Sabtu, April 18, 2026
BerandaKepulauan RiauKarimunPajak MLB Jadi Penyumbang Terbesar PAD Karimun, Sementara Kesehatan Tertinggi di Sektor...

Pajak MLB Jadi Penyumbang Terbesar PAD Karimun, Sementara Kesehatan Tertinggi di Sektor Retribusi

Karimun, GK.com – Sampai saat ini, sektor Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MLB) masih menjadi penyumbang terbesar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Karimun. Pajak MLB tersebut meliputi komoditas seperti granit dan pasir yang selama ini menjadi sektor unggulan di Karimun.

“Sementara untuk sektor retribusi, yang terbesar adalah retribusi kesehatan,” ujar Kabid Pajak Daerah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karimun T. Suzan Friana.

Ia mengatakan, untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, pihaknya terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara berkala. Pengawasan dilakukan dengan turun langsung ke lapangan, termasuk ke restoran dan hotel.

“Dalam pengawasan itu kami melakukan pemasangan alat perekam transaksi di restoran dan hotel. Jadi setiap transaksi yang dilakukan akan langsung terekam dan masuk ke sistem kami,” jelas Suzan Friana di Ruang Kerjanya, Kamis (26/02/2026).

Selain pengawasan, Bapenda Karimun juga terus mendorong transformasi digital dalam sistem pembayaran pajak guna memudahkan masyarakat.

Saat ini, pembayaran pajak sudah berbasis e-billing melalui aplikasi, sehingga wajib pajak tidak perlu lagi datang langsung ke kantor untuk melakukan pembayaran. Namun demikian, penerapan sistem digital tersebut masih dalam tahap sosialisasi.

Ia mengakui, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang memilih datang langsung ke kantor untuk melakukan pembayaran.

“Untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), layanan pembayaran juga telah tersedia secara online. Dengan sistem tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah dan cepat dalam memenuhi kewajiban perpajakan tanpa harus datang ke kantor pelayanan”. ujarnya Pukul 09.45 WIB.

Melalui penguatan pengawasan dan digitalisasi sistem pembayaran, Bapenda Karimun optimis tingkat kepatuhan wajib pajak akan terus meningkat dan berdampak pada optimalisasi PAD. (DW)

Berita Terkait

Berita Populer