Beranda Hukrim Diduga Tak Berizin, Penimbunan Pantai Dihentikan Warga

Diduga Tak Berizin, Penimbunan Pantai Dihentikan Warga

641
0

Karimun, GK.com – Masyarakat RT 01 dan RW 01 Kelurahan Baran Barat, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mengeluhkan adanya pengerjaan proyek penimbunan pantai yang ada di wilayah tersebut tanpa sepengetahuan masyarakat setempat.

Kepada Media ini, salah seorang warga, Didi Kasmara Gami menerangkan bahwa, aktifitas proyek tersebut baru diketahui ketika mendengar informasi dari Warga di RT yang berbeda, yang mengatakan bahwa di lokasi tersebut akan dilakukan penimbunan sejauh 45 Meter ke arah laut.

“Kami warga setempat memang tidak tau pasti mau dibangun apa disini, kami juga tidak mengetahui Perusahaan mana yang merencanakan pembangunan proyek ini, yang kami tau disini sudah masuk material bangunan dan alat berat,” ujar Didi, Rabu (4/11) sore, di lokasi Proyek.

Dirinya dan masyarakat setempat menginginkan adanya kejelasan dan etikad baik dari pihak Perusahan untuk menemui langsung masyarakat yang ada di sekitar lokasi proyek tersebut.
“Kami mengharapkan dari pihak Perusahaan untuk mengadakan musyawarah bersama masyarakat terkait rencana pembangunan ini,” harapnya.

Diwaktu yang berbeda, Lurah Baran Barat, Ibnu Suganda saat ditemui Awak Media ini menjelaskan, hingga saat ini pihak Perusahaan yang merencanakan pembangunan proyek tersebut belum ada menemui pihak Kelurahan untuk menunjukan bukti perizinan dari pembangunan proyek.

“Kami yang di Kelurahan ini merasa kecewa jika belum ada bukti perizinan dalam bentuk apapun dari pihak Perusahaan, namun perencanaan pembangunan di lokasi itu sudah mulai dikerjakan,” ujar Ibnu Suganda, Kamis (5/11) pagi di Kantornya.

Ibnu mengatakan, peran RT dan RW di lokasi proyek juga sangat dibutuhkan, karena yang lebih awal mengetahui adanya pembangunan proyek tersebut adalah mereka, dan mereka dapat memberitahukan kepada masyarakat langsung.

“Sekarang aktifitas proyek yang sempat dikerjakan itu untuk sementara kami hentikan sampai kami menerima dengan benar perizinan dari pusat tentang perencanaan penimbunan pantai tersebut”. pungkasnya. (RC).

Editor : Febri