Batam, GK.com – Sejumlah warga mengeluhkan pemulasaran jenazah Covid-19 yang diduga tak sesuai dengan syariat yang ada dan asal-asalan. Keluhan ini disampaikan warga kepada Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Amintas Tambunan.
Amintas mengaku Dirinya telah menerima beberapa keluhan warga bahwa, selama ini jenazah Covid-19 tidak dimandikan ataupun dimandikan asal-asalan.
“Lantaran mereka takut. Keluarga korban yang bersedia memandikan jenazah pun tak diizinkan. Itu setelah ada kabar dari keluarga yang memandikan, dia malah terpapar virus Covid-19,” ujar Amintas, Rabu (2/6).
Kemudian Dirinya menegaskan, di tengah teknologi yang canggih, pihaknya mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk mengadakan alat pemandian jenazah Covid-19. Alat tersebut bisa digunakan untuk memandikan jenazah baik muslim ataupun kristen.Â
“Pemerintah harus carikan solusi. Dengan kecanggihan teknologi sekarang, Pemerintah harus mengadakan alat tersebut,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengakui selama ini jenazah pasien Covid-19 tetap dimandikan seperti biasanya.
“Tak ada alat khusus yang digunakan dalam pemulasaran jenazah Covid-19. Di RSUD biasa dimandikan”. tutupnya. (*).
Editor : Dina

