiri. Saya berharap semoga progaram pendidikan serta pelatihan ini segera direalisasikan”. harapnya. (AZ).

Editor : Dina

PT Timah Tbk Kembali Hadirkan Tinskubator Batch II

Pangkalpinang, GK.com – Mendukung pertumbuhan stratup baru bagi kalangan milenial di wilayah operasional perusahaan, PT Timah Tbk kembali menghadirkan Tinskubator Batch II.

Hadirnya Tinskubator tersbut, PT Timah Tbk ingin memunculkan wirausaha baru dari kalangan milenial yang mampu menghasilkan produk dengan kearifan lokal untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, serta upaya PT Timah yang berkolaborasi dengan para penggiat ekosistem digital di Indonesia.

Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan, melalui program ini diharapkan akan memunculkan banyak inovasi produk baru bagi kalangan millenial, serta meningkatkan pemanfaatan teknologi digital dengan semangat kearifan lokal.

“Sejak dilaunching tahun 2020 lalu, Tinskubator Batch 1 telah menginkubasi delapan peserta secara intensif selama enam bulan. PT Timah Tbk kembali memberikan kesempatan bagi generasi milenial yang ingin mengembangkan ide dan inovasi produk yang memanfaatkan teknologi untuk bergabung dengan Tinskubator Batch II yang dimulai sejak 3 November hingga 30 November 2021 mendatang,” kata Anggi Siahaan.

Lebih lanjut Anggi menuturkan, dalam menggelorakan semangat kearifan lokal PT Timah Tbk mengajak generasi milenial yang ingin mengajukan inovasi di bidang energy terbarukan, pertambangan, pengelolaan limbah, kehutanan dan pertanian, pendidikan, kelautan dan inovasi lainnya, dapat mendaftarkan diri melalui program ini baik secara individu maupun kelompok.

“Tinskubator merupakan wadah bagi generasi milenial di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Riau dan Provinsi Kepualuan Riau untuk mengembangkan ide dan inovasi yang akan dibina oleh para mentor-mentor secara professional. Dimana sistem inkubasi yang dijalankan melalui berbagai tahapan,” tuturnya.

Anggi menjelaskan, para pendaftar yang terpilih nantinya akan mendapatkan pelatihan dan pendidikan secara intensif selama enam bulan.

“Pelatihan aka diawali dengan validasi ide, pengembangan sumber daya manusia, marketing, prototype produk, hingga ke produk yang diharapkan akan berdampak pada sosial ekonomi masyarakat,” jelas Anggi.

Sementara itu, Fasilitator Tinskubator, Alfajri Hulvi mengatakan saat ini semua pihak dituntut untuk memberikan pelayanan secara digitalisasi, hal ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sehingga bisnis kreatif dan solutif sangat diperlukan untuk mendorong perekonomian.

“Kehadiran generasi milenial dan generasi Z secara tidak langsung memacu tuntutan modernitas layanan berbasis digitalisasi. Tentu ini bisa menjadi bisnis kreatif dan solutif yang memanfaatkan teknologi untuk membantu kesenjangan ekonomi masyarakat”. ungkapnya.

Bagi kalangan milenial yang memiliki inovasi dalam berbagai bidang, saatnya ini kesempatan untuk bergabung dan mengasah kemampuan melalui Tinskubator Batch II. Informasi lebih lanjut bisa dilihat pada instagram official @tinskubator.id dan Pendaftaran bisa dilakukan pada link: www.tinskubator.id. (*).

Editor : Dina