Batam, GK.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Komisi I kembali mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang ke dua bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pihak lesing, serta pihak Rental Mobil, guna membahas dan mencari solusi dalam permasalahan penarikan paksa kendaraan yang dilakukan oleh pihak lesing.
RDP kali ini dipimpin oleh anggota Komisi I Utusan Sarumaha, SH secara tunggal tanpa dihadiri oleh Ketua Komisi I dan anggota lainnya.
Dalam RDP yang berlangsung selama 4 jam itu, Utusan Sarumaha menyampaikan apresiasinya kepada pihak leasing beserta OJK yang sudah hadir untuk mencari solusi atas permasalahan ini.
“Saya berharap pihak leasing bisa membuka dialog kepada redaktur atau konsumen untuk mencapai kesepakatan regulisasi,” ujar Utusan, Jumat (20/08/21).
Saat itu, Utusan menuturkan pada RDP pertama, Komisi I berhasil membuat perjanjian berupa pihak leasing dilarang melakukan penarikan kendaraan konsumen yang belum bisa membayar tunggakan. Namun, satu hari setelah perjanjian tersebut disepakati pihak leasing malah melanggar perjanjian tersebut sehingga konsumen marah dan kecewa.
“Saya minta kejadian yang seperti ini tidak diulangi lagi, dan berharap pihak leasing bisa memberikan keringanan pembayaran kepada konsumen yang sudah jatuh tempo, baik berupa denda dan lain sebagainya, supaya tidak memberatkan konsumen dalam melakukan pembayaran. Dan pihak leasing juga dilarang keras melakukan penarikan paksa kendaraan dimasa pendemi ini,” tegasnya.
Sementara itu dikesempatan yang sama, mewakili Rent Cari Indonesia (RCI) Eri Okta menyampaikan kekecewaan yang besar kepada pihak leasing yang sudah melanggar perjanjian yang telah disepakati.
“Pihak leasing sudah menyita sekitar 15 unit kendaraan konsumen setelah perjanjian yang disepakati bersama Komisi I kemarin. Hal ini tentunya membuat kami merasa kecewa. Jika setelah RDP ini masih ada pihak leasing yang melanggar kesepakatan itu, maka komunitas-komunitas rental mobil yang ada di Kota Batam sepakat untuk mendatangi pihak leasing tersebut, dan kami akan melawan sesuai kemampuan kami”. tegasnya. (IWD).
Editor : Dina

