Minggu, April 19, 2026
BerandaKepulauan RiauNatunaBupati Natuna Masuk Dalam 99 Tokoh Indonesia di Ajang KIPP Kementrian PAN-RB...

Bupati Natuna Masuk Dalam 99 Tokoh Indonesia di Ajang KIPP Kementrian PAN-RB Tahun 2021

Natuna, GK.com – Meski dilanda pandemi Covid-19, tidak menyurutkan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna untuk terus berinovasi. Usaha demi usaha terus dilakukan, baik dari segi pelayanan kesehatan, pendidikan maupun kependudukan serta sektor pembangunan lainnya.

Seperti kata pepatah yakni usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil. Tepatnya di Tahun 2021 ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna dibawah kepemimpinan Bupati Natuna, Wan Siswandi S.Sos, M.Si bersama Wakil Bupati, Rodhial Huda masuk ke dalam daftar 99 tokoh Top Inovasi terbaik dari Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) dari Kementerian PAN-RB tahun 2021.

Di masa kepemimpinan Wan Siswandi bersama Rodhial Huda, mereka meminta kepada setiap OPD untuk dapat membantu semaksimal mungkin dalam melaksanakan Visi – Misi mereka serta meminta setiap OPD untuk terus dapat berinovasi dan yang terpenting ialah meningkatkan standar pelayanan publik.

Tahun 2021 terdapat 3.178 proposal inovasi di seluruh Indonesia yang masuk di Kantor Kementerian PAN-RB. Pemerintah Kabupaten Natuna mendapatkan penghargaan sebagai TOP 15 KIPP 2021 Kategori Replikasi melalui Inovasi Pesona Gelas Natuna yang dikembangkan oleh Puskesmas Bunguran Selatan.

Pesona Gelas Natuna ini memiliki arti, yakni Peduli Persoalan Kesehatan Hari Tua Nanti Dengan Gerakan Lansia sehat di Natuna.

Lansia merupakan kelompok prioritas dengan permasalahan kesehatan yang kompleks, sehingga membutuhkan pelayanan yang inovatif. Hal ini sesuai dengan prinsip pelayanan yaitu “No One Left Behind”, yang artinya bahwa tidak satupun kelompok tertinggal dalam setiap aksi kegiatan pembangunan oleh Pemerintah termasuk Lansia.

“Masalah kesehatan para lansia ini menjadi aspek yang sangat penting perlu kita perhatikan, tujuan dari Pesona Gelas Natuna untuk mewujudkan lansia yang sehat, produktif dan bahagia,” kata Wan Siswandi di Ruang Kerjanya, Rabu (29/12/2021).

Menurut Wan Siswandi, salah satu keberhasilan pembangunan kesehatan adalah meningkatnya usia harapan hidup penduduk. 

“Di Kabupaten Natuna pada tahun 2019, ada sebanyak 7,91 persen dari lansia merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian khusus, dimana terdapat 19,70 persen lansia di Natuna menderita hipertensi,” terang Wan Siswandi.

Wan Siswandi menambahkan bahwa Ia sangat mengapresiasi inovasi tersebut dan mendukung sepenuhnya, serta berharap inovasi ini dapat dikembangkan dan di replikasikan oleh seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Natuna maupun wilayah lainnya.

“Dengan diraihnya penghargaan ini, saya berharap menjadi motivasi pada semua unsur untuk terus mengembangkan inovasi. Tapi kita jangan cepat puas dengan capaian ini, teruslah berinovasi sebagai bentuk bakti di ujung Negeri”. harapnya. (Sai).

Editor : Nur

Berita Terkait

Berita Populer