Sabtu, Juni 22, 2024
spot_img

Kuala Riau Tanjungpinang, Proyek yang Didanai Hibah MCC AS

Tanjungpinang, GK.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah mengajukan proyek pengembangan Pelabuhan Kuala Riau (Pelantar I dan II) Tanjungpinang kepada Millenium Challenge Corporation (MCC) Amerika Serikat. Proyek ini kini memasuki tahap studi kelayakan yang dimulai dengan rapat pembukaan di Gedung Daerah Provinsi Kepri pada hari Rabu (4/10/2023).

Proyek pengembangan Pelabuhan Kuala Riau diperkirakan membutuhkan dana sebesar USD 49 juta atau Rp766,1 miliar, namun angka pastinya akan ditentukan setelah studi kelayakan selesai. Studi kelayakan ini menggunakan metode Good Practice Infrastructure Projects (GPIP) Options dan dilaksanakan oleh konsultan PricewaterhouseCoopers (PwC) bekerja sama dengan konsultan lain seperti Mott Macdonald, Seaport Consultant Asia, ESC, dan Indonesia Infrastructure Finance. Studi kelayakan ini akan berlangsung selama 12 bulan untuk memastikan proyek pengembangan Pelabuhan Kuala Riau dapat berjalan dengan optimal.

Proyek pengembangan Pelabuhan Kuala Riau didanai oleh hibah dari Millenium Challenge Corporation (MCC) Amerika Serikat yang memberikan bantuan sebesar USD 649 juta untuk berbagai program di Indonesia, ditambah dengan dana tambahan dari Pemerintah RI sebesar 7,5 persen sehingga total dana mencapai sekitar USD 697,7 juta. Proyek ini memiliki dua fokus utama. Pertama, merencanakan pembangunan dermaga dan fasilitas pelabuhan untuk meningkatkan layanan transportasi penumpang. Kedua, merencanakan pembangunan untuk transportasi barang pelayaran rakyat dengan kapasitas sampai 20 kapal untuk bongkar muat secara bersamaan. Panjang dermaga ini sekitar 800 meter. Selain itu, juga akan dibangun jalan lingkar sepanjang 1,2 kilometer yang menghubungkan pelabuhan dengan Rimba Jaya atau Pinang Marina.

Pelabuhan Kuala Riau juga akan dilengkapi dengan fasilitas seperti pengisian bahan bakar, listrik, dan kebutuhan lainnya untuk kapal di area seluas 3 hektar di pelantar 1 dan 2. Tiga dermaga apung jenis HDPE dan satu dermaga khusus untuk kapal pemerintah juga akan dibangun. Semua proyek ini menggunakan konstruksi yang ramah lingkungan dan tidak melibatkan reklamasi. Proyek pengembangan Pelabuhan Kuala Riau merupakan salah satu proyek contoh yang didanai oleh hibah MCC bersama dengan 4 provinsi lain di Indonesia yaitu Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Bali, dan Riau. Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dalam rapat tersebut menyatakan bahwa pengembangan Pelabuhan Kuala Riau sangat penting untuk dilakukan karena pelabuhan tersebut merupakan pintu masuk utama logistik untuk masyarakat Tanjungpinang.

“Kinerja Pelabuhan Kuala Riau yang semakin baik akan mempercepat arus keluar masuk barang di Tanjungpinang sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian Tanjungpinang,” ujar Gubernur Ansar.

Efisiensi waktu dan kepastian logistik akan memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam mengatur stok atau gudang. Akibatnya, uang dan ruang dapat dimanfaatkan untuk hal lain yang lebih produktif. Sementara itu, Residence Country Director MCC untuk Indonesia Jenner Edelman mengatakan bahwa meskipun baru 2 bulan menjabat posisi tersebut dan tinggal di Indonesia, ia sangat mengetahui betapa besar usaha Gubernur Ansar dalam merealisasikan kerjasama ini dan membuat proyek ini terpilih sebagai salah satu contoh.

“Saya mendengar dari teman-teman bahwa dukungan dari Gubernur sangat luar biasa. Saya juga sudah melihat sendiri lokasi pelabuhan dan sekitarnya. Saya bisa melihat dengan jelas visi dan misi Pemprov Kepri, saya bisa melihat dengan jelas arah pengembangan pelabuhan tersebut,” kata Jenner.

Ia memberikan contoh visi yang terlihat jelas mulai dari memperluas kapasitas logistik dan pelabuhan, mengurangi kemacetan, meningkatkan akses ke pasar, memperkuat peran regional pelabuhan, serta menambah lapangan pekerjaan. Hadir juga dalam acara tersebut Direktur Eksekutif MCA-Indonesia Maurin Sitorus, Konsultan PwC Indonesia Hendri Hendrawan, BPPW Kepri sebagai perwakilan Kementerian PUPR, Perwakilan Bappenas dan Kemendagri. (***)

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img