Rabu, Juni 24, 2026
Beranda blog Halaman 505

BPTP Kepri Selenggarakan Kegiatan PMS

Tanjungpinang, GK.com – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kepulauan Riau (Kepri) baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan Pertanian Masuk Sekolah (PMS) disalah satu pesantren yang ada di Tanjungpinang.

Kepada awak Media ini, BPTP Kepri melalui Ahmad Misbah selaku Sub Koordinator Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian, Selasa (16/11/2021), Sekitar pukul 15.00 Wib menyampaikan, “kegiatan PMS ini sudah dimulai sejak dari tahun lalu, tujuannya adalah untuk memperkenalkan pertanian sejak dini,” jelasnya.

Untuk diketahui, kegiatan PMS di selenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPTP Kepri bekerjasama dengan pesantren Al-Kautsar Kota Tanjungpinang dalam mendukung Optimalisasi Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

“Secara khusus program kegiatan PMS untuk ditahun ini sebetulnya tidak ada, namun bertepatan dengan pergantian pengurus DWP yang baru, maka dari itulah kami selenggarakan lagi kegiatan ini,” terang Misbah (sapaan akrabnya) di Ruang Kasubbag TU.

“Intinya dalam kegiatan tersebut kami memberikan penyuluhan serta wawasan kepada santri-santri yang ada di pesantren tersebut agar lebih bersemangat dalam bidang pertanian”. katanya. (AZ).

Editor : Nur

Siswa Dan Fasilitas Minim di SMP Bina Bangsa Butuh Perhatian Khusus Dari Pemda

Karimun, Gk.com – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bina Bangsa di bawah naungan Yayasan Bina Bangsa membutuhkan penambahan siswa yang saat ini jumlahnya baru sekitar 38 siswa, yaitu terdiri dari Kelas VII sampai dengan Kelas XI.

Saat di temui awak Media ini, Kepala SMP Bina Bangsa, Restu Rotua Butar-butar mengatakan bahwa saat ini dari pihak Sekolah merasa sangat minim dengan siswa dan fasilitas yang ada.

“Bukan hanya siswa saja yang sangat minim, Fasilitas yang ada juga saat ini masih harus di perbanyak lagi,” ujar Rotua, Selasa (16/11/2021) sekitar pukul 12.30 Wib di Ruang Kerjanya.

Saat itu, Rotua juga menuturkan meski dengan kondisi Sekolah yang serba kekurangan, namun hal itu tidak memudarkan semangat kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan yang ada di Sekolah agar tidak jauh ketinggalan dengan Sekolah swasta lainnya.

“Kami akan terus berusaha dan mengupayakan agar Sekolah ini bisa menjadi Sekolah yang lebih baik untuk kedepannya. Tentu disini selain dengan memperhatikan kualitas pembelajaran yang diberikan, adanya dukungan dari masyarakat sekitar juga sangat diperlukan demi peningkatan Sekolah ini”. harapnya.

Ditambahkan Rotua, “bahwa dukungan masyarakat Karimun menjadi hal utama untuk bisa mengembangkan Sekolah ini, besar harapan kami di tahun depan bisa bertambah siswa dan sarana untuk menunjang fasilitas belajar”. pungkasnya. (RP).

Editor : Milla

Pernikahan Dini di Kecamatan Tanjungpinang Timur Meningkat

Tanjungpinang, GK.com – Angka pernikahan dibawah umur pada tahun 2021 khususnya di Kecamatan Tanjungpinang Timur terus mengalami kenaikkan dibanding tahun 2020.

Dikatakan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanjungpinang Timur, Candra, Selasa (16/11/2021) sekitar pukul 15.00 Wib di Ruang Kerjanya, “dari bulan Januari hingga Oktober 2021 kita sudah menangani 11 kasus tersebut. Sementara pada tahun 2020 lalu, terdapat 14 kasus anak yang menikah dibawah umur,” terangnya.

“Disini kita juga berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi bahkan menjadikan nol persen pada perceraian dini, mengingat dampak yang ditimbulkan juga akan berpengaruh pada masa depan anak,” ujarnya.

“Mari bersama-sama menjaga anak kita agar mereka terhindar dari pernikahan dini, demi terwujudnya masa depan yang cerah pada anak”. harap Candra. (FS).

Editor : Ron

Kesan Mahasiswa Umrah Saat PLP di SMPN 1 Karimun

Kepsek dan Guru SMPN 1 Karimun bersama mahasiswa Umrah
Kepsek dan Guru SMPN 1 Karimun bersama mahasiswa Umrah

Karimun, Gk.com –Tiga mahasiswa Universitas Raja Ali Haji (UMRAH) melaksanakan program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Karimun.

Dalam hal ini, pihak Sekolah sangat menyambut baik dengan kehadiran tiga mahasiswa yang mengabdi layaknya seorang guru dengan mengajarkan materi Bahasa Inggris (BI) selama empat bulan berada di Sekolah tersebut.

Dikatakan Kepala SMPN 1 Karimun, Salawati, S.Pd, “mereka mulai PLP itu dari bulan Agustus lalu, dan saya sangat bangga sekali dengan kehadiran mereka. Dikarenakan SMPN 1 Karimun ini menjadi salah satu Sekolah terpilih untuk mereka dalam  menjalankan PLP,” jelasnya, Selasa (16/11/2021) sekitar pukul 09.45 Wib.

Diwaktu yang sama, Anggi Tri Winarsih salah satu perwakilan dari Mahasiswa PLP mengungkapkan kesan pertama mereka dalam menjalankan tugas saat berada di SMPN 1 Karimun sanggat bangga dan menyenangkan.

“Kesan awal pertama kali kami masuk di Sekolah ini sangat menyenangkan. Karena disini kami di sambut dengan baik dan hangat oleh para guru-guru yang ada,” ucapnya.

 “Kami berharap ilmu yang sudah kami dapatkan di Sekolah ini bisa kami pergunakan kedepannya dengan sebaik-baiknya”. tutur Anggi. (IWD).

Editor : Nurul

Tiga Pulau Dapat Bantuan Genset Dan Jaringan Listrik Dari Pemprov Kepri

Gubernur Kepri saat meresmikan pemakaian genset dan jaringan listrik
Gubernur Kepri saat meresmikan pemakaian genset dan jaringan listrik

Batam, GK.com – Sebanyak tiga Pulau di Kecamatan Belakang Padang  Kota Batam, yakni di  Pulau Lengkang, Pulau Gare dan Pulau Labon mendapat bantuan genset beserta jaringan Listrik dari Pemprov Kepri melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Hal ini dilakukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau adalah sebagai bentuk komitmen Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad menjadikan ‘Kepri Terang’.

Saat itu, Ansar yang hadir langsung dan meresmikan pemakaian genset dan jaringan listrik pada acara yang dipusatkan di Pulau Lengkang Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang menuturkan, “Program Kepri Terang memang telah kita gagas. Maka sekarang saya sedang gencar melengkapi kebutuhan dasar masyarakat terutama pada kebutuhan listrik” ucapnya, Senin (15/11/2021).

Kegiatan Dinas ESDM dari APBD tahun 2021  ini merupakan lanjutan dari kegiatan tahun 2020, dengan rincian di Pulau Lengkang mendapatkan genset kapasitas 100 kVA  dengan jaringan berjumlah 185 rumah tangga. Lalu Pulau Gare ada genset kapasitas 50 kVA dengan jaringan  berjumlah 68 rumah tangga, serta Pulau Labon terdiri genset kapasitas 20 kVA dengan jaringan berjumlah 43 rumah tangga.

“Total jumlah rumah tangga di tiga Pulau yang terlayani dari pemakaian genset ini ada sebanyak 296 KK,” tuturnya.

Kemudian dijelaskan Ansar saat itu, kedepannya operasional genset dan jaringan listrik yang saat ini dikelola oleh Pemprov Kepri akan dikerjasamakan bersama PLN dalam bentuk Kerja Sama Operasional (KSO).

“Jika sudah di KSO kan dengan PLN, biasanya listrik dapat beroperasi selama 14 jam dari yang sekarang hanya 6 jam. Dari segi biaya juga pasti lebih murah. Kemudian nantinya untuk pembiayaan penyambungan baru akan diupayakan melalui dana CSR. Tentunya ini program Kepri Terang, karena memang sudah ribuan rumah yang teraliri listrik di seluruh Kepri. Dengan kerjasama dengan PLN serta penyambungan baru melalui dana CSR dari berbagai Perusahaan di Kepri,” terangnnya.

“Pada Tahun Anggaran 2022 mendatang, Pemprov sudah menganggarkan 3 miliar rupiah untuk mengaliri listrik didelapan Pulau yang ada di Kota Batam, karena Batam merupakan penduduk terbanyak, ditambah tiga Pulau lainnya,” ungkapnya.

“Jadi ada total sebelas Pulau yang akan di KSO kan dengan PLN. Harapan kita adalah semua pulau dapat dilayani PLN supaya pembiayaan lebih murah dan pelayanan lebih baik,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Ansar juga berjanji akan selalu memperhatikan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat Kepri. Ia berharap jika kebutuhan dasar, utamanya listrik sudah baik, maka masyarakat dapat melakukan aktivitas ekonomi dan anak-anak dapat belajar dengan lebih baik.

Sementara itu Sekretaris Camat Belakang Padang, Hanafi melaporkan bahwa di Kecamatan Belakang terdapat 6 Kelurahan, lalu ada 166 Pulau yang 44 diantaranya berpenghuni.

“Khusus di Pulau Lengkang ini terdapat 185 KK dengan sekitar 700 jiwa” lapornya.

Kemudian perwakilan Pengurus Genset Pulau Lengkang, Fatma mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemprov Kepri atas penyalaan genset dan jaringan listrik ini. Dengan teralirinya listrik, Ia berharap kaum ibu-ibu di Pulau Lengkang dapat memanfaatkannya sebagai salah satu sumber pendapatan juga.

“Dengan adanya listrik, keluarga dapat membeli peralatan elektronik. Contohnya kulkas yang bisa jadi alat penambah sumber pendapatan keluarga”. ucapnya.

Turut hadir pada saat itu, Pj. Sekdaprov Ir. Lamidi, Ketua Komisi IV DPRD Kepri Rizky Faisal, Staf Khusus Gubernur Suyono, Kadis ESDM Hendri Kurniadi, Kabiro Humas, Protokol, dan Penghubung Hasan, Sekretaris Camat Belakang Padang Hanafi, dan Lurah Sekanak Raya Eko Wiryono. (*).

Editor : Milla

ANBK Sempat Terhambat, SDN 010 Tanjungpinang Timur Butuh Fasilitas Multimedia

Kepala SDN 010 Tanjungpinang Timur, Nelfis
Kepala SDN 010 Tanjungpinang Timur, Nelfis

Tanjungpinang, GK.com – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 010 Tanjungpinang Timur sudah melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Namun dalam pelaksanaannya terhambat karena kurangnya fasilitas Multimedia.

Diterangkan Kepala SDN 010 Tanjungpinang Timur, Nelfis, Senin (15/11/2021) sekitar pukul 10.00 Wib di Ruang Kerjanya, “saat ini kami hanya memiliki 5 laptop,” ujarnya.

“Supaya ANBK ini dapat berjalan sesuai dengan waktu yang ditentukan, Alhamdulilla kami dapat pinjaman laptop dari beberapa Sekolah terdekat. Tidak hanya dari segi fasilitas saja yang menjadi keluhan kami disni, jaringan internet kita juga sering mengalami gangguan,” jelas Nelfis.

“Tempo hari kita juga sudah melaporkan hal tersebut kepada Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, infonya yang terima masih dalam proses untuk diperbantuka,” terangnya.

“Semoga kedepannya fasilitas Multimedia yang ada di Sekolah kita segera terpenuhi, agar tidak ada lagi kendala dalam melaksanakan ANBK”. harap Nelfis. (FS).

Editor : Nurul