Sleman, GK.com – Timnas Indonesia U-19 mulai mematangkan persiapan untuk menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 yang akan menggunakan sistem berbeda dari edisi sebelumnya. Perubahan format dari AFC membuat persaingan diperkirakan lebih ketat, sehingga tim pelatih meminta para pemain segera beradaptasi dengan pola kompetisi baru tersebut.
Pelatih Nova Arianto menilai regulasi anyar itu akan membuat setiap pertandingan memiliki tekanan lebih besar. Karena itu, ia meminta para pemain tidak hanya siap secara teknik, tetapi juga memiliki mental bertanding yang kuat ketika menghadapi lawan-lawan dari berbagai Negara Asia.
Menurut Nova, saat ini fokus tim bukan hanya membangun permainan saja, tetapi juga meningkatkan konsistensi dan kedisiplinan pemain selama menjalani pemusatan latihan. Ia ingin skuad Garuda Muda mampu tampil stabil dalam seluruh pertandingan, mengingat peluang lolos akan sangat ditentukan oleh hasil di fase awal kompetisi.
Selain mempersiapkan strategi permainan, tim pelatih juga terus memantau perkembangan sejumlah pemain muda potensial, termasuk pemain diaspora yang berpeluang memperkuat Indonesia. Seleksi dilakukan untuk mencari komposisi terbaik sebelum menghadapi turnamen resmi dalam waktu dekat.
Di sisi lain, AFC disebut mulai menerapkan pembagian level kompetisi dalam babak kualifikasi. Sistem tersebut membuat tim yang gagal bersaing bisa turun ke jalur pengembangan, sementara tim terbaik akan tetap berada di level utama Asia.
Timnas Indonesia U-19 saat ini masih menjalani rangkaian latihan intensif di Yogyakarta. Program tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju Piala AFF U-19 2026, sekaligus Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 yang akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. (YY)
Editor: Milla

