Rabu, Juni 24, 2026
Beranda blog Halaman 515

Gubernur Sambut Baik Pengembangan Energi Listrik Alternatif di Kepri

Kepri,GK.com Rencana pengembangan sumber energi listrik alternatif di Kepulauan Riau (Kepri) mendapat respon yang baik dari Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad.

Dalam pertemuan Gubernur bersama PT. Pertamina Power Indonesia di Swissbell Hotel, Batam, pada Rabu (03/11/2021). Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri mendukung penuh terkait pengembangan sumber energi alternatif, salah satunya adalah pengembangan sumber energi listrik dari tenaga surya.

“Dalam peralihan sumber energi dari batu bara, minyak bumi, dan gas ke sumber energi alternatif, dalam upaya memaksimalkan green energy, akan kita dukung semaksimal mungkin. Ini juga akan mendukung program Kepri Hijau dan Kepri Terang,” kata Ansar.

Kemudian, Ia menuturkan dalam upaya pengembangan PLTS ini bukan tanpa hambatan, lahan adalah masalah utama. Lahan yang diperlukan, diproyeksikan seluas lebih kurang 2000 Ha.

“Alternatif lain adalah pemanfaatan permukaan air, baik laut maupun danau untuk instalasi panel surya saya rasa masih memungkinkan. Kita akan melihat kandidat lokasi yang tepat pertimbangan lokasi dan jarak yang baik dan juga dari sisi cost nya tidak terlalu mahal. Baik anak perusahaan BUMN ataupun perusahaan swasta murni dapat berpartisipasi dalam pengembangan PLTS ini. Dengan segala hambatan lahan dan alternatifnya, yang terpenting adalah peralihan dari sumber energi tak terbarukan ke energi alternatif tetap berjalan,” tuturnya.

Sementara itu, Sales Branch Manager Rayon II PT. Pertamina Power Indonesia, Willian Handoko Gotama menyampaikan saat ini Pertamina tidak hanya bergerak di bidang minyak dan gas saja tetapi di bidang energi juga.

“Kepri memiliki potensi untuk pengembangan energi, khususnya PLTS. Namun untuk mewujudkan hal tersebut, kami memerlukan support dari Pemprov Kepri karena dengan pengembangan PLTS ini juga akan mendukung Program Kepri Terang dengan energi yang lebih baik dan lebih ramah lingkungan”. kata Wilian.

Turut hadir dalam pertemuan itu, Sales Manager Retail Kepri PT. Pertamina (Persero) Fachrizal Imanuddin, Sales Branch Manager Rayon I. PT. Pertamina (Persero) Reiza Pradipta Ma’ruf, Anggota DPRD Provinsi Kepri Sahat Sianturi, dan Kepala Dinas ESDM Kepri Hendri kurnadi. (*).

Editor : Dina

SMPN 2 Karimun Terus Tingkatkan Minat Bakat Siswa Lewat Ekskul

Kepala SMPN 2 Karimun, Hj. Warista S.Pd (Tengah) didampingi Pembina Osis dan Wartawati Gebangkepri.com


Karimun, GK.com – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Karimun memiliki 11 Ekstrakulikuler (Ekskul). Pengetahuan non akademik itu bertujuan untuk meninhkatkan Minat Bakat siswa.

Saat ditemui awak Media ini, Kepala SMPN 2 Karimun, Hj. Warista S.Pd melalui Pembina Osis, Ariska Fifiyani Sangaji Laada, S.Pd menuturkan setiap siswa diwajibkan untuk mengikuti minimal 1 Ekskul dan boleh lebih. Saat ini kendala peserta didik untuk memilih Ekskul kebanyakan tidak sesuai dengan minat dan bakat, melainkan hanya ikut-ikut teman.

“Bukan hanya itu saja, peran gatget pada saat ini juga membuat para siswa kurang menampakkan keaktifan mereka di Ekskul itu,” tutur Ariska, Kamis (04/11/2021) sekitar pukul 12.30 Wib di Ruang Kerja Kepala Sekolah.

Ariska juga menjelaskan peran Wali Kelas juga sangat penting untuk melihat minat dan bakat para siswa, sehingga bisa menentukan ekstrakulikuler apa yang cocok.

“Dalam hal ini, Wali Kelas sangat berperan penting bagi para murid untuk melihat dimana minat dan bakat mereka, sehingga bisa mengarahkan siswa untuk memilih Ekskul apa yang cocok untuk mereka,” jelas Ariska.

“Pesan saya untuk peserta didik kami adalah prestasi, bukan hanya dinilai dari akademinya saja, tetapi juga di nilai dari keaktifan siswa dalam berekstrakulikuler”. tukasnya. (trt).

Editor : Dina

Gubernur Kepri Minta Jaga Stabilitas Kebutuhan Sembako Jelang Nataru

Kepri, GK.com – Menjelang perayaan Hari Besar Kegamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Angin Utara, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Ansar Ahmad meminta agar kebutuhan sembako tetap stabil.

“Jangan karena minimnya stok sembako, kedepan dapat memicu terjadinya lonjakan harga yang akan mengakibatkan tidak terkendalinya inflasi. Momen ini sangat berkolerasi dengan meningkatnya konsumsi masyarakat, jangan sampai ketersediaan pangan justru terganggu,” tegas Gubernur Kepri.

“Permasalahan ketersediaan pangan di Kepri sangat dipengaruhi oleh factor eksternal, terlebih Kepri bukan Daerah penghasil utama komoditi pangan, sebagian kebutuhan pangan masyarakat Kepri dipasok dan didatangkan dari luar Daerah,” ujar Ansar, Rabu (03/11/2021) saat membuka acara High Level Meeting Pengendalian Inflasi Provinsi Kepri 2021 secara virtual di Swis Bell Hotel Batam, dari Kantor Pemerintah Provinsi Kepri di Dompak.

Lalu, Ansar menyebutkan kondisi ini masih dipengaruhi adanya siklus musim angin utara dan juga potensi curah hujan tinggi yang akan mempengaruhi penurunan produksi sayur yang sebagian dihasilkan petani lokal Kepri.

“Karenannya saya memandang perlu adanya sinergi mengantisipasi hal tersebut, salah satunya melalui level meeting seperti ini, agar permasalahan terkait ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, dan kelancaran distribusi tidak sampai berimbas pada inflasi yang tak terkendali, dan bisa diantisipasi,” sebutnya.


Saat itu, Ansar sempat menyinggung terkait kinerja perkonomian Provinsi Kepri triwulan 2 Tahun 2021 yang menurutnya mengalami perbaikan signifikan. Jika dibandingkan triwulan sebelumnya, kinerja perekonomian Kepri naik sebesar 6,90 persen. Tumbuhnya perekonomian Kepri dikarenakan adanya pelonggaran mobilitas masyarakat yang terus dengan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) ketat, hal itu teentunya dapat didongkrak dengan adanya stimulus Pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, kemudian ditambah dengan peningkatan konsumsi masyarakat dan juga meningkatkan permintaan ekspor.

“Begitu juga dengan inflasi yang cenderung rendah dan stabil. Dimana per bulan Oktober 2021 kemarin, secara month to month ada dikisaran 2,23 persen jika dibanding bulan yang sama di tahun 2020 lalu, capaian ini harus bisa terus dipertahankan, karena menjelang moment HBKN biasanya ada kecenderungan meningkat,” pesannya.

Kemudian, Gubernur menambahkan kepada Bupati dan Walikota selaku Ketua TPID Kabupaten/Kota untuk terus melaksanakan upaya pengendalian inflasi jangka pendek dan mengantisipasi lonjakan melajunya inflasi pada akhir tahun nanti. Diantaranya, selalu memantau stok dan pasokan pangan, termasuk bahan pokok strategis dipasar ritel dan modern, keamanan produk pangan segar juga harus dijaga, serta mengawasi pelaku usaha tidak menaikan harga sembarangan.

“Saya menginstruksikan untuk berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait kesiapan moda angkutan laut dan udara, kelancaran distribusi, termasuk melakukan komunikasi efektif melalui Media Cetak dan Elektronik, hingga mengantisipasi dampak fenomena La Nina. Dengan demikian, kita bisa bersama-sama mengantisipasi ketersediaan bahan pokok, pengendalian inflasi, khususnya menjelang HBKN dan masuknya musim angin utara”. tutupnya.

Agenda tersebut dihadiri Kepala Kantor Perwakilan BI Musni Hardi K. Atmaja, Kepala Badan Pusat Statistik Kepri Agus Sudibyo, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Sekdaprov Kepri Samsul Bahrum dan hadiri lainnya. (*).

Editor : Dina

Lurah Harjosari Apresiasi Rehap RTHL oleh Kodim 0317/TBK

Karimun, GK.com – Dalam rangka Karya Bakti Satkowil Tahun 2021, Komando Distrik Militer (Kodim) 0317/TBK menggelar perehapan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan dikediaman Zahara, Kampung Alor Jongkong, Kelurahan Harjosari.

Turut hadir saat itu, Kasdim 0317/TBK Mayor Inf J Siahaan, Danramil 01 Balai Mayor ChbSuriman, Lurah Harjosari Ganar S, Ketua RT 01 RW 04, serta Personel Kodim 0317/TBK.

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Harjosari, Ganar Septiyadi menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pihak yang telah membantu kegiatan tersebut, terutama dari Kodim.

“Saya mewakili keluarga besar Kelurahan Harjosari mengucapkan ribuan terima kasih kepada TNI. Ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami, dan merupakan Sinergi antara Pemerintah dengan TNI yang bisa membantu masyarakat agar lebih sejahtera,” ucap Ganar, Kamis (04/11/2021) sekitar pukul 09.00 Wib di Lokasi.

Saat itu, Ganar juga berpesan kepada pemilik rumah yang mendapatkan bantuan tersebut, apabila rumah telah selesai di renovasi mohon untuk dijaga dengan baik.

Lalu, Kasdim 0317/TBK Mayor Inf J Siahaan menyampaikan, “Tujuan kegiatan tersebut dilaksankan merupakan upaya membangkitkan semangat masyarakat untuk bersama-sama TNI dalam meningkatkan semangat Gotong-Royong. RTLH ini adalah salah satu cara untuk menjalin tali silaturahmi yang baik kepada masyarakat, sehingga kedekatan TNI dan rakyat selalu terjaga sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap Rakyat”. pungkasnya. (IWD).

Editor : Dina

Hampir 3 Bulan, Nakes Puskesmas Batu 10 Belum Terima Insentif Covid-19, Ini Kata Egi

Puskesmas batu 10 (Ist)

Tanjungpinang, GK.com – Tenaga Kesehatan (Nakes) di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Batu 10 sudah mendapatkan Insentif Covid-19 bulan Agustus lalu.

Kepala Puskesmas Batu 10, Egi mengatakan di Puskesmas yang dipimpinnya itu, uang Insentif Nakes sudah dicairkan dan diberikan.

“Namun untuk bulan September dan Oktober masih dalam pengajuan, saat ini masih dalam proses riview Inspektorat”. jelas Egi kepada awak Media ini, Rabu (03/11/2021) melalui pesan Whatsapp sekitar pukul 15.00 Wib. (FS).

Editor : Dina

Gubernur Kepri Berharap RUU Kepulauan Segera Disahkan

Kepri,GK.com – Untuk membangkitkan perekonomian Daerah Kepulauan Riau (Kepri), Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad meminta kepada Ketua DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat mendamping Ketua DPD RI berkunjung ke Masjid Raya Sultan Riau, Penyengat, Selasa (02/11/2021).

“RUU Daerah Kepulauan sudah diperjuangkan selama 10 tahun, kami berharap segera menjadi Undang-Undang (UU). Karena UU ini penting untuk membangkitkan perekonomian Daerah Kepulauan seperti Kepri,” tutur Ansar.

Menurutnya, saat ini masih terjadi disparitas yang jauh antara perkotaan dan wilayah kepulauan. Dengan adanya UU Daerah Kepulauan, Ansar yakin kebutuhan dasar masyarakat akan mudah terpenuhi.

“Pendekatan pembangunan di Wilayah pesisir atau kepulauan beda dengan perkotaan. UU Daerah Kepulauan akan mampu menggerakkan produktivitas Pulau-pulau kecil, investasi pesisir, dan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir,” ucap Gubernur.

Selain itu, Ansar juga berharap ada dukungan-dukungan lain dari DPD agar pembangunan di Kepri semakin maju. Melalui kedatangan Ketua DPD Ansar berharap mendapatkan solusi setelah nantinya permasalahan-permasalahan yang ada disampaikan ke Pemerintah Pusat oleh DPD.

Sementara itu, La Nyalla menjelaskan RUU Daerah Kepulauan yang juga diusulkan DPD RI telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2021. Namun, pembahasan dan pengesahannya berada di DPR.

“Keputusannya ada di DPR. Kita tidak tahu kenapa belum juga dibahas lebih jauh padahal Presiden sudah mengeluarkan surat yang menugaskan beberapa Kementerian membahasnya,” kata La Nyalla.

Dikesempatan itu, Anggota DPD RI Daerah Pilihan Kepri, Dharma Setiawan mengatakan senator dari Kepri selalu memperjuangkan pembahasan RUU Daerah Kepulauan dimulai. Dirinya menilai RUU Daerah Kepulauan sangat memiliki dampak yang baik kepada pembangunan dan masyarakat Kepri.

“Di dalam UU tersebut nantinya terdapat Dana Khusus Kepulauan bersumber dari APBN yang dapat dipakai untuk membangun konektivitas antar pulau di Kepri, sehingga pembangunan di Kepulauan seperti kita bisa mengimbangi Daerah lain”. tutup Dharma. (*).

Editor : Dina