Beranda Pariwisata Mengenal Sejarah Melalui Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah

Mengenal Sejarah Melalui Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah

51
0
Kepala Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Kota Tanjungpinang, Ivan Kurniawan
Kepala Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Kota Tanjungpinang, Ivan Kurniawan

Tanjungpinang, GK.com – Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Kota Tanjungpinang yang berada di Jalan Ketapang Nomor 2, saat ini sering melakukan program pengenalan kepada masyarakat, khususnya bagi para pelajar agar lebih mengenal akan sejarah, budaya dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya.

Berdasarkan hasil kunjungan awak Media ini, Kepala Museum, Ivan Kurniawan menjelaskan, “dalam memperkenalkan kepada masyarakat terutama bagi para pelajar, saat ini kita ada beberapa program yang disokong oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) yaitu, belajar di Museum dan Museum Masuk Sekolah, yang beberapa waktu lalu sudah kita jalankan,” jelasnya, Rabu (10/11/2021), Sekitar pukul 13.30 Wib.

“Dimana program tersebut kita laksanakan demi menambah wawasan kepada masyarakat, khususnya bagi para pelajar yang akan mengenal sejarah dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya,” katanya.

Untuk diketahui, pihak Museum juga sering mengadakan lomba-lomba seperti lomba vlog museum, lomba melukis, lomba baca syair dan lain-lainnya.

“Kegiatan tersebut Insya Allah akan kita adakan setiap tahun nya, karena sumber dananya itu dari Kementerian, makanya kegiatan tersebut selalu ada di setiap tahunnya,” ujar Ivan di Ruang Kerjanya.

Sementara itu, di Museum Kota Tanjungpinang sendiri, terdapat beberapa koleksi peninggalan sejarah baik berupa alat-alat perang yang digunakan oleh para pahlawan seperti Meriam, Senapan Latuk, Keris Melayu, Tombak Melayu dan lain-lainnya.

“Disini ada namanya ruangan Tanjungpinang Kota Bermula. Dimana didalamnya terdapat bermacam-macam koleksi serta arsip tentang awal Pemerintahan di Tanjungpinang dari zaman dahulu yang menjadi cikal bakal Kota Tanjungpinang berkembang pada saat kekuasaan kerajaan Johor-Lingga. Dan juga ada peninggalan berupa alat-alat perang yang dipakai para pahlawan saat melawan kolonial Belanda,” terang Ivan.

Ditambahkannya, sempena dalam menyambut Hari Pahlawan Nasional, pihaknya akan mengadakan pameran bersama TNI/Polri pada tanggal 24 s/d 28 November mendatang.

“Dalam event pameran mendatang, kita mengangkat tema “Perjuangan Bangsaku, Zaman Dahulu dan Jaman Sekarang”. Dimana konteks zaman dahulu itu dari koleksi-koleksi yang ada di Museum, dan untuk zaman sekarang yaitu TNI/Polri yang juga sudah memakai peralatan sesuai era yang sekarang,” tuturnya.

Kedepan pihaknya berharap kepada masyarakat luas lebih bisa mengenal akan nilai-nilai sejarah beserta para pahlawannya.

“Kami ingin masyarakat khususnya anak-anak kami lebih mengenal sejarah beserta para pahlawan yang berjuang untuk kebebasan Negeri ini, serta ikut mencintai Museum ini, karena di Musem inilah dimana pengetahuan pusat sejarah dan cikal bakal informasi zaman dahulu tersedia”. tutupnya. (AZ).

Editor : Milla