Beranda Kepulauan Riau Karimun FUIB Desak Bupati Karimun Cabut IMB Gereja

FUIB Desak Bupati Karimun Cabut IMB Gereja

183
0

Karimun, GK.com – Ratusan massa dari Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Kabupaten Karimun, menggelar aksi damai atas penolakan pembangunan Gereja Paroki Khatolik Santo Joseph dan patung Bunda Maria yang terletak di depan Polsek Tanjungbalai di Halaman Kantor Bupati Karimun, Jum’at (17/01) sekitar pukul 15.00 Wib.

Adapun tujuan aksi damai yang digelar tersebut, untuk menghindari agar tidak terjadinya konflik yang bertentangan dengan penduduk Karimun yang mayoritasnya beragama islam, serta mendesak Bupati untuk segera mencabut Izin Mendirikan Bangunan (IMB) gereja yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun melalui DPMPTSP, selambat-lambatnya pada tanggal 24 Januari mendatang.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum FUIB Kabupaten Karimun, H. Abdul Latif, A.H dalam orasinya mengatakan, “aksi ini merupakan pertama kalinya dilakukan dan bukan yang terakhir tentunya, jika tuntutan-tuntunan kami tidak direalisasikan, nantinya kami akan turun ke jalan untuk melakukan aksi demo yang lebih besar lagi,” ucapnya.

“Sebelumnya kami sudah mengedarkan surat edaran untuk umat islam se- Kabupaten Karimun dan ke seluruh masjid untuk ikut berpartisipasi menyampaikan aspirasi ini,” terang Abdul.

“Namun kami mandapatkan surat dari Kementrian Agama Kabupaten Karimun, untuk tidak melakukan demo pada hari ini, dan Insya Allah kami hanya melakukan aksi damai,” ungkap Abdul.

Dikesempatan yang sama, Sekretaris Umum FUIB Kabupaten Karimun, Ust. Hasbullah, Lc.MH mengatakan,”kami tidak berniat melarang untuk membangun gereja, namun jangan bangun disitu, karena lokasi itu merupakan ikon Kabupaten Karimun dan berdekatan dengan rumah dinas Bupati,” ujarnya.

“Jika gereja dan patung Bunda Maria tetap dibangun di lokasi itu, tentu akan menganggu ketenteraman mayoritas umat islam dan melayu. Oleh karena itu, kami mohon perhatian dan keadilan untuk umat islam, khususnya umat islam di Kabupaten Karimun,” tutur Hasbullah.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim yang saat itu menjumpai langsung massa yang berdemo tersebut menyampaikan bahwa, apa yang disampaikan oleh FUIB Kabupaten Karimun nantinya akan diakomodir oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun untuk mencabut izin tersebut.

“Seperti yang kita ketahui, IMB ini sudah ada pihak yang mengajukan ke pihak hukum dan digugat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), tentunya Pemda harus menghormati proses hukum dan menunggu sampai ada keputusan agar bisa dipelajari,” terang Anwar.

“Kami berharap kepada FUIB Kabupaten Karimun agar bersama-sama untuk menahan diri, dan menunggu hingga hasil keputusannya keluar sesuai prosedur hukum”. harap Anwar.

Sebelum aksi damai tersebut bubar, Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim sempat didesak untuk menandatangani beberapa surat tuntutan pencabutan IMB gereja oleh FUIB. (KR).

Editor : Febri