Batam, GK.com – Dalam rangka meningkatkan transparansi dan mempertahankan kepercayaan publik, Badan Pengusahaan (BP) Batam menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang bertajuk “Evaluasi Hasil Monev KIP 2023 dan Persiapan Monev KIP 2024”. Acara ini berlangsung di Hotel Radisson, Medan, pada Selasa, 6 Mei 2024.
FGD ini dihadiri oleh para pejabat dari 24 unit di lingkungan BP Batam, termasuk Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat, Arya Sandhiyuda, dan Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat, Fathul Ulum. Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, membuka acara dan menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan layanan informasi publik.
Meskipun BP Batam telah mendapatkan predikat informatif selama empat tahun terakhir, Wahjoe menegaskan bahwa masih ada ruang untuk peningkatan, khususnya dalam pemahaman tata cara dan proses pelaksanaan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
Acara ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi organisasi dan membangun kepercayaan masyarakat melalui informasi yang transparan. Arya Sandhiyuda mengapresiasi upaya BP Batam dan menyarankan pentingnya memiliki formula khusus untuk mewujudkan UU KIP dengan lebih efektif.
Kehadiran para pejabat seperti Ariastuti Sirait, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, serta staf lainnya, menandakan komitmen BP Batam dalam memajukan keterbukaan informasi publik. Langkah-langkah yang diambil oleh BP Batam diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi lain dalam mengelola keterbukaan informasi publik yang lebih baik.(*)

