Senin, Mei 4, 2026
Beranda blog Halaman 24

Reward Untuk Perusahaan yang Fasilitasi Peserta MagangHub Kantongi Sertifikasi Kompetensi

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli. (Foto Biro Humas Kemnaker)

Jakarta, GK.com — Reward dan prioritas program bagi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi kompetensi peserta Magang Nasional (MagangHub) di siapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah dalam memastikan program pemagangan tidak berhenti sebagai pengalaman kerja semata, tetapi benar-benar menjadi jalan bagi peserta untuk memperoleh pengakuan kompetensi yang dibutuhkan saat masuk ke dunia kerja.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam keterangan siaran pers Biro Humas Kemnaker, Senin (06/04/2026) melalui email yang dikirimkan ke Redaksi ini menegaskan, penguatan pemagangan yang terintegrasi dengan sertifikasi kompetensi merupakan strategi penting untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, peserta magang perlu dibekali pengalaman kerja, sekaligus bukti kompetensi yang terstandar agar lebih siap bersaing dan lebih mudah dikenali kebutuhannya oleh dunia industri.

“Kami ingin memastikan program pemagangan tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan memiliki pengakuan resmi melalui sertifikasi kompetensi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” kata Yassierli.

Ia menilai, dunia usaha memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja siap pakai. Karena itu, keterlibatan aktif perusahaan dalam memfasilitasi sertifikasi peserta magang menjadi nilai tambah yang akan terus diperkuat Pemerintah melalui reward dan prioritas program.

Sejalan dengan itu, Direktur Jenderal Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah menyatakan, langkah ini juga bertujuan memastikan peserta magang memperoleh standar kompetensi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan begitu, hasil pemagangan tidak hanya dirasakan saat program berlangsung, tetapi juga memberi manfaat jangka lebih panjang bagi peserta ketika mencari pekerjaan atau memasuki proses rekrutmen.

“Kami sangat mengapresiasi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi bagi peserta magang. Ini penting agar peserta memiliki bukti kompetensi yang terstandar dan diakui dunia industri,” ucap Darmawansyah.

“Perusahaan yang mendukung sertifikasi kompetensi akan diprioritaskan dalam program pemagangan ke depan, serta memperoleh akses yang lebih luas terhadap berbagai layanan dan program strategis ketenagakerjaan. Langkah ini diharapkan menciptakan hubungan yang saling menguatkan antara Pemerintah, dunia usaha, dan peserta magang, sehingga pemagangan benar-benar menghasilkan manfaat yang terukur,” tutur Darmawansyah.

Saat ini, program pemagangan Nasional diikuti sekitar 100 ribu peserta yang tersebar di berbagai Perusahaan, Kementerian, dan Lembaga. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Untuk Batch I, sebanyak 14.952 peserta dijadwalkan menyelesaikan masa pemagangan pada 19 April 2026 mendatang.

Sebagai bentuk pengakuan atas partisipasi peserta, Kemnaker juga memastikan setiap peserta memperoleh dokumen sesuai durasi keikutsertaannya. Peserta yang menyelesaikan program selama 6 bulan akan mendapatkan sertifikat magang, sedangkan peserta yang mengikuti lebih dari 3 bulan namun kurang dari 6 bulan akan memperoleh surat keterangan. Bagi peserta, dokumen ini penting sebagai bekal awal untuk menunjukkan pengalaman dan kesiapan kerja secara lebih meyakinkan.

“Hal ini menjadi bekal penting bagi peserta magang untuk benar-benar siap masuk ke dunia kerja”. tegasnya.

Ke depan, Kemnaker akan terus memperluas akses sertifikasi kompetensi melalui penguatan kerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan mitra industri di berbagai sektor. Melalui langkah ini, Kemnaker menargetkan pemagangan tidak hanya membuka kesempatan belajar di tempat kerja, tetapi juga melahirkan tenaga kerja yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing tinggi. (Red/*)

Editor: Milla

Perpisahan SMA Negeri 1 Tanjungpinang, Momentum Penuh Makna Menuju Generasi Unggul

SMAN 1 Tanjungpinang saat menggelar perpisahan. (Foto gerbangkepri.com/Hasbiadi)

Tanjungpinang, GK.com – Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai acara perpisahan siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Tanjungpinang yang digelar dengan meriah dan penuh kreativitas oleh para siswa di Hotel CK Tanjungpinang.

Ketua panitia sekaligus mewakili siswa, Raka Andika Pratama menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh angkatan yang telah berkontribusi dalam mensukseskan acara tersebut. Ia juga menekankan bahwa kebersamaan yang terjalin tidak lepas dari berbagai tantangan yang telah di lalui bersama.

“Kita bisa berada di posisi malam ini karena telah melewati banyak tantangan dan halangan sebelumnya,” ujar Andika Pratama pada Senin (06/04/2026) Pukul 20.30 WIB.

Dari pihak orang tua, sekaligus perwakilan dari orang tua siswa, Diana menyampaikan apresiasi atas dukungan Sekolah yang telah memungkinkan terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan acara berlangsung.

Sementara itu, Ketua Komite sekolah, Abdullah, S.Sos menegaskan bahwa perpisahan bukan sekadar seremoni, melainkan sebagai momen penting dalam perjalanan hidup siswa.

“Ini adalah titik transisi menuju fase kehidupan yang lebih menantang dan menuntut kedewasaan,” katanya.

Lalu, Kepala SMAN 1 Tanjungpinang Drs. Kariadi turut memberikan apresiasi atas kreativitas siswa dalam menyelenggarakan acara tersebut.

Ia menilai kegiatan ini sebagai bagian dari proses pembelajaran yang berharga.

“Kami memberikan ruang kepada siswa untuk berkreasi, karena ini merupakan pengalaman yang sangat berharga”. tuturnya.

Acara perpisahan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum refleksi bagi para siswa sebelum melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Harapan besar pun disematkan agar para lulusan mampu meraih cita-cita dan membawa nama baik sekolah di masa depan. (HB)

Editor: Endang

Sisa Rp 120 T Dana Pemerintah Ada di BI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Tangkapan layar youtube Kemenkeu RI)

Jakarta, GK.com – Hingga saat ini, sisa Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan di Bank Indonesia (BI) tercatat ada sekitar Rp 120 triliun. Hal ini diungkap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Rapat bersama Komisi XI DPR RI, Senin (06/04/2026).

“Angka itu merupakan kalkulasi setelah terjadi pengalihan penempatan dana Pemerintah di perbankan sekitar Rp 300 triliun. Rp 200 triliun penempatan di bank, saya tambah lagi Rp 100 triliun, dan sisanya Rp 120 masih di BI,” terang Purbaya.

“SAL yang dimiliki Pemerintah hingga saat ini mencapai Rp 420 triliun, karena dana Pemerintah yang ditaruh di perbankan sebesar Rp 300 triliun dapat diambil kapan saja. Dan ada saat bersamaan nantinya uang Pemerintah akan bertambah, khususnya dari penerimaan pajak,” ujarnya.

“Tapi management cash-nya adalah sedemikian rupa, sehingga kita tidak mengganggu suplai uang di pasar. Tadi kan 19% tuh M0 [uang beredar] pertumbuhannya. Jadi bisa tumbuh 22% lebih, tapi bertahap ya. Artinya ekonominya berjalan,” kata Purbaya.

Dijelaskan Purbaya, defisit anggaran pada tahun lalu mencapai 2,92% Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, dia memperkirakan hasil audit Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), defisit anggaran 2025 akan lebih rendah menjadi sekitar 2,8%. Hal ini akan menambah dana Pemerintah di BI.

“Itu memberikan ruang, jadi ada dana tidak dipakai. Itu memberikan tambahan tahun ini SAL-nya. Di satu sisi itu jelek, karena saya gagal bisa ngabisin uang, tetapi di sisi lain bagus ketika ada seperti ini, kita masih ada tambahan bantalan tadi. Jadi anggaran kita aman,” ujarnya.

Dalam berbagai kesempatan, Purbaya memang menegaskan SAL akan menjadi bantalan Pemerintah ketika Presiden Prabowo Subianto menahan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di tengah harga minyak dunia yang melonjak lebih dari US$100/barel.

Sebelumnya, Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef, M Rizal Taufikurahman menilai rencana tersebut mencerminkan kualitas perencanaan fiskal yang lemah, karena persoalan diselesaikan dengan solusi jangka pendek. Menurut dia, penggunaan SAL untuk menutup defisit APBN 2026 sejatinya merupakan instrumen pembiayaan jangka pendek, karena tidak menambah utang baru dan dapat meredam tekanan likuiditas Pemerintah.

“Pemerintah seharusnya memperbaiki keseimbangan postur penerimaan dan belanja secsra fundamental agar berdampak dalam jangka panjang atau berkelanjutan Ini bukan solusi struktural. Ketergantungan berlebihan pada SAL mencerminkan melemahnya kualitas perencanaan fiskal, karena Pemerintah menggunakan ‘tabungan masa lalu’ untuk membiayai kebutuhan saat ini, bukan memperbaiki keseimbangan penerimaan dan belanja secara fundamental,” tutur Rizal. (Red/*)

Editor: Milla

Australia Kalahkan Malaysia

Australia Kalahkan Malaysia. (Dok. FAM)

Thailand, GK.com – Australia sukses mengalahkan Malaysia dengan skor 2-1 pada Senin (06/04/2026), hingga membuat Klasemen Piala AFF Futsal 2026 mengalami perubahan.

Usaha Australia untuk menyamakan skor tak kunjung berhasil hingga babak pertama tuntas. Malaysia pun mampu mempertahankan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, Australia berhasil menyamakan kedudukan lewat sepakan Tyler Garner saat memasuki menit ke- 27 atau saat babak kedua berjalan tujuh menit.

Garner mampu memanfaatkan kesalahan Harimau Malaya yang bermain-main di wilayah sendiri.

Selepas cetak gol penyeimbang, Socceroos berbalik menguasai jalannya pertandingan dan membuat permainan Malaysia berantakan.

Petaka bagi Malaysia, Australia sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1 pada menit ke- 35. Gol kedua Australia dicetak oleh Ethan De Melo.

Hasil ini membuat Australia menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup B di bawah Timnas Indonesia. Tim Garuda berhak memimpin klasemen berkat unggul selisih gol lantaran menang 7-0 atas Brunei Darussalam.

Klasemen Grup B Piala AFF Futsal usai Australia Kalahkan Malaysia:
1. Indonesia (3)
2. Australia (3)
3. Malaysia (0)
4. Brunei Darussalam (0)

Untuk diketahui, bertanding di GOR Nonthaburi, Thailand, Malaysia unggul lebih dulu lewat gol yang dilesakkan Adam Rayyan pada menit ketujuh. (*)

Editor: Milla

Anggota DPRD Batam Hadiri Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Vihara Buddha Mahakaruna

Anggota DPRD Batam Budi Mardiyanto, S.E saat menghadiri Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Vihara Buddha Mahakaruna.

Batam, GK.com – Anggota DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto, S.E menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Vihara Buddha Mahakaruna, Senin (06/04/2026). Kehadiran Budi Mardiyanto saat itu menunjukkan dukungan penuh Pemerintah terhadap pembangunan sarana keagamaan serta pembinaan umat Buddha di daerah.

“Semoga vihara ini dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas”. ujar Budi Mardiyanto.

Dengan dimulainya pembangunan Vihara Buddha Mahakaruna yang menjadi momentum penting bagi umat Buddha dalam mewujudkan sarana ibadah dan pengembangan spiritual itu, diharapkan ke depan akan lahir pusat pembinaan umat yang tidak hanya memperkuat praktik keagamaan, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai kebajikan, toleransi, dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Batam. (Rd)

Editor: Endang

Revitalisasi Underpass Pelita Sebagai Langkah Strategis Untuk Memastikan Keselamatan

Revitalisasi Underpass Pelita. (Foto BP Batam)

Batam, GK.com – Pembangunan Infrastruktur melaksanakan proyek Revitalisasi Underpass Pelita sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas infrastruktur dan penataan wajah kota.

Underpass Pelita merupakan jalur strategis yang menghubungkan kawasan Pemerintahan dan komersial Batam Center dengan pusat bisnis dan pariwisata di kawasan Nagoya.

Selain berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, underpass ini juga menjadi infrastruktur ikonik sebagai satu-satunya underpass di Kota Batam.

Seiring waktu, kondisi underpass mengalami penurunan dari sisi fungsi maupun estetika.

Coretan vandalisme, pencahayaan yang belum optimal, serta sistem drainase yang kurang berfungsi maksimal berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Menjawab kondisi tersebut, BP Batam melakukan revitalisasi menyeluruh dengan lingkup pekerjaan meliputi penataan lanskap melalui penanaman tanaman hias, pembersihan saluran drainase, pengecatan ulang dinding, marka jalan dan kanstin, pemasangan light box berisi visi pembangunan Kota Batam, serta perbaikan sistem penerangan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menuturkan, proyek ini dilaksanakan pada April hingga Mei 2026 dengan durasi pekerjaan selama dua bulan.

Underpass ini nantinya direncanakan memiliki dimensi panjang ±90 meter, lebar ±18 meter, dan tinggi ±5 meter, dengan sumber pendanaan berasal dari anggaran pemeliharaan Direktorat Pembangunan Infrastruktur BP Batam dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemerintah Kota Batam.

Amsakar menyampaikan bahwa revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Revitalisasi Underpass Pelita merupakan langkah strategis untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat. Kami ingin menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya berfungsi optimal, tetapi juga memiliki nilai estetika sebagai representasi kemajuan Kota Batam,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa peningkatan kualitas pencahayaan dan sistem drainase menjadi prioritas guna meminimalkan risiko kecelakaan, serta mencegah terjadinya genangan air yang dapat merusak badan jalan.

“Dengan perbaikan yang dilakukan secara menyeluruh, kami optimistis Underpass Pelita akan kembali menjadi jalur yang aman, nyaman, dan membanggakan bagi masyarakat Batam,” harapnya.

Saat ini, progres pekerjaan telah berjalan, meliputi proses penanaman tanaman hias, pembersihan saluran drainase, serta tahap pengukuran lapangan untuk pengecatan, pemasangan light box, dan perbaikan penerangan.

Melalui revitalisasi ini, Amsakar berharap dapat meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memperkuat identitas kota.

“Tidak hanya underpass, secara bertahap, BP Batam juga akan melakukan revitalisasi di kawasan lainnya”. ujarnya, Senin 06/04/2026)

Berkenaan dengan hal tersebut, masyarakat diimbau untuk turut menjaga fasilitas umum serta menghindari tindakan vandalisme demi keberlanjutan manfaat bersama. (*)

Editor: Milla