Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 1077

Pangdam I Bukit Barisan Resmikan Batalyon Komposit I Gardapati

NATUNA – Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Ibnu Tri Widodo, S.I.P berkunjung ke Natuna dalam rangka peresmian Batalyon Komposit 1/Gardapati dan Alih Kodam Kompi C dan D Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti, Senin (6/8), di desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna.

Dalam laporannya, Pangdam menyampaikan bahwa Kodam I/Bukit Barisan sangat strategis yang meliputi 4 (empat) wilayah Provinsi, diantaranya Provinsi Sumatra Barat, Sumatra Utara, Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau.

Selain itu, dikatakan Mayjen Ibnu, Natuna perlu adanya tambahan kekuatan dalam pengamanan nasional terhadap agresi dari luar.

“Dengan adanya tambahan kekuatan ini diharapkan dapat menangkal gangguan dari bangsa luar, terutama di wilayah Natuna,”kata Pangdam I/Bukit Barisan dalam sambutannya.

Dimana, Selat Malaka menurutnya perlu mendapat pengamanan secara khusus, melihat Selat Malaka merupakan jalur penting, sehingga upaya pihak asing untuk menyusup ke Indonesia itu lebih mudah, maka sangat diperlukan pengamanan khusus.

“Danyon harus bisa menjaga amanah dan ingat tugas adalah kehormatan, selain itu teruskan laksanakan latihan secara rutin dan profesional agar menjadi prajurit yang lebih baik,” pesannya pada Danyon Komposit 1/Gardapati dan anggota TNI lainnya.

“Selain itu, TNI harus menjaga sinergitas dan solidaritas bersama unsur pemerintah untuk melindungi kedaulatan NKRI,”ucapnya.

Peresmian ditandai dengan pergantian atribut lama ke baru termasuk baret lama ke baret baru serta penyerahan tongkat komando oleh Mayjen TNI Ibnu Tri Widodo, S.I.P kepada Danyon Letkol Inf. Ahma Daud Harahap.

Berikutnya, Mayjen TNI Ibnu Tri Widodo, S.I.P membuka Tunggul Batalyon, Kegiatan peresmian itu diikuti ratusan anggota TNI, dan di hadiri oleh Wakapolda Kepri, Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Surapti, Ketua DPRD Natuna, Yusripandi berserta anggota DPRD Natuna, unsur OPD dan FKPD Natuna. (Tim)

Noor Lizah Kukuhkan Bunda Tagana Bintan

KEPRI- Bunda Tagana Provinsi Kepri, Hj Noor Lizah Nurdin Basirun mengatakan peran anggota Tagana Siaga Bencana yang berbasis relawan masyarakat sangat dibutuhkan dalam penanggulangan bencana di negeri ini. Mereka harus mengedepankan prinsip cepat dan tepat dalam upaya penanggulangan bencana sesuai dengan tuntutan keadaan.

“Prioritas apabila terjadi bencana, utamakan pada kegiatan penyelamatan jiwa manusia, khususnya kelompok usia rentan atau lanjut usia, penyandang disabilitas, anak-anak dan perempuan,” kata Noor Lizah saat mengukuhkan Bunda Tagana Bintan di Pantai Pesona Dugong Desa Malang Rapat, Kabupaten Bintan, Kamis (2/8) petang. Noor Lizah mengukuhkan Debby Maryanti Apri sebagai Bunda Tagana Bintan dengan penyematan selempang.

Noor Lizah mengatakan, koordinasi dan keterpaduan agar dilakukan dengan baik dan saling mendukung dalam upaya penanggulangan bencana. Tagana harus berdaya guna dan berhasil guna khususnya dalam mengatasi kesulitan masyarakat dengan tidak membuang waktu, tenaga dan biaya.

“Tetap membangun kemitraan dengan menjalin kerjasama yang baik terhadap pihak terkait,” kata Noor Lizah.
Menurut Noor Lizah, bencana datang begitu tiba-tiba tanpa diundang. Untuk itu, Tagana harus mampu melakukan kesiapsiagaan atas bencana yang menimpa secara tiba-tiba itu.

Di antaranya, kata Noor Lizah melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna dengan mempersiapkan perlengkapan dan bantuan darurat. Semuanya itu untuk memenuhi kebutuhan dasar pada saat keadaan darurat bencana terjadi.

“Penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab kita semua utamanya kepada para anggota Tagana yang dikoordinasikan oleh pemerintah,” kata Noor Lizah.

Sebelum pengukuhan, Tagana Kabupaten Bintan terlebih dahulu menyelenggarakan jambore dengan tema Tagana Bintan Berbakti Membangun Bintan Gemilang. Saat itu juga dilakukan apel siaga bencana.

Tampak hadir pada kesempatan itu Bupati Bintan Apri Sujadi, Sekda Bintan, Kadis Sosial Provinsi Kepri Doli B, Kadis Sosial Bintan Naharudin S. Ag dan puluhan anggota Tagana Bintan yang ikut Jambore. (QQ)

DPRD Bintan Sahkan 3 Perda

BINTAN– Tiga Rancangan Peraturan Daerah telah ditetapkan menjadi Peraturan Daerah melalui Sidang Paripurna DPRD Bintan yang digelar Selasa (31/7) sore.

Ketiga Ranperda tersebut antara lain Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2017, lalu Ranperda Tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 Tentang RPJMD Tahun 2016-2021 dan Ranperda Tentang Perangkat Desa.

Pengesahan 3 Perda ( Peraturan Daerah ) tersebut disahkan dan dihadiri oleh Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos, Ketua DPRD Kabupaten Bintan Nesar Ahmad, Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam MM, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bintan Trijono , Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara MM serta unsur Anggota DPRD Kabupaten Bintan dan OPD Kabupaten Bintan.

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos saat ditemui usai rapat paripurna mengatakan bahwa dirinya berharap dengan disahkannya ketiga perda tersebut maka apa yang menjadi tujuan terkait visi misi daerah hendaknya dapat tercapai. Selain itu, dirinya juga mengungkapkan terimakasih kepada Tim Pansus DPRD Kabupaten Bintan yang dengan semangat bahu membahu sehingga tercapainya hasil dengan ditetapkannya menjadi Peraturan Daerah ( Perda ).

” Kita ucapkan banyak terimakasih kepada rekan-rekan DPRD Kabupaten Bintan melalui Tim Pansus yang sudah berkerja keras hingga ditetapkannya 3 Ranperda tadi menjadi Perda,” tutupnya. (Rls)

POPDA VII di Kabupaten Lingga Dimulai

LINGGA– Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kepri ke VII resmi dibuka Gubernur Kepri Nurdin Basirun, di lapangan Merdeka Dabosingkep, Selasa (24/7).

Nurdin mengapresiasinya Pemkab Lingga karena mampu menyelenggarakan beberapa even provinsi dengan baik.

“Lingga ini hebat, semua even-even besar di Lingga, nanti ada tamu besar lagi dari berbagai negara ke Lingga. Ambil yang hebat itu,” kata Nurdin Basirun pada saat sambutannya dalam pembukaan tersebut.

Dikatakan Gubernur, untuk mendukung penyelenggaraan even sekelas POPDA, provinsi menggelontorkan dana tidak sedikit. Bahkan Nurdin menjanjikan prioritas peningkatan sarana prasaran olahraga di Lingga.

“Apapun yang pak Bupati minta kita berikan, demi meningkatkan sarana dan prasarana olahraga di Lingga. Seperti stadion lapang Merdeka ini tinggal ada penambahan sedikit saja lagi. Nanti kita bantu apapun itu untuk prasarana olahraga lain” katanya.

Dia juga mengajak membangun Lingga menuju provisi Kepri semakin baik. Para atlet yang bertanding merupakan bentuk bela terhadap negara. Rasa terimakasih disampaikan kepada atlet yang telah berupaya memberi kontribusibya demi majunya olahraga di Provinsi Kepri.

“Panitia sudah bagus dan juga didukung penuh masyarakat Lingga, yang saya lihat mereka sudah siap semua menyelenggaran even POPDA ini. Karena ini pekerjaan-pekerjaan berat, tenyata kita mampu,” ucap Gubernur Kepri.

Pembukaan ditandai dengan pemotongan balon oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun didampingi Bupati Lingga, Alias Wello, Wakil Bupati dan pejabat-pejabat lainnya baik dilingkungan pemerintah provinsi maupun di Kabupaten/Kota. (MC)

Penerimaan CPNS, Anambas Tunggu KemenpanRB

TAREMPA – Mengenai kapan jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai di buka, sampai saat ini Kabupaten Kepulauan Anambas masih menunggu keputusan dari pihak Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) Republik Indonesia (RI).

Namun, berbagai informasi terus beredar di media massa dan media sosial terkait spekulasi waktu pendaftaran CPNS itu akan segera dibuka.

“Sampai saat ini belum ada kepastian kapan waktu dibukanya. KIta Masih menunggu keputusan dari MenpanRB RI,” kata Sekretrais Daerah (Sekda) Kepulauan Anambas, Sahtiar, SH,MM menjawab ANAMBASPOS.com, saat ditemui di Ruang Kerjanya, Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Kamis (02/08/2018).

Menurut Sahtiar, ketika sudah keluar keputusan dari Kemenpan RB RI nantinya, pihaknya kemudian baru akan mengumumkan kepada publik di Kepulauan Anambas. “Kalau sudah ada keputusan Kemenpan RB, baru kita sampaikan ke masyarakat Anambas,” terangnya.

Hal serupa juga disamapaikan oleh Kepala Badan Kepegawaiaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kepualaun Anambas, Dra. Linda Maryati. “Belum keluar, kita masih menunggu, ini masih kita kordinasikan terkait progressnya,” ujar Linda sesaat hendak bertemu Sekda ketika itu di Kantor Bupati Kepulauan Anambas.

Seperti diketahui sebelumnya, bahwa Pemkab Kepulauan Anambas telah mengusulkan sebanyak 572 kuota penerimaan CPNS Kepulauan Anambas. “Kita mengusulkan 572, mudah-mudahan tidak dikurangi,” pinta Linda.

Terpisah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Anambas, Muhammad Da’i, mengaku optimis bahwa penerimaan CPNS Kepulauan Anambas tersebut akan dibuka pada Bulan September 2018 mendatang.

“Saya optimis September ini dibuka. Mumpung masih ada waktu sebaiknya yang berminat mempersiapkan  kelengkapan persyaratan administrasi seperti membuat kartu kuning dan SKCK,” ungkap Da’i. (AP)

Organda Diminta Jaga Kondusifitas Batam

BATAM – Walikota Batam, Muhammad Rudi membuka Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Batam di Grand i Hotel, Senin (6/8). Pada sambutannya, Rudi berharap agar angkutan umum di Kota Batam bisa bersatu, tidak saling bertengkar.

“Kalau semua jadi satu, khususnya hari ini transportasi, Batam akan selamat,” kata dia.

Ia mengatakan transportasi di Batam saat ini belum sempurna. Oleh karena itu ia memberi tugas kepada Organda untuk mencari solusi terbaik mengenai masalah transportasi ini.

Selain itu ia juga berpesan kepada sesama pengemudi angkutan umum, baik massal maupun sewa, agar saling menghormati. Karena posisi keduanya sama-sama sedang mencari nafkah di Kota Batam.

“Mereka mau cari makan, kita silakan. Kita bagi-bagi sajalah Pak. Saya ingin betul bagaimana Batam ini berubah. Niat saya ingin meluruskan masalah Kota Batam. Efek yang lebih besar yang mau kita tarik sebenarnya,” sebut Rudi.

Transportasi umum ini, sambungnya, merupakan salah satu wajah Kota Batam. Sebagai kota yang sedang dikembangkan pariwisatanya, Batam perlu sarana dan pelayanan transportasi yang aman dan nyaman. Untuk itu, ia berpesan agar angkutan umum ini bisa memperbaiki pelayanannya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Udin mengatakan muscablub dilaksanakan karena anggota merasa kepengurusan saat ini tidak terbuka. Oleh karena itu diadakan pemilihan Ketua baru untuk periode lima tahun ke depan.

“Ada tiga calon. Yang memiliki hak suara adalah operator, pemilik izin transportasi. Jumlahnya ada sekitar 50-an suara,” tuturnya. (MC)