Bintan, GK.com – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PBA menggelar Workshop Multimedia bertema “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Wordwall” di Ruang Multimedia Kampus STAIN Sultan Abdurrahman Kepri.
Kegiatan tersebut terlaksana sebagai upaya meningkatkan kemampuan digital mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan yang terus berkembang. Workshop diikuti seluruh mahasiswa PBA STAIN SAR Kepri, serta dihadiri sejumlah perwakilan Sekolah Dasar (SD) dan organisasi mahasiswa di lingkungan Kampus.
Suasana workshop berlangsung aktif dan penuh antusiasme. Peserta dari berbagai latar belakang terlihat terlibat dalam diskusi maupun praktik langsung terkait penggunaan media pembelajaran digital.
Ketua panitia Muhammad Derwin dalam sambutannya berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dalam menciptakan media pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik bagi peserta didik.
Sementara itu, Ketua HMPS PBA Rido Constance menilai kemampuan memanfaatkan teknologi pembelajaran menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki calon pendidik di era digital saat ini. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu menghadirkan metode belajar yang kreatif dan menyenangkan.
Sekretaris Prodi PBA STAIN SAR Kepri, Dr. Amrul Luthfi, M.Pd yang juga mewakili Ketua Program Studi mengatakan, penggunaan media digital dalam proses pembelajaran kini menjadi kebutuhan penting di dunia pendidikan.
“Calon pendidik harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi pembelajaran. Penguasaan media digital seperti Wordwall dapat menjadi sarana efektif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik masa kini”. ungkapnya melalui pesan Whatsap, Selasa (12/05/2026) Pukul 17.15 WIB.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan pelatihan mengenai penggunaan platform Wordwall sebagai media pembelajaran interaktif. Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai fitur seperti pembuatan kuis, permainan edukatif, hingga aktivitas pembelajaran digital yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Arab.
Tidak hanya menerima materi teori, peserta juga langsung mempraktikkan pembuatan media pembelajaran menggunakan perangkat masing-masing. Pendekatan praktik langsung itu dinilai membantu peserta lebih memahami pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa PBA STAIN SAR Kepri diharapkan mampu meningkatkan kreativitas, kompetensi digital, dan kemampuan pedagogis dalam merancang pembelajaran Bahasa Arab yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan modern. (DS)
Editor: Milla

