Selasa, Juni 23, 2026
Beranda blog Halaman 496

Disperindag Karimun Sidak Sejumlah PT Distributor

Tim Satgas saat meninjau Gudang Minyak Goreng Fortune
Tim Satgas saat meninjau Gudang Minyak Goreng Fortune

Karimun, GK.com – Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Karimun mengelar Inspeksi Mendadak (Sidak) bersama Tim Satuan Gabungan (Satgas) Pangan,  di Tiga PT berbeda yang berada di Karimun.

Sidak tersebut dilakukan bertujuan untuk memastikan stok sembako menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) aman, khususnya pada minyak goreng kemasan.

Kepada awak Media, Kepala Dinas Disperindag M. Yosli mengatakan pihaknya melakukan Sidak ke tiga PT berbeda, “Diantaranya PT. Poros Karya Mitra Harmon pemasok makanan ringan, PT Starmara distributor minyak goreng jenis Fortun, PT. Jumindo distributor minyak goreng jenis Bimoli,” ucap M. Yosli, Rabu (22/12/2021) sekitar pukul 09.00 Wib.

Lebih lanjut Yosli menjelaskan bahwa untuk stok masih aman, dan harga stabil.

“Dua bulan ke depan stok kita aman dan terkendalikan, harga saat ini tidak mengalami kenaikan yang signifikan,” jelasnya.

“Kualitas sendiri masih dalam keadaan bagus, kami terus memantau harga di pasar agar tidak mengalami kenaikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Nataru”. pungkasnya. (IWD).

Editor : Milla

Selain Pencapaian Kinerja, BNNK Karimun juga Mempertegas Rehabilitasi Gratis

BNNK Karimun saat menggelar Konfrensi Pers
BNNK Karimun saat menggelar Konfrensi Pers

Karimun, GK.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karimun mengelar press Release terkait pencapaian-pencapaian program kerja BNNK Karimun selama setahun terakhir.


Saat itu, Kepala BNNK Karimun Eryan Noviandi S., S.H, didampingi Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), Kasi Rehabilitasi Masyarakat, Kasubag Umum, dan Kasi Pemberantasan Narkoba memaparkan keberhasilan yang telah dicapai oleh BNNK Karimun.


“Kami telah menjalankan kerja sama dengan beberapa instansi di Kabupaten Karimun seperti, bidang rehabilitasi yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Daerah (RSUD) Muhammad Sani, MOU dengan Komisi Penaggulangan AIDS Kabupaten Karimun, terakhir kami juga masuk ke dalam lingkungan pendidikan yaitu Sekolah Mengah Atas Negeri (SMAN) 5 Karimun,” jelas Eryan Noviandi, Selasa (21/12/2021) sekitar pukul 09.00 Wib.


Lebih lanjut dirinya memaparkan program yang mengarah kepada Kasi P2M serta Kasi Rehabilitasi Masyarakat.


“Perlu diketahui bersama, 51 kegiatan yang di hadiri sebanyak 5.648 orang dari berbagai kalangan, pembentukan 80 penggiat dan 80 relawan, melaksanakan tes urin sebanyak 171 orang di 10 kegiatan, serta pembentukan Desa Bersih Anti Narkoba (Bersinar). Sementara untuk bidang rehabilitasi ada sekitar 33 orang telah melakukan rawat jalan secara folentir di Klik Pratama, 8 diantaranya diharuskan untuk di rujuk ke rehabilitasi Kota Batam,” paparnya.


Terakhir Eryan Noviandi mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama dapat ikut serta dalam memberantas narkoba dan mempertegas bahwa rehabilitasi Gratis.


“Agama memiliki peran penting dalam lingkungan masyarakat, melalui peran Agama bisa membantu memberikan dampak yang positif. Dalam kegiatan rehabilitasi untuk menyelamatkan penggunaan Narkoba kami tidak meminta imbalan dari klien, kami bekerja sesuai prosedur yang ada, karena kami sayang kepada masyarakat”. pungkasnya. (IWD).

Editor : Nur

Ketua Komisi II Marzuki Sidak Gedung Museum Kebudayaan Natuna

Ketua Komisi II Marzuki saat melakukan Sidak ke Gedung Museum Kebudayaan Natuna
Ketua Komisi II Marzuki saat melakukan Sidak ke Gedung Museum Kebudayaan Natuna

Natuna, GK.com – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Natuna, Marzuki beserta anggota melaksanakan Inspeksi mendadak (Sidak) ke Gedung Museum Kebudayaan Kabupaten Natuna bertempat di komplek Masjid Agung Gebang Utara, Selasa (21/12/2021).

Marzuki menilai Pembangunan Gedung Museum sebagai kegiatan pembangunan yang asal jadi. Penilaian ini disampaikannya karena diduga terdapat sejumlah kerusakan pada Gedung megah berlantai dua tersebut.

Kerusakan-kerusakan itu berupa atap bocor, lantai dua bocor, plafon roboh, serta genangan air di bagian dalam dan luar Gedung.

“Kalau begini kondisinya, berarti pembangunannya terkesan asal jadi saja,” ujarnya.

Untuk diketahui, pembangunan Museum Kebudayaan menelan anggaran lebih kurang 30 miliar bersumber dari dana APBN.

Marzuki meminta kepada dinas terkait untuk menyurati Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan agar seluruh pembangunan yang di anggap kurang, bisa diperbaiki sebelum di serah terimakan kepada Pemerintah Daerah.

“Intinya jika pembangunan museum sudah selesai 100% dan bangunannya layak, baru diserahterimakan kepada Pemerintah Daerah, agar nanti nya tidak membebani APBD kita untuk perbaikan nya,” tegas Marzuki.

Ditambahkan Marzuki, setiap pembangunan APBN dinilai kurang pengawasan. Ia berharap setiap anggaran yang dikucurkan bisa diawasi oleh Pemerintah Pusat.

“Saya berharap setiap proyek yang di kerjakan dari sumber dana APBN perlu adanya pengawasan yang berkesenimbungan, agar meminimalis kontraktor nakal yang bekerja asal jadi dalam pembangunan”. tutup Marzuki. (Sai).

Editor : Nur

DEPIDAR XXXII SOKSI Kepri Menggelar Sejumlah Kegiatan Sosial

DEPIDAR XXXII SOKSI Kepri saat menggelar sejumlah Kegiatan Sosial
DEPIDAR XXXII SOKSI Kepri saat menggelar sejumlah Kegiatan Sosial

Tanjungpinang, GK.com – Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) melangsungkan kegiatan seminar kewirausahaan pemuda dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan pemberian bantuan untuk 120 UMKM binaan Soksi Kepri di Hotel CK Tanjungpinang, Senin (20/12/2021).

Ade Angga selaku Ketua Depidar XXXII Soksi Kepulauan Riau dalam sambutannya menyampaikan, “Kita ketahui bersama dari berbagai kajian ekonomi, Daerah di Indonesia yang paling berdampak secara ekonomi akibat Covid-19 adalah daerah-daerah yang menggantungkan pendapatannya dari pariwisata dan jasa,” katanya.

“Tanjungpinang adalah salah satu daerah yang berdampak sangat besar akibat pandemi Covid-19, maka dari itu kami berinisiatif bersama-sama untuk membantu masyarakat yang terkena dampak, khususnya para pelaku usaha kecil atau UMKM di Kota Tanjungpinang ini.” terangnya.

Untuk diketahui, pada kegiatan tersebut turut dihadiri juga Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, yang juga sebagai Dewan Penasihat Soksi Kepri.

Ansar dalam sambutannya mengatakan, “Kami menyambut baik kegiatan yang dilakukan Soksi pada hari ini. Dan semoga dalam kegiatan ini hendaknya menjadi nilai besar kedepan agar ada tindak lanjutnya,” ucapnya.

Sementara itu, dikesempatan yang sama, Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Nasional Soksi yaitu Mukhamad Misbakhun mengapresiasi langkah Depidar Soksi Kepulauan Riau dibawah pimpinan Ade Angga yang pada hari ini menggelar kegiatan positif untuk masyarakat.

“Seminar kewirausahaan dan bantuan untuk UMKM yang di selenggarakan pada hari ini menjadi sebuah langkah yang sangat positif, dimana UMKM pada dasarnya adalah sebagai penyelamat ekonomi masyarakat,” ujar Misbakhun.

“Ini menjadi bukti Ormas Soksi menunjukkan bahwa konsolidasi itu sangat penting untuk penguatan jaringan yang kuat, apalagi diiringi dengan kerja-kerja sosial seperti saat ini. Tentunya ini akan berdampak baik bagi masyarakat Kepulauan Riau khususnya di Kota Tanjungpinang.” tutupnya. (AZ).

Editor : Ron

Terkait Skema VTL Mendatang, PT BRC : Kami Siap 100 Persen

Kadis Pariwisata Kepri, Buralimar dan GGM PT BRC, Abdul Wahab
Kadis Pariwisata Kepri, Buralimar dan GGM PT BRC, Abdul Wahab

Kepri, GK.com – Di berbagai Negara kawasan Asia saat ini sudah menjalankan program pariwisata yang dinamakan Vaccinated Travel Lane (VTL). Dimana seperti yang di ketahui, VTL merupakan jalur khusus wisata yang disediakan suatu Negara kepada Negara lainnya. Turis yang berhak masuk ke Negara tujuan tersebut pun mesti memenuhi kriteria tertentu, salah satunya telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis penuh.

Untuk di Indonesia, VTL kini tengah menjadi pertimbangan bagi Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi dan Daerah khususnya di Kepulauan Riau (Kepri). Hal itu dikarenakan, Kepri saat ini menjadi Provinsi ketiga di Indonesia yang menyumbang pendapatan terbesar bagi Negara dari sektor pariwisata setelah Jakarta dan Bali.

Untuk menanggapi hal itu, kepada wartawan ini, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar mengatakan, “Skema VTL merupakan usulan dari pihak Lagoi yang mengadopsi dari Pemerintah Singapura. Saat ini Pemprov sudah mengusulkan ke Pemerintah Pusat terkait skema VTL, namun hingga saat ini Pemerintah Pusat belum mengarah ke VTL,” jelasnya.

“Inti dari semua itu sebenarnya adalah di buka kembali pintu masuk Wisata Mancanegara (Wisman). Jika pintu masuknya saja belum dibuka, baik itu skema VTL ataupun jalur karantina pun kita tidak bisa berbuat apa-apa,” tegasnya melalui sambungan Telfon, Senin (20/12/2021).

Sementara itu, GGM PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Abdul Wahab melalui sambungan telfon saat dihubungi oleh awak Media ini beberapa waktu lalu menerangkan, PT BRC adalah salah satu Pengembang Pariwisata di kawasan Lagoi Bintan.

“Saat ini kami sedang menunggu keputusan Pemerintah terkait penggunaan skema VTL untuk Wisman yang datang ke Indonesia khususnya di Kawasan Lagoi Bintan. Kami memandang bahwa Skema VTL ini lebih baik dibandingkan dengan Travel Bubble yang konotasinya dirasa kurang tepat,” ujarnya.

“Sejauh ini, Pihak PT BRC tetap terus berkomunikasi kepada ke dua belah pihak yaitu Pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Singapura. Dan saat ini pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut baik skema VTL yang akan diterapkan kedepannya,” tuturnya.

“Kami 100 persen sudah siap. Dan sebenarnya kami sudah siap sejak enam bulan lalu. Segala Protokol Kesehatan juga sudah kami terapkan di masing-masing Hotel dan Resort. Kami juga sudah berkomunikasi dengan seluruh Travel Agent maupun owner Hotel dan Resort yang tergabung di BRC,” ungkap Abdul Wahab.

“Saat ini kami sangat berharap kepada Pemerintah Pusat untuk membuka kembali pintu gerbang wisman khususnya wisman Singapura. Karena, 80 persen wisman yang masuk ke Lagoy itu dari Singapura. Selain itu juga akan banyak Investor yang akan berinvestasi di Lagoi kedepannya”. tutupnya. (AZ).

Editor : Ron

Total Ada 3.899 Penumpang, 3 Menujukan Surat Antigen

Karimun, GK.com – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, jumlah penumpang di pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun meningkat setip harinya.


Hal tersebut di sampaikan langsung oleh Koordinator Lapangan Satgas Covid-19 Pelabuhan, Rima Yanti saat di konfirmasi awak Media ini melalui pesan Whatsapp. Dirinya mengatakan jika para penumpang yang masuk ke Karimun berasal dari luar dan dalam Provinsi Kepulauan Riau.


“Untuk saat ini penumpang masih di dominan berasal dari Kota Batam, ada juga dari Tanjungpinang, Tanjung Batu, dan luar Provinsi Kepri seperti dari Selat Panjang (Riau),” terang Rima, Minggu (19/12/2021) sekitar pukul 19.00 Wib.


Kemudian, Rima juga menjelaskan jika jumlah penumpang di hari Minggu pada kedatangan dan keberangkatan mencapai ribuan penumpang.


“Dengan dilayani 17 Trip kapal yang beroperasi dari sejumlah daerah, untuk keberangkatan mencapai 1.381 penumpang, sedangkan kedatangan mencapai 2.518 penumpang. Jadi totalnya ada 3.899,” terang Rima.


“Ada tiga penumpang yang tiba di Karimun dengan menujukan Surat Rapid Antigen, karena belum memenuhi persyaratan perjalanan. Tidak semua penumpang yang tiba di Karimun ini telah melakukan Vaksinasi, kami menghimbau kepada masyarakat agar segera melakukan vaksin demi keselamatan kita semua”. pungkasnya. (IWD).

Editor : Milla