Beberapa penelitian menunjukkan ekstrak daun sirih cina berpotensi membantu mengontrol kadar gula darah. Kandungan antioksidan dan senyawa aktif nya bisa membantu metabolisme tubuh.
Walau begitu, penelitian pada manusia masih terbatas, sehingga penggunaannya tetap harus berhati-hati, terutama bagi penderita diabetes yang rutin mengonsumsi obat tertentu.
Daun sirih cina mulai banyak dikenal sebagai tanaman herbal yang punya segudang manfaat kesehatan. Tanaman yang sering tumbuh liar di tempat lembap seperti pinggir selokan, kebun, hingga sela batu yang teduh ini ternyata menyimpan kandungan nutrisi dan senyawa aktif yang baik untuk tubuh. Tidak heran jika manfaat daun sirih cina sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional oleh masyarakat Asia, termasuk Indonesia.
Selain mudah ditemukan, tanaman yang berasal dari daerah tropis Amerika Selatan ini juga perlu diperhatikan penggunaanya, agar tidak menimbulkan efek samping.
Daun sirih cina dipercaya dapat membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan seperti meredakan asam urat, peradangan, masalah kulit, membantu menurunkan risiko infeksi, membantu menjaga tekanan darah, membantu melancarkan pencernaan, dan membantu menjaga daya tahan tubuh.
Daun sirih cina juga mengandung berbagai zat yang baik untuk tubuh seperti Flavonoid, Alkaloid, Tanin, Saponin, Kalsium, Kalium, Vitamin C, Antioksidan alami, dan Senyawa antiinflamasi.
Kombinasi dari kandungan tersebut membuat daun sirih cina dipercaya memiliki sifat antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi. Meski herbal, konsumsi berlebihan tetap tidak disarankan. Minumlah secukupnya, dan jangan terlalu sering dalam jumlah besar.
Bagi penderita penyakit tertentu atau yang sedang menjalani pengobatan rutin, konsultasi ke dokter sangat dianjurkan. Hal ini penting untuk menghindari interaksi dengan obat medis. (FL)
Editor: Milla

