Beranda Hukrim Baru Keluar Dari Lapas Sebulan, Wak Ben Kembali Berulah Dengan Penyelundupan 500...

Baru Keluar Dari Lapas Sebulan, Wak Ben Kembali Berulah Dengan Penyelundupan 500 Gr Sabu

6
0

Batam, GK.com – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han., memberikan Keterangan Pers dihadapan awak media terkait penggagalan penyelundupan Narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,5 Kg atau sekitar 500 gram di Perairan Pulau Colek Sagulung Batam.

Dijelaskan Danlantamal IV, penggagalan tersebut dilakukan oleh Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batam pada hari Rabu (8/7).

“Jadi kronologisnya sebagai berikut, keberhasilan operasi ini berkat informasi di lapangan yang diperoleh Tim. Setelah mempelajari informasi tersebut, selanjutnya Tim bergerak menuju sasaran dengan sarana speed boat dan segera melakukan penyekatan dengan membagi sektor, dimana diindikasikan sebagai jalur penyelundupan Narkoba,” tutur Indarto Budiarto di Lobby Markas Komando (Mako) Lanal Batam Kamis (09/7).

“Setelah tiba di Perairan tersebut, Tim F1QR Lanal Batam melihat satu buah speed boat diperkirakan berisi 2 orang, melakukan gerakan mencurigakan sedang beraktifitas, kemudian Tim berusaha mendekat dan hendak melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal tersebut. Namun, saat didekati Petugas mereka berusaha kabur,” lanjutnya.

Pelaku kemudian mengkandaskan speed boatnya di hutan bakau di Pulau Colek Sagulung, tepatnya pada posisi koordinat 01° 00’ 14.21399” E – 103° 57’ 18.19885” N, lalu kedua pelaku melarikan diri meninggalkan speed botany.

“Tim berusaha mengejar para pelaku, satu orang tertangkap di area hutan bakau dan satu orang pelaku lainya dapat berhasil meloloskan diri. Dari tangan pelaku didapat satu bungkus plastik warna biru, yang diduga Narkotika jenis sabu-sabu,” ungkap Danlantamal IV.

“Kepada petugas, pelaku mengaku Narkoba jenis sabu tersebut dibawa dari Malaysia ke Batam melalui Pulau Colek Sagulung dengan upah Rp 10 juta, pelaku adalah mantan residivis kasus Narkotika jenis sabu B, baru saja keluar dari Lapas Tanjungpinang satu bulan lalu, setelah mendekam selama 8,2 Tahun,” sambungnya.

Pelaku inisial BN alias Wak Ben berikut barang bukti dibawa ke Lanal Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut dan nantinya akan diserahkan ke BNNP Provinsi Kepri. Atas perbuatannya, pelaku diancam pidana mati atau pidana hukuman 20 tahun penjara serta denda sebesar Rp 10 Milyar, sesuai dengan Pasal 113 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danguskamla Koarmada I Laksamana Pertama Yayan Sofyan Sofyan, S.T., Danlanal Batam diwakili Palaksa Lanal Batam, Kepala BNN Provinsi Kepri diwakili dan Kepala BNN Kota. (Red/Hms).

Editor : Febri