Jakarta, GK.com – Terkait isu yang berkembang tentang keluhan sejumlah investor China mengenai iklim investasi di Indonesia yang dinilai tidak ramah bisnis, lalu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempersilakan investor asing untuk minggat dari Indonesia atau mempersilahkan investor asing mencari Negara lain apabila tidak cocok dengan kebijakan di Indonesia, Kementerian Keuangan melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) bersuara.
Kementerian menegaskan, bahwa kabar tersebut tidak benar, dan tidak ada pernyataan resmi dari Menkeu Purbaya sebagaimana yang beredar luas di masyarakat. Karena itu, publik diminta lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Berita yang beredar mengenai pernyataan Menkeu Purbaya yang mempersilahkan investor asing mencari Negara lain jika tidak cocok dengan kebijakan Indonesia merupakan berita hoaks,” tulis keterangan PPID Kementerian Keuangan, dikutip pada Sabtu (16/05/2026).
“Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menkeu Purbaya,” lanjut keterangan tersebut.
Sebelumnya, isu tersebut ramai diperbincangkan setelah muncul kabar yang menyebut Pemerintah merespons kritik investor asing dengan nada keras. Narasi itu kemudian memicu beragam reaksi di Media Sosial dan kalangan pelaku usaha.
Seperti diketahui, dalam surat tersebut, para pelaku usaha mengeluhkan berbagai kebijakanPemerintah dan sejumlah masalah di Tanah Air. Adapun, keluhannya antara lain mengenai kenaikan pajak dan royalti, pengetatan aturan devisa hasil ekspor (DHE), pengurangan kuota bijih nikel, hingga dugaan praktik penegakan hukum yang dinilai berlebihan dan membuka ruang korupsi maupun pemerasan.
Terkait dengan aturan DHE Sumber Daya Alam (SDA), Purbaya menuturkan, kebijakan ini seharusnya tidak menganggu. Menurutnya, ada klausa aturan dimana perusahaan yang tidak pinjam uang di Indonesia bisa terbebas dari aturan DHE SDA. Dengan pengecualian ini, seharusnya perusahaan atau pengusaha China tidak ada masalah. (FJ/*)
Editor: Milla
Isu Menkeu Persilakan Investor Asing Pergi Dari RI Tidak Benar, Berikut Penjelasannya
BP Batam Lakukan Operasi TMC
Batam, GK.com – Menghadapi fenomena kemarau panjang yang berpotensi berlangsung pada Juni hingga Agustus 2026 mendatang, salah satu upaya strategis BP Batam dengan melakukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).
Hal ini dikatakan Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano yang menegaskan jika langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga volume air di sejumlah waduk agar tetap aman dan berada pada elevasi maksimum, sehingga pendistribusian air bersih untuk masyarakat, maupun sektor industri dapat berjalan optimal tanpa gangguan.
“Kami berharap operasi Teknologi Modifikasi Cuaca ini dapat memberikan dampak besar terhadap ketersediaan di Waduk Nongsa, Sei Harapan, Mukakuning, Tembesi dan Duriangkang yang saat ini masih menjadi perhatian utama akibat penurunan permukaan air baku yang cukup signifikan,” ujar Denny.
“Kami merencanakan modifikasi cuaca ini sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan El Nino, meskipun hujan masih turun, sering kali tidak jatuh di area tangkapan waduk. Oleh karena itu, kami berupaya agar hujan dapat diarahkan ke wilayah waduk, sehingga dapat membantu menambah cadangan air untuk memenuhi masyarakat”. ungkap Denny di kutip dari Mensos resmi BP Batam. (Rd/*)
Editor: Milla
Lis Darmansyah: Perampingan OPD Difokuskan Untuk Pembangunan Dan Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat
Tanjungpinang, GK.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang tengah mematangkan rencana perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai langkah efisiensi birokrasi dan penataan anggaran daerah. Kebijakan pengurangan jumlah OPD dari 32 menjadi 26 tersebut diharapkan mampu mengurangi beban belanja rutin Pemerintah, sekaligus memaksimalkan penggunaan anggaran untuk pembangunan yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat.
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan, rencana perampingan OPD ini dilakukan berdasarkan hasil kajian yang telah disiapkan Pemerintah Daerah.
BACA JUGA: 👇👇👇
Perampingan OPD tersebut dilakukan agar anggaran Pemerintah tidak terlalu banyak terserap untuk kebutuhan rutin birokrasi, sehingga dana yang ada bisa lebih difokuskan pada pembangunan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.
“Dasar itulah kita coba merampingkan OPD supaya tidak terlalu banyak menghabiskan anggaran untuk hal-hal yang bersifat rutin,” ujarnya melalui sambungan telepon kepada gerbangkepri.com pada Sabtu (16/5/2026) Pukul 15.50 WIB.
Ia mengatakan, efisiensi anggaran nantinya akan diprioritaskan untuk penataan kota serta perbaikan infrastruktur Pemerintah yang masih membutuhkan perhatian.
“Kita fokus untuk penataan kota. Kita juga fokus pada perbaikan infrastruktur Pemerintah atau Kantor Pemerintahan. Masih banyak fasilitas yang perlu diperbaiki, seperti sekolah dan ruang kelas yang bocor,” ungkap Lis.
Lis juga menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait dampak perampingan OPD terhadap posisi pejabat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Menurutnya, seluruh proses saat ini masih dalam tahap pembahasan dan penyesuaian.
Selain itu, ia memastikan pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama, meski nantinya ada penggabungan sejumlah Dinas di lingkungan Pemerintahan.
“Yang jelas, pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan secara maksimal”. tegas Lis.
Ia menambahkan, proses perampingan OPD saat ini masih terus berjalan, dan pembahasannya diperkirakan akan berlanjut setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan selesai dibahas. (DS)
Editor: Endang
Presiden Prabowo Menyaksikan Penandatanganan MoU Bersama Danantara

Jakarta, GK.com – Presiden Prabowo menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dengan Hisense.
Bertempat dikediaman Presiden di Kertanegara, Jakarta pada Jumat (15/05/2026) penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, CTO Danantara Sigit Puji Santosa, dan Chairman Hisense Group Jia Shaoqian.
Dalam Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo menyambut baik minat Hisense untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia, khususnya dalam mendukung agenda pembangunan Nasional, peningkatan investasi, serta penguatan ekosistem industri dalam negeri.
Kerja sama ini juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya Pemerintah dalam menarik investasi yang berkualitas, mendorong transfer teknologi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat daya saing Indonesia di sektor industri strategis.
Turut hadir dan turut menyaksikan langsung sejumlah jajaran Kabinet Merah Putih pada momen tersebut.
Sumber: BPMI Setpres
Editor: Milla
Presiden Tegaskan, Kejaksaan, Kepolisian, Tentara, Kader Partai, Dan Para Jenderal Jangan Sampai Membekingi Berbagai Praktik Ilegal, Perjudian, Serta Korupsi
Nganjuk, GK.com – Dalam pidatonya pada peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026), Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan, serta menegaskan buat para Pejabat, Jendral, Kader Partai, hingga Purnawirawan TNI dan Polri agar tidak membekingi berbagai praktik ilegal yang merugikan masyarakat, serta menjauhi tindakan korupsi.
“Aparat Penegak Hukum dan Institusi Negara harus memperbaiki diri. Ayo mulai berbenah di internal. Mari kita bersih-bersih dari apapun bentuknya praktik penyelewengan maupun korupsi. Kejaksaan, Kepolisian, dan Tentara harus koreksi diri, menghilangkan penyelewengan dan korupsi dari tubuh masing-masing,” tegas Prabowo.
“Jangan sampai Aparat membackingi penyelewengan dan penyelundupan. Backing penyelundupan narkoba dan backing perjudian jangan sampai itu terjadi. Aparat Negara memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan hukum dapat ditegakkan tanpa tebang pilih”. pesan Prabowo. (FL)
Editor: Milla
Campuran Kopi Dan Cengkeh Mampu Menyingkirkan Beberapa Penyakit
Minuman kopi dicampur dengan cengkeh ternyata memiliki khasiat yang sangat besar bagi tubuh.
Seperti yang kita ketahui, kopi merupakan penyumbang terbesar dari kafein, sebuah stimulan yang membantu orang merasa lebih bersemangat. Kafein dari secangkir kopi hitam bisa sangat cepat terserap ke dalam darah hanya dalam waktu 20 menit, dan akan menetap dalam aliran darah selama lebih dari 12 jam.
Sementara cengkeh yang biasanya digunakan sebagai bumbu masakan ini mengandung kalsium, magnesium, dan vitamin E. Satu sendok cengkeh bahkan mengandung energi sebesar 21 kalori, 1 gram karbohidrat, dan 1 gram serat.
Adapun khasiat meminum kopi di campur dengan cengkeh adalah sebagai berikut:
1. Dapat meningkatkan daya ingatan, membantu menjaga saraf agar tetap aktif, serta mencegah demensia (pikun).
2. Mencegah penyakit jantung, mengurangi tingkat peradangan dalam tubuh, dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular (kardio dan vaskuler).
3. Menjaga pikiran dan tubuh agar tetap muda. Karena kafein meningkatkan kadar dopamin dalam tubuh. Dopamin juga bisa secara efektif meningkatkan suasana hati, sehingga bagus sebagai obat terbaik untuk mencegah depresi.
4. Mengurangi risiko diabetes tipe 2, karena mampu mengatur insulin yang melewati batas pada calon penderita diabetes, apalagi jika penyakit itu menurun dalam keluarga.
5. Meningkatkan fungsi kognitif otak, dan membuat seseorang menjadi pintar selama periode waktu tertentu.
6. Mampu menguatkan antioksidan Secangkir kopi yang di campur cengkeh juga mengandung vitamin B2, B3, B5, zat mangan, magnesium, dan potasium.
Penulis: ALI






