Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 104

Dalam Rapat Paripurna, Pemko Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD Soal Raperda APBD 2026

Dalam Rapat Paripurna, Pemko Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD Soal Raperda APBD 2026.

Batam, GK.com – Dalam Rapat Paripurna yang di gelar oleh DPRD Kota Batam, Senin (15/09/2025), Pemerintah Kota Batam memberikan tanggapan atas pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Batam, terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2026.


Dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamalludin, serta dihadiri oleh Waka I Aweng Kurniawan, Waka II Budi Mardianto, dan Waka III Hendra Asman pada kesempatan itu, Plt Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah mengungkapkan berbagai masukan dari Anggota Dewan dari seluruh Fraksi.


Pemko Batam menyampaikan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan daerah tanpa menambah beban masyarakat, terutama UMKM dan sektor informal, melalui intensifikasi, ekstensifikasi, serta inovasi digital pada pajak dan retribusi daerah. Pemko juga mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah lewat kerja sama dengan pihak swasta.


Di bidang infrastruktur, dikatakan Firmansyah, pengawasan dan monitoring pembangunan juga dilakukan secara berkala guna memastikan tepat waktu, sekaligus meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.


“Prioritas pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan, juga menjadi fokus utama agar layanan dapat diakses dengan cepat dan terjangkau,” tutur Firmansyah.


“Untuk pengentasan kemiskinan, Pemko menjalankan program peningkatan kompetensi tenaga kerja, pelatihan UMKM, perluasan lapangan kerja melalui bursa kerja, serta pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.


“Di aspek lingkungan, penyediaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS), drainase yang memadai, dan penghijauan kota menjadi perhatian penting. Pemko juga mendorong digitalisasi pelayanan publik agar transparan dan akuntabel”. tambahnya.


Fraksi Partai NasDem, Pemko menjawab peningkatan pendapatan retribusi parkir dan pengawasan juru parkir sudah diterapkan sejak September 2025. Pengelolaan sampah ditingkatkan dengan sarana persampahan baru dan pembentukan UPTD.


Fraksi PDI Perjuangan, Pemko menegaskan pelaksanaan pembangunan melibatkan masyarakat dan pengawasan dilakukan melalui sistem elektronik. Pembangunan sarana pendidikan dan kesehatan dipastikan berstandar kualitas dan berkelanjutan.


Fraksi Partai Golkar, Pemko menyampaikan peningkatan fasilitas kesehatan dan program penurunan stunting, serta dukungan terhadap UMKM dan digitalisasi pelayanan publik.


Fraksi PKS, Pemko menyoroti hasil skrining siswa berisiko diabetes dan langkah edukasi pola hidup sehat. Upaya mengatasi kemacetan dan pengendalian inflasi juga dijelaskan.


Fraksi PKB, Pemko memaparkan data pertumbuhan ekonomi dan upaya pengurangan pengangguran. Program beasiswa dan pembinaan pelaku usaha pariwisata juga mendapat perhatian.


Fraksi PAN-Demokrat-PPP, Pemko akan memfasilitasi dokumen kependudukan anak wajib belajar dan melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan serta unit sekolah baru.


Fraksi Hanura-PSI-PKN, Pemko menjelaskan perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi buruh bangunan dan konsistensi alokasi anggaran pendidikan dan kesehatan.


Di akhir tanggapan, Pemko Batam menyadari belum dapat menanggapi seluruh pandangan umum fraksi dan berjanji akan melengkapinya saat pembahasan teknis bersama Badan Anggaran DPRD, dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah. (Red)

Ketua DPRD Batam: ‘Batam Bertanjak’ Perkuat Persatuan Dan Kesatuan Masyarakat

Milad ke- 25 LAM Batam.

Batam, GK.com – Dilaksanakan bersempena Milad ke- 25 LAM Batam dengan mengusung tema “Batam Bertanjak”, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Batam menghadiri acara Silaturahmi Akbar Ormas/Paguyuban se- Kota Batam.


Pada momen itu, Ketua DPRD Kota Batam, H. Muhammad Kamaluddin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Silaturahmi Akbar tersebut.


Menurutnya, kegiatan ini sangat positif, karena mampu mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat di Batam.


“Kami mengucapkan selamat Milad ke- 25 untuk LAM Kota Batam. Tahniah kepada Dato’ dan Datin pengurus LAM yang sangat kami hormati. Kegiatan ini semakin memperkuat kebersamaan dan semangat persatuan untuk menjaga Batam agar tetap aman dan damai,” kata Kamaluddin.


“Terima kasih untuk LAM. Melalui kegiatan Batam Bertanjak ini, khazanah budaya tempatan juga semakin kuat dan lestari,” ucapnya, Minggu (14/9/2025).


Kegiatan yang di gelar Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam di Dataran Engku Putri Batam Center itu, selain dihadiri berbagai paguyuban dan elemen masyarakat Kota Batam juga menyuguhkan beragam hiburan seni tradisi, termasuk penampilan penyanyi Rojer Kajol dari Malaysia. (Red)

SMA Negeri 1 Teluk Sebong Gelar Peringatan Maulid Nabi

SMA Negeri 1 Teluk Sebong Gelar Peringatan Maulid Nabi. (Dok. SMAN 1 Teluk Serbong)

Bintan, GK.com – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, SMA Negeri 1 Teluk Sebong menggelar serangkaian kegiatan di Lapangan Sekolah, Jumat (12/09/2025).

Kepala SMAN 1 Teluk Sebong SUNARDI, S.Pd., M.M. menuturkan, peringatan Maulid Nabi di lingkungan Sekolah bukan sekadar seremonial, tetapi juga sebagai sarana menumbuhkan kecintaan siswa kepada Rasulullah SAW, serta menanamkan teladan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

“Saat ini anak-anak cenderung mencontoh public figure yang tidak selalu layak dijadikan panutan. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan kembali teladan Rasulullah, dan menguatkan nilai agama di tengah derasnya arus Media Sosial,” ujarnya melalu panggilan telepon, Sabtu (13/09/2025) sekitar Pukul 13.00 WIB.

Tahun ini, kegiatan peringatan Maulid Nabi dikemas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya menghadirkan penceramah dari luar, kali ini Sekolah lebih menekankan partisipasi siswa secara langsung.

“Kegiatan dirancang oleh pihak kesiswaan bersama pembina OSIS, serta panitia siswa,” tambahnya.

“Adapun kegiatan yang digelar antara lain lomba membuat bunga telur sebagai bentuk tradisi masyarakat yang melekat dengan peringatan Maulid Nabi dan lomba syarhil Qur’an, dimana setiap kelas wajib mengutus satu regu untuk menyampaikan ceramah yang telah mereka konsep sendiri. Antusiasme siswa juga luar biasa, bahkan para guru pun bangga melihat penampilan anak-anak yang begitu kreatif, dan penuh semangat,” jelas Sunardi.

Acara berlangsung sejak Pukul 07.30 WIB hingga 11.30 WIB, diawali dengan pembukaan oleh Kepala Sekolah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga pelaksanaan lomba.

“Melalui kegiatan ini, Sekolah berharap dapat menumbuhkan semangat religiusitas, sekaligus memperkuat karakter peserta didik sesuai dengan tujuan pendidikan Nasional. Dan kegiatan ini terlaksana bertujuan untuk menanamkan nilai keimanan, ketakwaan, dan pembentukan karakter siswa”. harapnya. (DS)

Harga Ikan di Pasar Meroket, ini Penyebabnya

Suasana Pasar KUD, Tanjungpinang. (Dok. GK/Kafyan)

Tanjungpinang, GK.com – Harga ikan yang tiba-tiba meroket tajam, membuat pedagang dan pembeli sama-sama mengeluhkan kondisi tersebut. Cuaca ekstrem yang melanda perairan Kepulauan Riau disebut sebagai penyebab utama naiknya harga tersebut.

Sabtu (13/9/2025) sekitar pukul 12.00 WIB, Budi (40) salah satu pedagang di Pasar KUD mengaku kewalahan menghadapi kondisi ini.

“Sejak cuaca buruk, harga ikan naik terus. Nelayan jarang melaut, tangkapan berkurang, jadi pasokan ke pasar menipis,” ungkapnya.

Menurut Budi, ikan kembung, tongkol, dan selar adalah jenis yang mengalami kenaikan paling signifikan. Harga kembung yang biasanya diangka Rp 30 ribu per kilogram, kini menembus Rp 50 ribu. Tongkol naik dari Rp 28 ribu menjadi Rp 45 ribu, sementara selar melesat dari Rp 25 ribu ke Rp 40 ribu per kilogram. Meski stok masih ada, jumlahnya tidak sebanding dengan kebutuhan pembeli.

“Barang masuk sedikit, cepat habis. Kalau belanja pagi-pagi masih bisa dapat, tapi siangnya sudah kosong,” ujarnya.

Kenaikan harga ini membuat pola belanja konsumen berubah drastis. Salah satunya dialami oleh Ibu Lia, seorang pembeli setia di pasar tersebut.

“Biasanya saya beli ikan agak banyak untuk stok. Tapi sekarang, karena mahal, saya terpaksa beli lebih sedikit. Kadang malah ganti lauk ke ayam atau tahu-tempe,” keluh Lia.

Baik pedagang maupun pembeli sama-sama berharap harga segera normal kembali.

“Kalau nelayan sudah bisa melaut lancar lagi, pasokan stabil, harga otomatis ikut turun. Itu yang kita tunggu-tunggu”. tutup Budi.

Sementara itu, pihak pasokan ikan menyampaikan statement resmi terkait kondisi ini. Melalui Asep, disebutkan bahwa penyesuaian harga pembelian merupakan langkah untuk mendukung nelayan yang terdampak cuaca ekstrem, sekaligus menjaga agar pasokan ikan tetap tersedia di pasar. Konsumen diimbau untuk memahami situasi ini sebagai dampak alam yang tidak dapat diprediksi. (KF)

Syarat-Syarat yang Harus Dipenuhi Sebelum Menjadi Pendonor

Penanggungjawab Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Tanjungpinang, dr. Nugraheni. (Dok. GK/Dwi)

Tanjungpinang, GK.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tanjungpinang terus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah. Hal ini disampaikan oleh dr. Nugraheni selaku Penanggungjawab Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Tanjungpinang, saat menjelaskan persyaratan sekaligus program peningkatan partisipasi donor darah.

Menurutnya, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum menjadi pendonor.

“Umur minimal 17 tahun, berat badan minimal 50 kilogram, serta tekanan darah berada di kisaran 110/70 hingga 160/90. Selain itu, calon pendonor harus tidur malam minimal 6 jam agar kondisi tubuh optimal,” terang dr. Nugraheni.

“Untuk perempuan, terdapat ketentuan tambahan, yakni tidak sedang hamil, menyusui, atau menstruasi. Pendonor juga tidak boleh dalam kondisi sakit, termasuk sakit gigi, serta tidak memiliki riwayat penyakit tertentu. Kami juga melakukan pemeriksaan lebih mendalam bagi pendonor baru, termasuk riwayat kesehatan dan pemeriksaan jantung,” paparnya, Jumat (12/9/2025), Pukul 11.00 WIB.

Lebih lanjut, dr. Nugraheni menegaskan bahwa PMI Tanjungpinang telah memetakan komunitas-komunitas donor darah yang ada di kota Tanjungpinang. Jaringan tersebut akan dioptimalkan, khususnya untuk kebutuhan darah segar (fresh blood), terutama trombosit yang tidak dapat disimpan lama di bank darah.

“Darah trombosit tidak bisa bertahan lama, karena faktor pembekuan cepat rusak, sehingga harus diberikan dalam waktu maksimal lima jam pasca diambil. Karena itu, kami sudah menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas donor, agar ketika ada kebutuhan darurat, bisa segera terpenuhi,” ujarnya di lobi Kantor PMI Tanjungpinang.

“Melalui langkah ini, PMI berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk rutin mendonorkan darah, mengingat kebutuhan darah di Tanjungpinang terus ada setiap harinya”. tuturnya. (DS)

Cegah TPPO, Kasi Tikim: Silakan Konsultasi ke Instansi Terkait, Jangan Takut Bertanya

Kepala Seksi Teknologi dan Komunikasi Keimigrasian Tanjungpinang, Ryanwantri Nurfatimah. (Dok. GK/Kafyan)

Tanjungpinang, GK.com – Kantor Imigrasi Tanjungpinang menegaskan komitmennya dalam memperkuat upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), khususnya yang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Salah satu langkah yang dilakukan adalah profiling terhadap pemohon saat proses pembuatan paspor.

Kepala Seksi Teknologi dan Komunikasi Keimigrasian Tanjungpinang, Ryanwantri Nurfatimah menjelaskan, apabila terdapat indikasi kuat calon korban TPPO, pihak Imigrasi akan melakukan pendalaman hingga akhirnya menunda penerbitan paspor.

“Kalau sudah ada pengakuan atau indikasi jelas, paspor akan di tunda pembuatannya melalui proses DHP. Begitu juga di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) pelabuhan, jika terindikasi akan menjadi korban, keberangkatannya juga kita cegah,” tegas Ryanwantri, Jumat, (12/09/2025) pukul 11.00 WIB.


Data mencatat, sejak Januari hingga Agustus 2025, terdapat 72 paspor yang ditunda pembuatannya, serta 9 penundaan keberangkatan di pelabuhan. Meski jumlahnya tidak sebesar Batam, potensi kasus TPPO tetap menjadi perhatian serius.

Selain pencegahan di jalur administratif, Imigrasi Tanjungpinang juga gencar melakukan edukasi kepada masyarakat melalui program Desa Binaan, penyuluhan di Kelurahan, serta sosialisasi bersama tokoh masyarakat. Masyarakat diingatkan agar tidak mudah tergiur iming-iming pekerjaan bergaji besar di Luar Negeri tanpa prosedur resmi.

“Kondisi ekonomi memang sulit, tapi masyarakat perlu tahu, bahwa bekerja di Luar Negeri tanpa prosedur justru berisiko besar. Kami terus memberikan edukasi melalui Media Sosial (Mensos), Jurnalis, hingga turun langsung ke desa-desa. Jangan mudah percaya janji-janji oknum, apalagi diminta membayar sejumlah uang dengan iming-iming pekerjaan,” ungkap Ryanwantri.

Ia menegaskan, Imigrasi berperan pada aspek pencegahan, sementara penanganan korban TPPO dilakukan bersama instansi lain seperti BP2MI dan Kepolisian. Untuk itu, masyarakat dihimbau agar mencari informasi resmi sebelum memutuskan bekerja di Luar Negeri.

“Kami selalu arahkan, kalau ingin bekerja secara legal, silakan konsultasi ke instansi terkait. Jangan takut bertanya. Masyarakat sekarang sudah cerdas, tinggal lebih teliti agar tidak terhipnotis janji palsu. Ingat, yang terlihat menggiurkan bisa saja justru berbahaya”. pesan Ryanwantri. (KF)