Rabu, Mei 6, 2026
Beranda blog Halaman 38

Pada RDPU, Komisi I DPRD Batam Tegaskan Akan Terus Mengawal Sengketa Lahan Marchelia Tahap II

Komisi I DPRD Batam saat menggelar RDPU Sengketa Lahan Marchelia Tahap II. (Foto Azura Anorita)

Batam, GK.com – Membahas persoalan lahan di Perumahan Marchelia Tahap II yang melibatkan warga dan sejumlah pihak pengembang, Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) lanjutan kembali dilaksanakan oleh Komisi I DPRD Kota Batam.

RDPU ini merupakan bagian dari upaya mediasi yang telah beberapa kali difasilitasi oleh DPRD untuk mencari jalan keluar atas persoalan kepemilikan lahan di kawasan Perumahan Marchelia Tahap II.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi I mempertemukan perwakilan warga yang telah membeli rumah maupun lahan dengan pihak pengembang, yakni pimpinan PT Anugrah Cipta Artha Segara, PT Karimun Pinang Jaya, PT Putri Selaka Kencana, serta PT Putra Jaya Bintan.

Kehadiran warga saaf itu diwakili oleh Forum Komunikasi Penyelesaian Perumahan Marchelia Tahap II (FORKOM), serta Ketua RT/RW 004/009. Lalu, hadir juga dari pihak Kelurahan Taman Baloi, pejabat Direktorat Lahan BP Batam, perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batam, Satpol PP, Camat Batam Kota, serta Lurah Taman Baloi.

Pada kesempatan itu, Muhammad Fadli menyampaikan harapannya agar warga dan pihak pengembang dapat menyepakati pendataan terkait kepemilikan bangunan maupun lahan di kawasan tersebut sebagai dasar pembahasan tahap selanjutnya.

“Persoalan ini telah memiliki putusan dari Mahkamah Agung, sehingga seluruh pihak diharapkan dapat bersikap terbuka demi tercapainya penyelesaian yang tidak berlarut-larut. Kami berharap data warga dapat disepakati dalam pertemuan ini, sehingga pembahasan dapat dilanjutkan pada aspek teknis lainnya”. harap Fadli.

Saat itu, Komisi I DPRD Kota Batam menegaskan akan terus mengawal proses penyelesaian persoalan tersebut agar tercapai solusi yang adil bagi warga maupun pihak pengembang.

Bertempat di Ruang Rapat DPRD Kota Batam pada Rabu (04/03/2026) siang, Anggota Komisi I Muhammad Fadli SH yang memimpin jalannya Rapat didampingi oleh Wakil Ketua Komisi I Jimmi Simatupang serta Sekretaris Komisi I Anwar Anas. Turut hadir anggota Komisi I lainnya, Dr Muhammad Mustofa SH MH dan Tumbur Hutasoit SH. (Rd)


SMPN 28 Bintan Gelar Sanlat Ramadan

Siswi SMPN 28 Bintan saat mengikuti Sanlat Ramadan. (Foto SMPN 28 Bintan)

Bintan, GK.com – Kegiatan Santri Kilat (Sanlat) Ramadan digelar di SMPN 28 Bintan dengan rangkaian aktivitas keagamaan yang diikuti oleh seluruh siswa. Program ini menjadi bagian dari pembinaan karakter selama bulan suci, sekaligus upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai spiritual kepada para peserta didik.

Kepala SMPN 28 Samsul Abidin, S.Pd menjelaskan, kegiatan diawali dengan Salat Dhuha berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an. Setelah itu, para siswa mendapatkan pemaparan materi keagamaan yang disampaikan oleh guru dan pembimbing, guna memperdalam pemahaman mereka tentang ajaran Islam selama bulan Ramadan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak dapat menjalani ibadah puasa dengan ilmu dan ketakwaan. Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi menjadi momentum penting untuk membina diri dengan berbagai amalan kebaikan,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Selasa (03/03/2026).

Pada kegiatan itu, para siswa juga dibekali pemahaman mengenai perkara-perkara yang wajib dijalankan serta hal-hal yang dilarang dalam Islam, sehingga mereka mampu membedakan mana yang benar dan mana yang harus dihindari dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami, kegiatan ini mampu membentuk karakter siswa agar berperilaku sesuai dengan akhlak Islam, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat”. harap Syamsul Pukul 16.15 WIB. (DW)

Harapan Penumpang di Pelabuhan SBP Jelang Mudik Lebaran

Para penumpang di Pelabuhan SBP. (Foto gerbangkepri.com/Kafyan)

Tanjungpinang, GK.com – Menjelang puncak arus mudik, aktivitas di Pelabuhan Sri Bintan Pura semakin meningkat. Berdasarkan pantauan media GerbangKepri.com, calon penumpang mulai memadati area keberangkatan dengan berbagai tujuan. Meski jumlah penumpang bertambah, suasana di Ruang Tunggu dan loket tiket tetap terpantau tertib dan kondusif.

Sejumlah masyarakat pun menyampaikan harapan agar proses keberangkatan hingga puncak arus mudik dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman.

Salah seorang calon penumpang, Zafif Rafain (23) kepada Media ini berharap agar pelayanan selama periode mudik dapat berjalan optimal.

“Kami berharap jadwal kapal tetap tepat waktu tanpa keterlambatan yang berarti. Kalau bisa, antrean juga diatur lebih rapi agar penumpang tidak terlalu lama menunggu,” ujarnya di Ruang Tunggu, Selasa (03/03/2026) Pukul 14.34 WIB.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan pengamanan di area pelabuhan.

“Keamanan harus benar-benar diperhatikan, terutama saat penumpang membludak. Dengan pengawasan yang lebih ketat, kami tentu merasa lebih tenang,” tambahnya.

Penumpang lainnya, Rina (34) turut menyampaikan harapannya terkait potensi lonjakan jumlah penumpang.

“Jika terjadi lonjakan penumpang, sebaiknya ada penambahan armada kapal. Jangan sampai ada calon pemudik yang tertunda keberangkatannya karena kehabisan tiket,” harapnya.

Menurut Rina, kenyamanan fasilitas juga menjadi perhatian penting selama menunggu jadwal keberangkatan.

“Ruang tunggu harus tetap bersih dan tertata. Apalagi banyak lansia, ibu hamil, dan anak-anak yang ikut mudik. Mereka membutuhkan tempat duduk yang layak dan suasana yang nyaman,” katanya.

Sementara itu, Andi (41), calon penumpang tujuan Batam berharap, koordinasi antarpetugas semakin ditingkatkan, terutama dalam penyampaian informasi kepada penumpang.

“Petugas harus sigap memberikan informasi, khususnya jika ada perubahan jadwal. Informasi yang jelas sangat membantu kami agar tidak kebingungan,” ungkapnya.

Ia juga berharap proses pemeriksaan tiket dan barang bawaan dapat berlangsung cepat, namun tetap tertib.

“Pemeriksaan memang penting, tetapi kalau bisa dibuat lebih efisien agar tidak terjadi penumpukan penumpang”. harapnya.

Secara umum, masyarakat berharap arus mudik tahun ini melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sehingga perjalanan menuju kampung halaman menjadi momen yang membahagiakan tanpa kendala berarti. (KF)

Komisi IV DPRD Batam Desak Kepastian Kerja Sama BPJS Dan RS Awal Bros Batu Aji

Sekretaris Komisi IV, Surya Makmur Nasution. (Foto Istimewa)

Batam, GK.com – Sekretaris Komisi IV, Surya Makmur Nasution, menyampaikan, persoalan terkait kendala kerjasama BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit Awal Bros Batu Aji harus menjadi perhatian serius, karena menyentuh program prioritas Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra di bidang pelayanan kesehatan.

“Hampir 90 persen warga Batam kini sudah terdaftar BPJS, baik untuk jaminan kesehatan maupun kecelakaan kerja. Hampir seluruh Rumah Sakit mendukung program ini, tapi RS Awal Bros Batu Aji masih belum bekerja sama,” kata Surya

Menurut Surya, Rumah Sakit sebenarnya sudah mengajukan kerja sama. Namun, hingga kini masyarakat, khususnya peserta BPJS, belum bisa mendapatkan layanan.

“RS Awal Bros Batu Aji sangat strategis untuk warga Batu Aji dan Sagulung. Jika segera bekerja sama dengan BPJS, akses layanan kesehatan masyarakat akan lebih luas,”

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengaku belum mendapat informasi pasti penyebab tertundanya kerja sama.

“Mungkin karena Rumah Sakit masih baru dan sedang proses. BPJS Kesehatan menargetkan kerja sama ini bisa terealisasi pada 2026,” ungkap Didi.

Sebelumnya, Anggota Komisi I DPRD Batam, Tumbur Hutasoit, mendesak BPJS Kesehatan mempercepat proses kerja sama dengan RS Awal Bros Batu Aji. Hingga kini, peserta BPJS di Batu Aji belum bisa mendapatkan pelayanan medis karena belum ada perjanjian resmi.

“Kehadiran RS Awal Bros di Batu Aji sangat diharapkan warga. Rumah Sakit ini bisa melayani seluruh lapisan masyarakat, termasuk peserta BPJS. Namun kenyataannya banyak pasien BPJS tidak diterima,” kata Tumbur, Selasa (03/03/2026).

Ditambahkan Tumbur, meski Rumah Sakit sudah mengajukan kerja sama sejak November 2025, prosesnya masih berjalan tanpa kepastian.

“Kami sudah cek ke RS, dan memang masih tahap proses. Kita berharap kerja sama ini segera terealisasi agar masyarakat Batu Aji dan Sagulung punya lebih banyak pilihan layanan kesehatan cepat dan berkualitas,” tegasnya.

Sementara, Humas RS Awal Bros Batu Aji, Addila Islamy (Dila) membenarkan Rumah Sakit sudah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk kecelakaan kerja dan lalu lintas. Namun untuk peserta BPJS Kesehatan, proses kerja sama masih berjalan sejak November 2025.

“Kami tetap memberikan pertolongan pertama bagi pasien BPJS Kesehatan dalam kondisi kritis, lalu merujuk ke RS lain yang sudah kerja sama,” ucap Dila.

Lalu, Humas BPJS Kesehatan Batam, Maya, menegaskan proses kerja sama memang membutuhkan waktu.

“Di Batu Aji banyak RS lain yang juga melayani peserta BPJS selain RS Awal Bros”. tuturnya.
Komisi IV DPRD Kota Batam akan segera berkoordinasi terkait hal ini. (*)

Polda Kepri Gelar Baksos Dan Safari Ramadan

Kapolda Kepri, Wali Kota Batam, dan Ketua Bhayangkari Daerah Kepri. (Foto Humas Polda Kepri)

Batam, GK.com – Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H memimpin langsung kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan Safari Ramadan di Masjid Al-Fajri, Sembulang, Kecamatan Galang, Kota Batam.

Kegiatan tersebut terselenggara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 21 Polda Kepri.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat Sembulang bukan sekadar seremoni saja, melainkan sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dan memastikan komunikasi dua arah tetap berjalan baik guna menghindari miskomunikasi.

“Di usia yang ke- 21 ini, kami berharap Polda Kepri selalu bisa membantu dan bersama masyarakat untuk mewujudkan Kamtibmas. Kami menyadari Polri tidak bisa bekerja sendiri, dukungan dari seluruh Stakeholder dan masyarakat sangatlah penting,” ujar Irjen Pol. Asep Safrudin, Selasa (03/03/2026).

Pada momen tersebut, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin juga mensosialisasikan layanan Call Center Polisi 110 sebagai sarana cepat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan Kepolisian.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi serta membuka ruang komunikasi yang baik antara jajaran Kepolisian dan masyarakat. Kami ingin mendengarkan langsung berbagai permasalahan dan gangguan Kamtibmas yang terjadi di tengah masyarakat, agar dapat segera ditindaklanjuti bersama,” ujar Irjen Pol. Asep Safrudin.

Sementara, Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang hadir pada momeb tersebut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif Polda Kepri yang memilih Sembulang sebagai lokasi peringatan HUT ke- 21 Polda Kepri.

​”Momentum Ramadhan ini adalah fasilitas dari Tuhan Yang Maha Esa untuk mengantarkan kita pada derajat taqwa. Saya mengajak masyarakat Sembulang untuk terus membangun sinergitas dan kebersamaan, karena Batam membutuhkan persatuan antara masyarakat dan Pemerintah untuk maju bersama”. pesan Amsakar Achmad.

​Turut hadir dalam kegiatan tersebut Waka Polda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Kapolsek Galang, Ketua Bhayangkari Daerah Kepri Ny. Detta Asep Safrudin beserta rombongan, serta jajaran BP Batam dan unsur Pimpinan Kecamatan setempat. (Rd/*)

Dalami Dugaan Sanksi Tanpa Pembuktian, Komisi IV DPRD Batam Akan Panggil Manajemen PT Pegaunihan

Batam, GK.com – Guna menindaklanjuti pengaduan dua karyawan PT Pegaunihan Technology Indonesia yang mengaku menerima sanksi disiplin tanpa pembuktian yang jelas, Komisi IV DPRD Batam memastikan akan segera mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Dikatakan oleh Ketua Komisi IV DPRD Batam Dandis Rajagukguk, surat permohonan RDP telah diterima dan tinggal menunggu persetujuan Pimpinan Dewan untuk dijadwalkan secara resmi. Langkah ini sebagai bentuk pengawasan terhadap praktik hubungan industrial di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, sekaligus memastikan hak dan kewajiban pekerja serta perusahaan berjalan seimbang.

“Suratnya sudah masuk dan akan segera kami laporkan kepada Pimpinan. Setelah itu, RDP akan kita agendakan,” tegas Dandis.

“RDP nanti akan menghadirkan pihak perusahaan, karyawan yang mengadu, serta Instansi Ketenagakerjaan terkait agar persoalan ini dapat dibahas secara terbuka dan komprehensif,” katanya, Senin (02/03/2026).

Untuk diketahui, sebelumnya, dua karyawan yang menjabat sebagai Tim Riset, Engly Heryanto Ndaomanu dan Rieke Dyah Astiwi, mengajukan permohonan RDP setelah keduanya dikenakan Surat Peringatan Pertama dan Terakhir (SPPT). Sanksi tersebut merujuk pada dugaan pelanggaran disiplin terkait penggunaan badge ID dan tudingan menimbulkan kerugian perusahaan.

Engly menyatakan sanksi dijatuhkan tanpa pembuktian terbuka dalam forum mediasi. Ia menyebut bukti utama yang menjadi dasar keputusan tidak pernah diuji secara transparan, termasuk unsur pasal yang dituduhkan.

Perselisihan disebut telah melalui tahapan perundingan bipartit dan tripartit hingga dimediasi oleh Mediator Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Kota Batam. Namun, menurut Engly, meski unsur pelanggaran dinilai tidak terbukti, mediator tetap mengeluarkan anjuran agar sanksi dijalankan.

Selain SPPT, keduanya juga mengaku mengalami kerugian lanjutan. Bonus performa selama enam bulan disebut dihapus secara sepihak, sementara Rieke kehilangan kesempatan mengikuti program pelatihan ke Taiwan yang sebelumnya direncanakan sebagai bagian dari pengembangan kompetensi.
Mereka juga mengaku mengalami tekanan psikologis akibat sanksi tersebut, termasuk rasa tidak aman di lingkungan kerja.

Sementara itu, pihak HRD PT Pegaunihan Technology Indonesia saat dikonfirmasi menyatakan belum dapat memberikan komentar terkait pengaduan tersebut. (Rd/*)