Rabu, Maret 4, 2026
BerandaKepulauan RiauBatamDiskum Batam Targetkan 64 Koperasi Merah Putih Terbentuk Sebelum Juli

Diskum Batam Targetkan 64 Koperasi Merah Putih Terbentuk Sebelum Juli

BATAM, GK.com — Enam koperasi kelurahan yang tergabung dalam program Koperasi Merah Putih di Kota Batam, Kepulauan Riau, telah resmi terbentuk dengan legalitas hukum lengkap. Pembentukan koperasi ini merupakan bagian dari program nasional yang menargetkan satu koperasi aktif di setiap desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kota Batam Hendri Arulan menjelaskan bahwa keenam koperasi tersebut telah memiliki akta notaris dan Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Keenamnya berada di Kelurahan Air Raja, Sembulang, Sijantung, Subangmas, Tanjung Buntung, dan Sungai Langkai.

“Dari total 64 kelurahan di Kota Batam, seluruhnya sudah melaksanakan musyawarah kelurahan. Sampai hari ini, 34 kelurahan telah masuk tahap pemberkasan, dan enam koperasi telah rampung secara hukum,” ujar Hendri, Senin (2/6/2025), di Batam.

Pembentukan koperasi dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari musyawarah kelurahan, pembentukan pengurus, penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), hingga pengurusan akta notaris.

Hendri menegaskan bahwa inisiatif pembentukan koperasi berasal dari masyarakat di tiap kelurahan, dengan dukungan fasilitasi dari pemerintah. “Masyarakat menentukan bentuk dan arah usahanya. Bisa bergerak di bidang simpan pinjam, sembako, pengadaan obat, atau kemitraan dengan UMKM,” kata dia.

Untuk biaya pengurusan akta, sementara ditanggung kelurahan dan akan diklaim ke Pemerintah Provinsi Kepri. Biaya pembuatan akta koperasi diperkirakan maksimal Rp 2,5 juta per unit.

Target Diskum Batam adalah seluruh koperasi kelurahan memiliki legalitas penuh paling lambat 30 Juni 2025. Selanjutnya, peluncuran nasional koperasi resmi dijadwalkan berlangsung pada 12 Juli 2025.

“Setelah peluncuran, kami akan masuk ke tahap pembinaan koperasi. Mulai dari pelatihan manajemen, tata kelola, hingga penyusunan proposal usaha,” ujar Hendri.

Diskum Batam berharap proses pembentukan koperasi di seluruh kelurahan berjalan lancar sehingga setiap koperasi bisa segera beroperasi dan berkontribusi bagi ekonomi lokal. (hdm)

Berita Terkait

Berita Populer