Selasa, Juni 23, 2026
Beranda blog Halaman 506

Ini Alasan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, Dan ESDM Terkait Kenaikkan Harga Minyak Goreng

Kasi Sarana Distribusi Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, Liza Yanty Monalisa
Kasi Sarana Distribusi Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, Liza Yanty Monalisa

Karimun, Gk.com –Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Karimun melalui Kepala Saksi (Kasi) Sarana Distribusi Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, Liza Yanty Monalisa mengungkapkan penyebab terjadinya kelonjakan pada harga bahan pokok, terutama Minyak Goreng.

“Kenaikan pada Minyak Goreng ini bukan saja terjadi di Daerah Karimun, namun terjadi secara Nasional,” katanya, Senin (15/11/2021) sekitar pukul 10.00 di Ruang Kerjanya.

Baca juga :

“Dari distributor sendiri kenaikan harga Minyak Goreng aja sekitar Rp 2.000,- sampai dengan Rp 3.000,- per kilo nya,” jelasnya.

“Sejauh ini untuk stok Minyak Makan kita masih tergolong aman, dan nggak perlu khawatir sampai akhir tahun 2021 nanti, karena stok masih ada sebanyak 4.630 dus dengan berbagai merk seperti Minyak Fortune, Sunco dan Siip,” paparnya.

“Jika nantinya kenaikan ini terus melonjak tinggi, kemungkinan Pemerintah akan mengadakan Operasi pasar yang akan bekerja sama dengan pihak distributor”.  pungkasnya. (RP).

Editor : Nurul

Antusias Siswa SDN 011 Meral Dalam ANBK

Siswa SDN 011 Meral saat mengikuti ANBK dengan tetap memperhatikan Prokes
Siswa SDN 011 Meral saat mengikuti ANBK dengan tetap memperhatikan Prokes

Karimun, GK.com –Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) perdana di tingkat Sekolah Dasar (SD) hari ini digelar serentak seluruh Sekolah di Indonesia.

Saat pelaksanaan ANBK tersebut dilaksanakan di SDN 011 Meral berjalan dengan baik di hari pertama.

“Alhamdulillah hari ini berjalan dengan baik tanpa ada kendala, walaupun cuaca sedikit mendung di pagi hari, namun tidak menurunkan semangat para siswa untuk hadir lebih awal di Sekolah,” ungkap Edy Suhedi selaku Proktor, Senin (15/11/2021) sekitar pukul 13.00 Wib di Sekolah.

Lebih lanjut Edy menuturkan, dukungan dari orang tua murid sangatlah luar biasa, sehingga pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar.

“Para orang tua sangat antusias mendukung pelaksanaan ini, dapat terlihat disini siswa datang lebih awal dari jam pelaksanaan, guru-guru belum hadir, siswa sudah hadir terlebih dahulu,” ujarnya.

“Saya berharap sampai hari terakhir nanti semua berjalan degan baik”. pungkasnya. (IWD).

Editor : Ron

Dalam Peninjauan ANBK, Ketua Komisi I DPRD Natuna Temukan Sekolah yang Masih Minim Peralatan Multimedia

Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar saat meninjau ANBK
Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar saat meninjau ANBK

Natuna, GK.com – Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar meninjau pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di beberapa Sekolah Dasar (SD), Senin 15 November 2021.

Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar saat berbincang-bincang sama para guru (Ist)

Karena minimnya peralatan multimedia yang ada di Sekolah, sebanyak 30 siswa dari SD Negeri 001 Ranai terpaksa harus menumpang pelaksanaan ANBK di Laboratorium Komputer SMPN 1 Bunguran Timur.

Dalam pelaksanaan ANBK tersebut, dua Ruang Laboratorium Komputer masing-masing diisi oleh 15 siswa.

Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar (Ist)

Saat itu, Wan Aris meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupate Natuna untuk dapat memikirkan solusi serta jalan keluarnya, sehingga kedepannya kebutuhan Sekolah dapat terpenuhi dengan baik.

Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar bersama salah satu guru (Ist)

“Nanti kita sama-sama mengupayakan bagaimana caranya bisa mengadakan pengadaan Komputer untuk SD, supaya kedepan tidak numpang-numpang lagi”. tegasnya. (*).

Editor : Nur

Plt Bupati Bintan Bagikan BLT Lansia

Plt Bupati Bintan berfoto bersama Lansia penerima BLT
Plt Bupati Bintan berfoto bersama Lansia penerima BLT

Bintan, GK.com – Plt. Bupati Bintan, Robby Kurniawan membagikan secara simbolis  Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk kelompok Lanjut Usia (Lansia) pada Senin (15/11/2021) di Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur. Adapun BLT tahap Pertama untuk Lansia yang diberikan sebesar Rp 900.000,-.

Dikatakan Plt. Bupati Bintan, Roby Kurniawan saat itu, program BLT Lansia Bintan ini merupakan salah satu janji politik saat kampanye dirinya bersama Apri Sujadi pada Pilkada Bintan 2020 lalu.

Plt Bupati Bintan saat menyerahkan BLT kepada Lansia secara simbolis
Plt Bupati Bintan saat menyerahkan BLT kepada Lansia secara simbolis

“Meski di tahun ini kita masih terdampak pandemi Covid-19 dan terjadinya refocusing anggaran, namun kita tetap realisasikan apa yang sudah terucap pada tahun lalu. Dan bisa kita pastikan semua yang menerima BLT ini merupakan hasil dari tim verifikasi, sehingga Insya Allah tepat sasaran,” terangnya.

“Untuk merealisasikan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Bintan telah mengalokasikan dana sebesar Rp 3,78 miliar melalui APBD-P 2021. Besaran dana ini akan dibagikan kepada 4.200 Lansia yang berhak menerimanya,” tuturnya.

Plt Bupati Bintan saat menyaksikan penyerahan BLT kepada Lansia
Plt Bupati Bintan saat menyaksikan penyerahan BLT kepada Lansia

Lanjut Robby menjelaskan, dalam program BLT ini, setiap Lansia menerima uang sebesar Rp 300 ribu per bulannya. Dan jika dikalkulasikan selama 3 bulan mulai dari bulan Oktober hingga Desember, maka para Lansia akan menerima bantuan uang secara menyeluruh sebesar Rp 900.000,-.

“Kelompok Lansia merupakan kelompok yang terdampak saat pandemi. Tentu kita harapkan, bantuan ini bisa bermanfaat bagi kaum Lansia. Kedepannya program ini akan kita evaluasi terus,” ucap Robby.

Plt Bupati Bintan saat menyaksikan penyerahan BLT kepada Lansia
Plt Bupati Bintan saat menyaksikan penyerahan BLT kepada Lansia

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinsos Bintan, Edi Yusri mengatakan, sebenarnya dari data yang diperolehnya ada sekitar 10.000 ribu Lansia yang berdomisili di 36 Desa dan 15 Kelurahan se- Kabupaten Bintan, namun dari total tersebut hanya 4.200 Lansia yang berhak menerima BLT.

“Sementara sisanya sekitar 5.800 orang lagi tidak dapat menerima BLT, dikarenakan para lansia itu telah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial lainnya, seperti terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH), BLT Dana Desa (DD), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” papar Edi Yusri.

“Bantuan yang disalurkan tidak boleh double. Maka hanya 4.200 orang saja yang ber hak menerimanya dari hasil dari verifikasi dan validasi data di lapangan oleh 54 pendamping Lansia yang tersebar di 51 Desa/Kelurahan”. tegas Edi Yusri. (Red/Ist).

Editor : Milla

Pelatihan Peningkatan Mutu Pembelajaran Era Society 5.0 Dibuka Plt Bupati Bintan

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawa saat mengalungkan kartu tanda peserta secara simbolis kepada peseerta (ist)
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawa saat mengalungkan kartu tanda peserta secara simbolis kepada peseerta (ist)

Bintan, GK.com – Bertempat di Aula Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Toapaya, Senin (15/11/2021) pagi, Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan secara resmi membuka Pelatihan Peningkatan Mutu Pembelajaran Era Society 5.0.

Dikatakan Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan dalam sambutannya, “era society 5.0 telah mengubah paradigma dimana asas yang paling penting adalah bagaimana mengembangkan konsep pembelajaran dengan berbasis digital. Saat ini sistem pembelajaran sudah mengarah pada sistem digital, lalu kemudian yang menjadi tantangan besar oleh Pemerintah di masa era society 5.0 ini adalah Guru dituntut untuk memiliki kualitas digitalisasi secara global, sehingga konsep pembelajarannya pun mulai berubah. Jadi diharapkan melalui pelatihan ini tentunya para guru akan mendapatkan masukan serta pengetahuan yang berarti,” tuturnya.

Plt Bupati Bintan saat tiba di lokasi disambut (Ist)
Plt Bupati Bintan saat tiba di lokasi disambut (ist)

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Bintan, Indra Gunawan menuturkan bahwa kegiatan Pelatihan Peningkatan Mutu Pembelajaran Era Society 5.0 dilaksanakan sempena menyambut HUT PGRI ke- 76 bertujuan untuk memberikan pelatihan agar  peningkatan mutu bagi pembelajaran oleh guru-guru se- Kabupaten Bintan dimasa mendatang lebih meningkat.

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan saat memberikan sambutannya (ist)
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan saat memberikan sambutannya (ist)

”Ini tentunya akan menjadi masukan yang berarti untuk bagaimana menyikapi dinamika dunia pendidikan yang terus berubah. Semoga melalui pelatihan ini, pengetahuan yang didapat serta ilmu yang diperoleh bisa berguna untuk dikeemudian hari “. harapnya. (Red/Ist).

Editor : Milla

Masyarakat Menjerit, Harga Minyak Goreng Kian Melonjak

Minyak Goreng (Ist)
Minyak Goreng (Ist)

Karimun, GK.com –Jelang akhir Tahun 2021, harga Minyak Goreng di pasaran mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Dari hasil pantauan awak Media ini saat dilapangan, terlihat dibeberapa Swalayan yang harga awal Minyak Goreng  berkisaran Rp 14.000,- kini menjadi Rp 18.000,-.

Tentu dengan selisih harga kenaikan Rp 4.000,- ini membuat masyarakat semakin menjerit dan menderita.

Salah satu masyarakat Karimun, Ani mengungkapkan keluhannya kepada Media ini, “minyak goreng ini merupakan kebutuhan pokok hari-hari yang di perlukan dan digunakan oleh para ibu-ibu dalam menyajikan hidangannya untuk disantap makan bersama keluarga. Sudah lah zaman serba sulit seperti ini, kenapalah harga bahan pokok pada naik. Kami mohon lah kepada Bapak Bupati, tolong perhatikan penderitaan kami ini,” keluhnya.

Sementara itu, Ryan selaku Kepala Lapangan di Swalayan Indo PN saat ditemui awak Media ini mengaku, kenaikan harga Minyak Goreng ini memang cukup mengagetkan bagi para konsumennya yang mayoritas ibu-ibu.

“Kenaikan harga Minyak Goreng saat ini di Indo Grup memang mengalami kelonjakan harga hingga Rp 4.000,- per liter nya dari harga normal. Hal ini terjadi dari 1 atau 2 bulan belakangan ini. Hingga sampai saat ini kenaikan tersebut terus mengalami peningkatan, sehingga jika kita perhatikan, disini terjadi penurunan konsumen dalam berbelanja Minyak Goreng,” terangnya, Sabtu (13/11/2021) sekitar pukul 09.00 Wib di Swalayan Indo PN.

“Kalau dulu konsumen langganan kita biasanya dari penjualan kelontong beli paling sedikit 3 Box, namun dengan kenaikan harga sekarang membuat terjadi penurunan di penjualan kita”. tegasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Media ini belum bisa menjumpai Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan ESDM Kabupaten Karimun untuk dimintai tanggapannya. (RP).

Editor : Milla