Kepri, GK.com – Di berbagai Negara kawasan Asia saat ini sudah menjalankan program pariwisata yang dinamakan Vaccinated Travel Lane (VTL). Dimana seperti yang di ketahui, VTL merupakan jalur khusus wisata yang disediakan suatu Negara kepada Negara lainnya. Turis yang berhak masuk ke Negara tujuan tersebut pun mesti memenuhi kriteria tertentu, salah satunya telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis penuh.
Untuk di Indonesia, VTL kini tengah menjadi pertimbangan bagi Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi dan Daerah khususnya di Kepulauan Riau (Kepri). Hal itu dikarenakan, Kepri saat ini menjadi Provinsi ketiga di Indonesia yang menyumbang pendapatan terbesar bagi Negara dari sektor pariwisata setelah Jakarta dan Bali.
Untuk menanggapi hal itu, kepada wartawan ini, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar mengatakan, “Skema VTL merupakan usulan dari pihak Lagoi yang mengadopsi dari Pemerintah Singapura. Saat ini Pemprov sudah mengusulkan ke Pemerintah Pusat terkait skema VTL, namun hingga saat ini Pemerintah Pusat belum mengarah ke VTL,” jelasnya.
“Inti dari semua itu sebenarnya adalah di buka kembali pintu masuk Wisata Mancanegara (Wisman). Jika pintu masuknya saja belum dibuka, baik itu skema VTL ataupun jalur karantina pun kita tidak bisa berbuat apa-apa,” tegasnya melalui sambungan Telfon, Senin (20/12/2021).
Sementara itu, GGM PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Abdul Wahab melalui sambungan telfon saat dihubungi oleh awak Media ini beberapa waktu lalu menerangkan, PT BRC adalah salah satu Pengembang Pariwisata di kawasan Lagoi Bintan.
“Saat ini kami sedang menunggu keputusan Pemerintah terkait penggunaan skema VTL untuk Wisman yang datang ke Indonesia khususnya di Kawasan Lagoi Bintan. Kami memandang bahwa Skema VTL ini lebih baik dibandingkan dengan Travel Bubble yang konotasinya dirasa kurang tepat,” ujarnya.
“Sejauh ini, Pihak PT BRC tetap terus berkomunikasi kepada ke dua belah pihak yaitu Pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Singapura. Dan saat ini pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut baik skema VTL yang akan diterapkan kedepannya,” tuturnya.
“Kami 100 persen sudah siap. Dan sebenarnya kami sudah siap sejak enam bulan lalu. Segala Protokol Kesehatan juga sudah kami terapkan di masing-masing Hotel dan Resort. Kami juga sudah berkomunikasi dengan seluruh Travel Agent maupun owner Hotel dan Resort yang tergabung di BRC,” ungkap Abdul Wahab.
“Saat ini kami sangat berharap kepada Pemerintah Pusat untuk membuka kembali pintu gerbang wisman khususnya wisman Singapura. Karena, 80 persen wisman yang masuk ke Lagoy itu dari Singapura. Selain itu juga akan banyak Investor yang akan berinvestasi di Lagoi kedepannya”. tutupnya. (AZ).
Editor : Ron

