Beranda Kepulauan Riau Tanjungpinang Pencegahan Dini Terjadinya Kebakaran, Sosialisasi Peserta Balakar di Gelar.

Pencegahan Dini Terjadinya Kebakaran, Sosialisasi Peserta Balakar di Gelar.

137
0

Tanjungpinang, GK.com – Dalam rangka mengaplikasikan Program Pencegahan Kebakaran, Pemadam Kebakaran Kota Tanjungpinang dibawah naungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar sosialisasi beserta pelatihan Barisan Sukarelawan Kebakaran (Balakar), serta penanggulangan kebakaran kepada warga Senggarang dan Kampung Bugis, Rabu (28/11).

Pada kegiata yang digelar pada pukul 09.00 Wib di Kantor Camat Tanjungpinang Kota itu dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum, dan Kemasyarakatan Kota Tanjungpinang, Samsudi S.Sos, MH mewakili Walikota Tanjungpinang.

Dalam sambutannya, Samsudi mengatakan, kebijakan kebakaran adalah urusan pemerintah sebagaimana di amanahkan dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, bahwa kebakaran merupakan Sub bagian dari urusan bidang ketentraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat yang masuk dalam urusan wajib, dan berkaitan dengan pelayanan dasar, yang salah satunya adalah kebakaran.

Berkaitan dengan ini, lanjut Samsudi menjelaskan, kebijakan Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam hal penanggulangan kebakaran, telah diatur pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2017 tentang pencegahan dan penanggulan kebakaran, dimana salah satu pasalnya mengatur tentang peran serta masyarakat untuk berperan aktif dalam melakukan penanggulangan kebakaran di tempat tinggalnya, serta masyarakat di tempat tersebut membentuk organisasi sosial berbasis masyarakat yang secara sukarela berpartisipasi mewujudkan keamanan lingkungan dari bahaya kebakaran dan bahaya bencana lainnya.

Sementara itu, H. Efendi E. Sos, MM selaku Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) mengatakan, “tujuan dari adanya Balakar ini adalah minimal memberikan pencegahan awal di lingkungan jika terjadi kebakaran, tentunya jika terjadi, hal itu sudah ada yang menanganinya, itulah Balakar,” katanya.

“Balakar ini kami rekrut dari warga setempat, karena bagaimanapun Balakar ini memang sangat dibutuhkan, apalagi jika terjadi musibah di lingkungan warga, maka Balakar inilah yang tau bagaimana penanggulangannya sebelum Pemadam Kebakaran datang,” tutur Efendi.

“Pada dasarnya kebakaran itu adalah unsur dari kelalaian masyarakat itu sendiri, seperti halnya ketika kita meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, maka pastikan tidak ada kompor atau api yang menyala yang dapat menyebabkan kebakaran itu terjadi, jadi saya berharap kepada masyarakat untuk menghindari kelalaian dan kecerobohan pada diri sendiri.” tegas Efendi.

Salah satu peserta saat mengikuti pelatihan Balakar

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan praktek langsung cara menggunakan alat-alat untuk memadamkan kebakaran. Praktek tersebut di lakukan di lapangan sekitar Kelenteng Senggarang Kota Tanjungpinang. (FL).